
Apakah aku diganggu lagi? tidak! aku melihat ibu dari pak Broto menatapku ngeri, beliau berlahan mendekatiku tanpa melangkah tapi melayang, apakah selama ini bergentayangan dan mengikuti bu Asmirah? apakah aku boleh bertanya atau aku diam saja dalam ketakutanku.
Entah bagaimana seperti ada hawa dingin menyeruak masuk kedalam kerongkonganku, aku seperti menghirup sesuatu yang tak bisa aku deskripsikan. Aku seperti melayang tak tidur di ranjangku, ini perasaan aku melayang atau memang aku yang tak bisa merasakan.
__ADS_1
Ibu dari pak Broto ada di depanku, tepat di depan wajahku, beliau melayang didepanku. Aku tak bisa tak menatapnya, seperti ada magnet yang membuatku tak bisa berpaling darinya. Seketika perih di leherku kembali terasa sangat menyakitkan dan panas lalu tiba-tiba aku ada dalam kegelapan berdiri mampu memijakkan kakiku ke tanah, kulihat ibu nya pak Broto duduk dikursi kayu sambil membersihkan beras dari kutu. Aku berlahan menghampirinya dan menatapnya. Tatapan teduh penuh kesedihan berbeda sekali dengan yang ku lihat tadi.
Namanya adalah Dianjeng Rasmini, hidup dalam kesengsaraan dan kekurangan, menikah dini dan akhirnya terbiasa dan mencintai bapaknya pak Broto. Dulu hidup sangat susah dan bertahan hidup pun harus dijalani, menjadi wanita yang kuat adalah menjadi prinsip Diajeng Rasmini. Ayahnya meninggal karna kelelahan bekerja dengan orang Belanda, di ikuti oleh ibunya yang sakit karna kehilangan belahan hatinya. Makan pun susah, apalagi mendapatkan perawatan. Membaca pun tak bisa, tak ada yang mengajarinya membaca, padahal dia harus membuat anaknya menjadi pintar dan cerdas. Ada seorang gadis Belanda yang sangat baik dan pintar, dia berhati baik tak semena-mena bagaikan penguasa.
__ADS_1
Meski kesejahteraan akan terjamin, bisa belajar dan makan dengan baik karna pernikahan kedua suaminya. Membuat Diajeng sangat marah dan sakit hati. Apakah berkecukupan adalah bayaran dari sakit hati? tapi ia berpikir ini demi kelangsungan hidup anaknya kedepan nya. Diajeng harus menahan dan berusaha untuk tetap ikhlas meskipun segala hal dipendam sendiri dan membuatnya menjadi kepikiran hal-hal yang tak harus dipikirkan. Dia hidup dalam cinta kasih oleh keluarganya walau serba kekurangan, tapi nasib nya harus menerima suaminya menikah dengan wanita lain.
Padahal dia tahu kalau suaminya bisa saja dari dulu berselingkuh karna pekerjaan nya yang harus berpindah-pindah, tapi entah mengapa dia tetap setia. Hanya karna wanita lain yang jatuh cinta padanya dan ngotot sekali ingin memilikinya, sang suami akhirnya memadu Diajeng dengan penuh sesal. Sumpah serapah dalam kepayahan sendiri, sang suami hanya lemah akan takut menjadi miskin dalam penjajahan. Setelah menikah, memang wanita yang baik Ellie ini, hanya saja dia tak mau kalah dan selalu mencari perhatian. Memang bapak dari pak Broto adalah lelaki tangguh dan tampan, banyak yang menyukainya. Tetapi Diajeng juga wanita yang cantik dan manis, tentu banyak lelaki yang jatuh cinta.
__ADS_1
Sekuat tenaga Diajeng menjaga cinta nya dan perasaan nya agar tak goyah, tetapi suaminya tak punya prinsip mengabdikan cinta, kekuasaan lah yang penting. Sesal dan dilema harus menjaga anak semata wayangnya, mengajari dan mendidik anaknya agar menjadi lelaki kuat dan menjaga keutuhan keluarga dan cintanya, membawa akhir yang buruk. Pak Broto jatuh cinta pada seseorang yang tak disukainya. Tetapi demi prinsip dan cinta kasih yang sudah diajarkan, Diajeng mengalah sekali lagi. Menantu yang tak direstuinya malah membunuhnya dengan keji.