Pesona The Twins

Pesona The Twins
47 Alisha, Mayang, Putri Broto?


__ADS_3

Makan malam yang romantis dan telah di persiapkan Miss Allyne terasa hambar. Karena hampir 15 menit berlalu, Ammar alias Marvin terus saja bertanya tentang kemajuan penyelidikan tentang Alisha.


"Katakan padaku apakah kamu tertarik dengan perempuan itu. Dia sudah tidak p3rawan juga sudah menikah. Dan kamu belum melihat wajahnya." ucap Miss Allyne kesal.


Marvin terkekeh melihat CEO itu kesal padanya. Marvin sebenarnya sudah jatuh hati pada Miss Allyne namun ia tetap berusaha mengontrol rasa yang ada. Ia sadar diri, ia hanya asisten pribadi. Maka Miss Allyne yang terpesona padanya karena menganggap dirinya adalah CEO MIKEL group.


"Aku hanya kasihan pada Marvin. Ini kali pertama ia jatuh cinta." Ucap Marvin yang masih berpura-pura menjadi Ammar.


"Baik Mr Ammar, aku akan membantu membawa Alisha ke Indonesia. Tetapi ada satu syarat." Ucap Miss Allyne yang melentikkan jarinya.


Ia pun memandang Marvin dengan tatapan manjanya.


"Jangan bilang dia mau tidur dengan ku. Aku masih menjaga satu itu." Batin Marvin.


"Katakanlah apa syaratnya." Ucap Marvin masih dengan gaya coolnya.


"Aku ingin menjadi kekasih mu." Ucap Miss Allyne menatpa Marvin sambil meminum jus yang ada di hadapannya.


"Bilang saja Iya." Ucap seseorang melalui headset yang menempel di telinga Marvin.


Marvin menarik napasnya dengan berat. Ia pun meraih tangan Miss Allyne dan mengecup punggung tangan perempuan cantik tersebut.


"Pucuk di cinta Ulam pun tiba Miss. Aku suka sifat agresif mu." Ucap Marvin sambil menatap perempuan yang cantik didepannya.


Miss Allyne tak mampu berkata apa pun. Ia terdiam dan nyaris tak berkedip. Hatinya bahagia karena cintanya tak bertepuk sebelah tangan. Namun suasana makan malam mereka harus sedikit berbeda karena sebuah pesan masuk ke dalam ponsel Miss Allyne.


Kedua bola mata Miss Allyne seolah akan keluar membaca pesan tersebut. Ia terlihat tersenyum setelah itu lalu mendekati wajah Marvin. Marvin pun mencondongkan tubuhnya ke depan. Sehingga wajah mereka sangat dekat. Miss Allyne berbisik pada Marvin di telinga Marvin.


Dan itu di dengarkan dengan jelas oleh Ammar yang berada di Indonesia.


"Aku ada dua berita penting, pertama ada berita yang cukup mencengangkan. Kedua kita sedang diawasi beberapa orang. Tetaplah seperti biasa. Setelah makan ini ajak aku kesebuah hotel. Disana orang-orang ku siap melindungi kita. Aku rasa orang-orang yang mengawasi kita ada hubungannya dengan Alisha." Ucap Miss Allyne sambil membelai lembut pipi Marvin.


Ya, mereka sedang diawasi banyak mata. ada dua kelompok yang mengawasi mereka. Mau tidak mau, Ammar sedang di buru oleh satu kelompok karena membawa lari seseorang yang mereka cari. Kedua satu tim yang mencoba melindungi dan mencari agen mereka yang tak lain adalah Alisha.

__ADS_1


Kesulitan mencari Alisha adalah ia mengenakan cadar. Maka salah satu kesulitan mereka membuat mereka tak berani bertindak sembarangan. Mereka khawatir jika salah orang. Sedangkan kelompok satunya merasa marah,mereka seolah di permainkan olej Alisha palsu.


