Rumah 7 Turunan

Rumah 7 Turunan
102. Home


__ADS_3

Apakah kalian pernah berpikir apa itu rumah? Tempat yang bagaimana yang disebut sebagai rumah? Apakah jika kita bahagia didalamnya itu disebut rumah? Rumah adalah tempat ternyaman untuk pulang, untuk berteduh, membuat pulih dalam pelukan rumah dan rumah bukan hanya tempat bisa jadi rumah adalah orang yang spesial tempat dimana kita selalu pulang ke dia. Tentu kalian juga akan berpikir dimanakah rumahku? Apakah rumah kontrakanku ini rumahku? Kos sepetak ini rumahku? Apakah yang aku tinggali dari kecil ini rumahku?


Terkadang rumah sendiri bisa kita anggap bukan rumah karna tidak menemukan kenyaman didalamnya, bahkan lebih nyaman tinggal dirumah sepetak dan kesendirian membuat tenang dan damai. Bagaimana jika kita tidak nyaman dengan orang tua sendiri yang merawat kita sedari kecil entah itu berbagai alasan ketidaknyamanan, bagaimana kita bisa berdamai dengan itu dan menjadi ikhlas di segala situasi padahal hanya ingin sendiri? Itulah yang dirasakan ketiga anak pak Broto dan Asmirah. Mereka bahkan lebih suka ada dirumah lama mereka di kampung asri, selalu senang dan meminta berlibur kesana terus bahkan meminta untuk tinggal disana tanpa mereka tau kalau rumah itu adalah rumah kematian bagi neneknya.


Neneknya tak pernah menghantui mereka, malah membuat kenyamanan di rumah itu agar para cucunya betah disana, bu Diajeng hanya menghantui Asmirah saja, dia hanya menginginkan kejujuran Asmirah bilang pada anaknya apa yang terjadi sebenarnya, bu Diajeng tak ingin anaknya salah persepsi dan menganggap ibunya tak cukup kuat mental dan terlalu mendramatisir segala penderitaan, padahal ibunya selalu tegar dan berani dalam menanggapi segala masalah. Hanya karna belum direstui dan terkesan ketus karna belum bisa berdamai dengan luka masa lalu lantas setega itu dibunuh dan difitnah bunuh diri. Ini sangat melukai harga diri bu Diajeng dan bersusah payah tak bisa membongkar hal ini, padahal dia juga ingin menyembuhkan diri dan bisa akrab dengan menantunya tetapi malah seperti ini. Sangat disayangkan kalau niat baik malah menjadi buruk, dan tak ada orang yang mengusut kematiannya karna memang sudah diyakini kalau bu Diajeng depresi. 

__ADS_1


Beliau tidak bisa mengikhlaskan kepergiannya sampai anaknya benar-benar tau tingkah biadab istrinya itu, dia tak akan pernah ikhlas dan tak akan mau memaafkan sampai kapanpun, karna dia memisahkan ibu dan anak, satu-satunya kekuatannya direnggut secara paksa, beliau hanya menunggu waktu, entah sampai kapan dan beliau juga beranggapan kalau waktu yang dinantikan memang lama tapi pasti akan terbongkar dan terjadi dan beliau percaya waktu itu adalah saat ini dengan bantuan kami dan dari kami. Saat tante Wulan bercerita kalau keadaan rumah itu sangat luas jika masuk kedalam, jika dari luar nampak kecil namun begitu masuk banyak lorong dan pintu, satu persatu berusaha dibuka dan banyak yang kosong, ada juga berisikan keluarga lain ada juga cucunya cucu, pokoknya dalam rumah itu luas dan cukup menaungi ketujuh turunanya.


Demi apa juga mereka mengumpulkan keturunannya untuk kekuatan apa, dalam upaya apa mereka seperti membangun rumah megah tujuh turunan padahal yang harusnya pergi, pergi saja dari dunia ini dan lanjut dengan alam lain, mengapa mereka malah membangun kemegahan yang sangat megah bak istana dan kalau kalian suka nonton film india yang rumahnya besar dan berisikan keturunan-keturunannya mungkin kalian bisa membayangkan tugas masing-masing setan di rumah itu. Ibunya Ana bercerita masih sambil bergidik ngeri karna masuk ke dalam rumah itu, bagaikan ada tahta sendiri-sendiri, mereka sangat tampan dan cantik dengan pakaian terbaik mereka dengan tatapan yang dingin. 


Kemarahan yang menumpuk membuat bu Diajeng putus asa dan kembali yakin karna ada kami yang akan membantunya, karna kuncinya adalah pak Broto harus tau semuanya, jika dia tau mungkin saja Asmirah ini bisa mendapatkan balasannya, atau selama ini pak Broto terlalu percaya kepada sang istri yang selama ini dianggap baik itu, apa pak Broto tidak cukup yakin jika istrinya adalah istri yang kejam, dan cukup susah untuk menemukan pak Broto karna memang sangat luas dan membuat pusing rumahnya. Tante Wulan akan berusaha lagi untuk segera bertemu dan menghafal rumahnya beserta letak-letaknya dengan keluarganya. Karna memang sangat menguras tenaga dan mengakibatkan kelelahan secara fisik dan mental karna memang benar-benar seperti diuji.

__ADS_1


Kuncinya hanya yakin dan mampu menyelesaikan, dan yang tau rumah itu pastilah keluarganya, meski keluarganya masih hidup dia akan tetap tau denah layout rumahnya walaupun tak pernah menginjak rumah gaib itu. Dan tugas kami adalah harus tau apakah keturunanya berbeda dengan mereka ataupun bagian dari mereka, jika gagal maka kita harus mencari keturunan yang memilih untuk pergi dengan lingkaran setan itu. Karna bisa jadi kuncinya ada di mereka yang tidak peduli dengan kekayaan keluarga dan memilih pergi dan membangun keluarga baru. Kekayaan dari mana sebenarnya sampai tujuh turunan tidak habis itu, dari jual lukisan, dari bisnis fashion yang old style dan tetap ada di zaman ini? Jadi kami juga harus cari tau tentang perusahaan-perusahaan mereka yang selama ini tidak dipamerkan.


Kami membagi tugas, yaitu mencari keluarganya yang lain, mencari bisnisnya apa saja, dan mencari tau tentang Laras dan Sekar apakah dia bagian dari kami atau sama saja dengan keluarganya itu, dan pembagian itu juga cukup sulit kami tentukan siapa-siapa yang mengerjakan apa, tapi kami pelan-pelan akan menemukan jalan, keluarga Ana juga akan membantu secara penuh dan berusaha sebaik mungkin untuk menghancurkan rumah itu.Tante Wulan memperingatkan kalau apapun bisa terjadi jadi kami harus siap dengan segala resiko, kalau mau maju harus maju sekalian kalau mundur ya mundur dan lupakan itu semua, jadi pilihannya hanya dua.


Maju dengan segala rintangan atau mundur dengan segala pertentangan hati dan tidak ada jaminan kami terlindungi dari mereka yang suka iseng dan melewati batas antara manusia dan makhluk gaib. Kami semua menjawab harus maju karna jika mundur akan mengakibatkan ketidaknyamanan seumur hidup.

__ADS_1


__ADS_2