
Flashback on
Alisha palsu pergi menjalankan misinya malam itu. Ia ditugaskan mencari informasi tentang salah satu lelaki yang manjadi donatur dana setiap aksi teror di tanah air. Tiba di negara kangguru, Ia justru harus bertemu istri Alex. Naas ia yang sedang berniat akan mejalani aksinya harus bertabrakan dengan seorang perempuan bernama Alisha. Perempuan yang membawa bom itu meminta tolong dan memelas ada Alisha palsu ketika berada di toilet di salah satu bandara.
Alisha Kw menghubungi orang-orangnya. Dan ternyata Ibu Ifah itu akan dijadikan pengantin di sebuah misi. Guna penyelidikan dan untuk meredam kondisi pemberitaan agar masyarakat tak merasa paronoid. Tim nya berusaha agar Kasus itu ditutupi. Alisha palsu pun akhirnya pergi ke tempat yang telah di siapkan untuk dirinya. Lokasinya tepat di dekat vila Alex. Bermaksud akan menjalani sedikit operasi agar mirip Alisha asli, namun ia harus di serang hampir dua puluh orang ketika tiba di Vila itu. Saat ia baru tiba di sebuah vila, Ia tak tahu rombongan itu darimana asalnya. Merasa terancam ia pun pergi dari vila tersebut, lalu ia melewati tebing. Ketika akan ditembaki oleh sekelompok orang yang mengejar nya, ia melompat ke tebing dan tahu jika di hadapannya adalah jalanan. Hingga tubuhnya menghantam sebuah mobil yang di kendarai Alex. Takdir sedang ingin bermain dengan Alisha kw.
Disaat ia dan tim nya baru saja menyelamatkan Alisha asli. Dirinya justru diantar langsung oleh takdir ke dalam kehidupan Alex. Namun yang membuat Alisha palsu tak sadar adalah bahwa di dalam tubuhnya ada chip yang bisa melacak percakapan dan keberadaannya. Maka hal itu membuat setiap apa yang dilakukan Alex dan informasi yang Alex miliki sampai kepada tim pusat.
Flashback Off
Malam itu saat Alex pusing menanti kabar anak buahnya kemana Alisha palsu di bawa pergi dan disembunyikan dimana , Alex justru bawa oleh kelompok pertamanya. Tak memandang walau ia adalah salah satu penyokong dana terbesar untuk tujuan kelompok mereka. Ia justru dicurigai karena setelah hilangnya istri Alex Ketika malam dimana akan dijadikan pengantin untuk peledakan pesawat yang akan terbang ke Indonesia, sejak saat itu hampir setiap pergerakan anggota mereka selalu terendus baik yang berada di inonesia maupun di luar negeri. Maka mereka mencurigai jika Alex adalah penyusup dari satu lembaga yang sedang mengincar mereka. Saat ia sedang diinterogasi, lelaki itu bahkan masih menangis saat salah satu kukunya akan di cabut.
“Aarrrggggh… saya tidak tahu. Saya bukan penyusup… Namun bisa jadi perempuan yang saya jadikan istri palsu saya adalh orang penyusup itu.”
__ADS_1
Salah satu pimpinan dari kelompok itu mendengar apa yang alex katakan.
“Lalu dimana perempuan itu?”
“Aku tidak tahu… dia menghilang beberapa hari lalu. Seorang lelaki dari Indonesia
menyelamatkannya. Ia membawa pergi perempuan itu.”
Saat lelaki itu akan mendekati mitra kerjanya. Salah seorang yang ia minta untuk menggeledah rumah Alex datang dan berbisik pada Mr. X.
Seketika salah satu kode lelaki itu berikan pada beberapa anak buahnya. Entahlah dibawa kemana Alex. Namun seorang lelaki yang memiliki codet di pipi Kiri itu pun
membersihkan rambut yang tumbuh di pipinya dengan sebuah pisau kecil yang ada ditangan nya.
__ADS_1
“Pergi dan cari dimana perempuan itu. Cari tahu siapa lelaki yang menyelamatkan
perempuan itu. Aku tidak terima kelompok kita di obrak abrik. Jangan gunakan alat
komunikasi apapun karena pergerakan kita begitu cepat di baca. Bawa perempuan dan laki-laki itu hidup-hidup kemari!”
Lelaki itu merasa kesal dan marah. Beberapa rencananya gagal total. Banyak anak buahnya yang di tangkap. Dua orang sepupunya bahkan dinyatakan hilang. Alisha
adalah sepupu lelaki itu. Tetapi ia hanya dijadikan alat untuk menjadi sumber dana. Begitupun Alex yang berkhianat, malam itu tak tahu apa nasibnya.
Namun disuatu ruangan dimana Ibrahim sedang diberi minum dan makan oleh seorang perempuan. Mereka hanya bisa berkomunikasi lewat gerakan bibir.
"Kau harus segera sembuh. Jangan banyak bertanya. Cukup Iyakan saja apa yang suamiku katakan. Aku akan membantu mu." Ucap perempuan itu sambil menyuapi Ibrahim bubur nasi. Tanpa suara, Tapi Ibrahim dapat mengerti. Ia heran kenapa dirinya bisa mengerti apa yang di katakan perempuan itu dengan jelas padahal tak ada suara. Hanya gerakan bibir yang cukup cepat.
__ADS_1
Saat Ibrahim berjuang untuk tetapi hidup tanpa tahu jati dirinya. Seorang gadis sedang bersimpuh di sajadahnya. Ia telah 3 hari menjalani seminar bersama dokter Gede. Namun pagi tadi terjadi hal yang kembali menyayat hatinya. Maka ia hanya bisa seperti biasa menangis dalam setiap doanya. Menangis dalam setiap gerakan biji tasbih yang dulu milik ibunya. Kini biji-biji tasbih yang terlihat mengkilat karena sering di pakai pemiliknya yang kini telah berganti ke generasi ketiga.
"Ya Allah... Kenapa kami bertemu lagi. Jika memang kami berjodoh. Maka kuatkan hati ini untuk memaafkan Mas Hilman. Jika tidak berjodoh maka jauhkan dia dari ku Rabb... Aku ingin memulai hidup baru dan tak ingin sakit dengan rasa yang ada..." Ucap bibir mungil yang pipi nya telah basah karena air mata.