Maka orang-orang kelompok pertama mengincar Ammar yang saat ini sebenarnya adalah Marvin. Usai makan malam, Marvin membawa Miss Allyne ke suatu hotel dan mereka masuk ke dalam kamar tersebut. Alangkah kagetnya Marvin di dalam kamar sudah ada banyak lelaki yang bertubuh seperti atlet dan berpakaian sudah seperti film-film FB!.


"Ikuti aku honey...." Ucap Miss Allyne.


Marvin mengikuti Miss Allyne ke arah lemari yang dimana ternyata itu pintu yang menghubungi kamar sebelah.


"Oke kita akan pulang kerumah ku, kamu akan kaget melihat berita yang anak buah ku dapatkan." Ucap Miss Allyne.


Marvin dan Miss Allyne pun menuju kediaman Miss Allyne menggunakan mobil dari arah basement. Bahkan mereka masuk ke keedaiaman Miss Allyne lewat pintu belakang. Tiba di dalam, Miss Allyne mengajak Marvin kedalam ruang kerjanya. Ia membuka email yang dikirim oleh anak buahnya. Kedua netra Marvin seakan mau keluar melihat sebuah foto begitu cantik, perempuan mengenakan setelan outfit berolahraga dengan sweater crop dan ripped legging serba hitam.


Sementara rambut hitam panjang nan indah yang dikuncir sehingga membuat perempuan itu semakin terlihat cantik dan juga tangguh.


"Siapa dia?" Tanya Marvin pada Miss Allyne.


"Dia Alisha." Ucap Miss Allyne.


Kedua netra Marvin membesar dengan sempurna. Namun lelaki di seberang setengah membentak asistennya.


Marvin mendadak memejamkan matanya. Namun Miss Allyne yang penasaran sibuk membaca biodata terbaru yang di dapat anak buahnya.


"Kalila Mayang Dahayu, Putri Tunggal dari salah satu pengusaha Perusahaan Obat-obatan. Pekerjaan, CEO KMD company. Wow amazing, bagaimana dia bisa menjadi Alisha dan lupa ingatan. Dan bagaimana tidak ada yang  mencarinya selama ia hilang?" Ucap Miss Allyne.


Suara Miss Allyne yang membaca biodata Alisha pun terdengar jelas oleh Ammar. Ia segera bergegas membuka laptopnya. Sebuah perusahaan yang baginya tak asing. Tak butuh waktu lama, begitu tangan Ammar mengetik sebuah kalimat di keyboardnya dan tombol enter ia tekan, maka muncul sebuah foto perempuan cantik nan anggun.


#Foto CEO KMD Company#


"SEarching...."


Tampak sebuah foto perempuan anggun yang mengenakan kemeja dengan motif garis. Terlihat kesan santai dan sensual, Wajah cantik Alisha palsu yang membuat perempuan itu bertambah seksi karena satu kancing yang paling atas tidak dipasang, juga celana jeans hitam sebagai paduannya. Rambut panjanh yang tergerai.  Hal itu menarik keduat netra Ammar.


"Jadi dia Alisha?" Gumam Ammar.

__ADS_1


Ia kembali penasaran. Ia pun mencari tahu status perempuan itu.


#Status :Belum Menikah."


Bahkan beberapa artikel terkait perempuan itu pun dibaca habis oleh Ammar. Ammar segera mengirim pesan pada Marvin untuk segera membawa pulang Alisha ke Indonesia. Dan ia minta jangan beri tahu dulu kebenaran Alisha. Ia lebih memilih agar Alisha di bawa ke dokter untuk diperiksa lebih lanjut terkait apa yang menyebabkan dia lupa ingatan. Setidaknya ia merasa senang karena Alisha masih single.


Maka keesokan harinya, Alisha palsu pulang ke indonesia. Karena tak bisa menggunakan data Alisha, mau tidak mau Miss Allyne menuruti saran anak buahnya, mereka menggunakan data Kalila Mayang Dahayu.Justru karena data yang lama tak terlihat pergerakannya membuat Satu kelompok ikut terbang ke Tanah air, sedangkan satu kelompok lainnya memberi kabar lelaki yang menahan Ibrahim.


