
Sebenarnya aku tak ingin menceritakan kehidupanku dulu yang serba kekurangan, namanya juga ibu masih membangun bisnisnya dulu yang membuatku gak begitu percaya diri karna aku dimasukkan ke sekolah yang cukup terkenal dan jelas teman-teman disana adalah orang yang cukup mampu, sedangkan aku serba kekurangan karna memang mantan suami ibuku sama sekali tidak menghidupi keluarganya dengan benar, kadang aku selalu dijajanin Aca, aku gak enak sih tapi dia selalu maksa dan namanya temen gak boleh nolak-nolak gitu, dan dia teman pertamaku yang tidak takut padaku karna kadang aku kesurupan tanpa disengaja karna dulu aku belum bisa menutup dan membuka diriku untuk dikuasai yang tak terlihat sampai akhirnya belajar bisa mengontrol diriku sendiri, dan Aca termasuk orang yang berani dan tidak membully ku sedangkan teman-teman lain ngatain aku cantik tapi aneh.
Karna kalau andaikan dari kecil kalian bisa melihat yang tak terlihat aslinya bentuknya sama saja cuma karna kita masih kecil jadinya menganggap itu juga manusia sama seperti kita, nyatanya tidak, mereka ada yang baik dan jahat, bahkan ada yang menyedihkan karna tak bisa kembali ke alam seharusnya, banyak sekali kalau dijabarkan kenanganku mengenal mereka, mulai awal bisa melihat sampai dirasuki ataupun sampai bisa mendoakan mereka agar kembali ke alam sebenarnya. Aslinya mereka menyerupai kita tapi kalau lagi apes ya bentuknya bisa sangat menakutkan, ada yang berupa wanita memakai gaun putih yang paling basic, ada juga yang menyerupai hewan berbadan manusia atau sebaliknya, ada yang besar sekali tingginya serumah, ada juga yang kecil, pokoknya macam-macam, dan aku tidak pernah takut yang bentuknya menyeramkan karna mereka tidak membuat kaget, kalau mereka tiba-tiba muncul dan bikin kaget ya takut karna kan gak ada kesiapan untuk mengetahui mereka datang.
__ADS_1
Aku dinasehati ibuku kalau badanku adalah milikku, jangan sampai jiwaku pergi dan mereka menggunakannya, jadi hak milik tubuhku adalah diriku, jadi aku mulai belajar bagaimana cara agar aku tak gampang kerasukan atau menjadi media mereka untuk curhat. Kata mantan suami ibuku anak-anaknya sangat aneh karna keturunan dari ibuku, entah aku juga tak mengerti kenapa dia sangat membenci keluarganya sendiri, sangat aneh tapi nyata, aku heran ingin rasanya bertanya tapi entah mengapa aku dah gedek banget liat mukanya, bahkan kakakku berencana mengajakku untuk mengunjungi ayahnya dikampung, sedangkan aku gak pernah punya bonding cukup baik dengan dia jadinya dia sudah aku anggap orang lain, berbeda dengan kakakku yang cukup punya bonding dan tau kalau dia adalah ayahnya. Ibu juga menyuruhku untuk tetap baik karna dia ayahku dan aku gak mau ambil pusing, kalau dia ayah yang baik gak bakalan tuh dia cuek kek gitu, lagian mungkin dia punya keluarga lain di kampungnya dan punya anak lain juga, jadi ngapain ngemis kasih sayang sama orang yang gak punya hati macam itu. Kalau inget-inget rasanya cukup emosi ya, untuk wajah kami berdua gak ada yang mirip dia, semua mirip kakung alias bapaknya ibuku.
Sabtu ini Roy ngajakin camping ke pantai untuk semua anggota MMA tapi belum disetujui oleh bendahara kesayangan kita karna dia cukup perhitungan padahal bos besarnya juga Roy, emang Ambar tuh sangat luar biasa, karna Roy mau partner kerjanya kerja mulu jadinya diselingi liburan dan semuanya mengiyakan selain Ambar masih bikin kalkulasi, jadi Ambar butuh dua hari untuk memperhitungkan semuanya, karna Roy suka yang mendadak harusnya minggu depan kek, akhir bulan kek, mana ada tiba-tiba minggu ini, itu yang bikin kesal Ambar, dan aku cuma bisa ketawa aja lihat Ambar kesal ngelawan bos besar, sedangkan bos kedua santai aja tuh malah dia asyik makan bareng divisinya, makan keluar khusus divisinya lagi gak ajak-ajak yang lain yang malah membuat anak magang divisi ku iri, karna punya pembimbing kek aku yang kerja mulu gak kasih mereka kendor.
__ADS_1
Apalagi saat Aca lagi down banget Asmirah itu pengen sekali mengganggu dan bikin makin runyam, untung aku pageri rumah Aca jadi aku tenang saat dia gak mau berhubungan dengan siapapun, meskipun pagarnya gak cukup kuat tapi paling gak Aca baik-baik aja, saat dia gak mau dihubungi aku tau banget gimana khawatirnya Roy dan rasa takut dia kalau Aca kenapa-kenapa, dari situ aku tau kalau Roy beneran sayang sama Aca, dan dengan putusnya Aca menjadi kemenangan bagi Roy, tapi belum tentu menang kalau Aca belum membuka hatinya untuk Roy, keknya Aca belum sadar aja Roy itu sebagai teman atau sebagai teman yang spesial, ya bayangin aja kalau pacaran atau nikah sama sahabat sendirikan lucu-lucu gimana gitu. Aku juga memagari kantor ini alias rumah Roy, karna memang sebenarnya kita ini semua masih dipantau cuma aku gak mau bikin temen-temen parno atau takut, jadi aku pagerin mereka diem-diem padahal aslinya Asmirah ini punya tenaga yang kuat untuk membuat psikis kami semua terganggu.
Dan aku ingin kalian menebak, siapakah sosok yang mengikuti guru bahasa itu? kenapa sampai ibuku ingin aku menemuinya?
__ADS_1