Lelaki yang bernama Subroto atau yang akrab dipanggil Broto sedang berada di sebuah kolam ikan yang cukup besar miliknya. Lelaki itu duduk ditemani sang istri. Mereka berdua memancing ikan bersama, tiba-tiba satu anak buah datang dan memberikan hormat. Ia memberikan satu helai amplop. Kedua netra Broto seakan ingin keluar. Ia tak percaya apa yang ia lihat. Ia sendiri yang menguburkan jenazah sang anak. Tetapi hari ini sebuah data anaknya dipakai seseorang. Penerbangan dari Australia ke Indonesia. Ia merasa marah tetapi ada sedikit curiga.


Ia pergi meninggalkan sang istri dan pancingnya. Ia menuju ruangan yang biasa ia gunakan untuk meeting bersama putrinya. Tiba disana, ia menelpon seseorang. Tak lama muncul dua orang lelaki yang merupakan tangan kanannya untuk mencari informasi apapun yang ia mau.


"Cari tahu siapa yang menggunakan data anak ku. Dan bongkar makam Mayang, Aku ingin pasti, apakah yang aku kubur adalah putri ku atau bukan." Ucap Broto.


Dua lelaki itu mengangguk tanda mengerti sebelum meninggalkan Broto.


"Tapi tanda lahir di leher mayang itu betul miliknya, siapa yang berani menggunakan data anak ku!" Ucap Broto sambil membuka laptop. Ia menunggu satu foto terbuka.


Ketika foto perempuan yang menggunakan data Mayang untuk terbang ke Indonesia terbuka, kedua mata Broto membesar tak percaya.


"Kurang ajar! Siapa yang berani lancang begini!" Ucap Broto naik pitam.


Wajah perempuan yang terbang ke Indonesia bersama Miss Allyne sangat mirip dengan putri kandungnya Kalila Mayang Dahayu. Kematian Mayang tidak di beritakan, hal itu karena ia merupakan agen yang gugur dalam misi. sudah berada di surat perjanjian jika seorang agen mati, ia tak diakui. Apalagi kematiannya tepat di mana sebuah gedung meledak di negara lain. Hal itu akan mengganggu hubungan dua negara. Maka kematian Mayang tak ada yang tahu, hanya Broto dan istri juga orang-orangnya.


Namun tanpa Broto ketahui bahwa pihak pemerintah yang bertanggungjawab akan keselamatan Agen dan kerahasiaan misi yang mereka emban, sedang mencari lelaki bernama Ibrahim. Lelaki yang saat kejadian ledakan di bawa oleh anak buah Broto. Ibrahim memiliki bukti dan saksi kunci adanya pejabat negara yang terlibat mafia migas. Maka salah satu tim Penting masih terus berharap agen Zero mereka selamat.


"Lapor, GPS agen Zero kemarin sore terlacak berada di lautan selatan Papua!" Suara lelaki khas percakaapan vya Intercom.


"Bagus, Ganti misi dengan Mencari Pembuat Puzzle"


"Siap Laksanakan!"


Ya, Ibrahin kemarin sore di bawa ke Indonesia menggunakan kapal. Maksud hati Broto ingin mengurung Ibrahin karena merasa kesal, lelaki itu membuat putrinya meninggal. Belum lagi cinta bertepuk sebelah tangan dan sang anak nekat membantu Ibrahim sehingga berakhir dengan dirinya menjadi korban.

__ADS_1


(Benang Merah mulai aku urai, tapi tenang saja ya nanti dari kisahnya ini Pesona nya Ammar bakal muncul. Jika Qiya pesonanya sebelum menikah. Pesona Bang Ammar justru setelah menikah. Masih ada kejutan buat dokter Gede dan kejutan buat Ammar, Insyaallah otw halal ini dua-duanya anak Ayra)


__ADS_2