Rumah 7 Turunan

Rumah 7 Turunan
93. This feeling


__ADS_3

Bagaimana sebuah perasaan wanita saat dikecup tiba-tiba oleh pasangannya? Apakah bahagia? Apakah marah? Atau merasa berdebar dengan hubungan romantis? Saat aku lelah dan tertidur tiba-tiba aku merasakan ada sesuatu menempel di bibirku lalu aku terbangun dan mendapati Toby sedang mengecup bibirku, tapi saat dia melepaskannya responku malah menariknya mendekat bukan hanya kecupan yang aku lakukan tapi juga merasakannya seperti menghisap permen lalu menggigitnya. Tanpa sadar aku merasakan itu dan seakan duniaku terhenti karna aku bisa merasakan bibir lembutnya dan bagaimana dia merespon ciuman serta gigitanku.


Rasanya malu tapi juga jantung berdebar karna aku tak pernah merasakan perasaan ini, i love this feeling, benar-benar bisa membuatku menjadi gila karna menahan segala emosi yang aku rasakan, bagaimana aku bisa bertingkah layaknya bunglon yang pandai berkamuflase padahal sebenarnya perasaanku tidak setenang itu, perasaanku yang kacau ini dan membuat ingin berteriak dan menyampaikan segala perasaan yang aku rasakan, tapi aku tak bisa seterbuka itu, bahkan dengan bapak atau dengan Ana sahabatku dari SMP dan Roy teman SMA, aku tak bisa seterbuka mereka dengan perasaan-perasaan yang mereka rasakan bisa dengan gamblang diteriakkan, mungkin aku bisa kalau posisiku sangat marah yang tak tertahankan, tapi semakin lama aku semakin belajar bagaimana caranya mengelola atau memanage emosi, semakin lama aku semakin pintar dan semakin membuatku dinobatkan sebagai mysterious girl.


Entah perasaan dengan Toby ini terbilang sangat aneh, disatu sisi aku masih belum bisa memutuskan dengan tepat apakah perasaanku ini benar-benar cinta atau ini hanyalah bentuk kelemahan hati karna mendapatkan cinta sedalam itu. Aku tak mau kelak merasa bersalah dengan Toby karna membohonginya, aku berusaha untuk meyakinkan diri. Iya, aku meyakinkannya dengan ciuman, apakah hasil akhirnya aku merasa jijik atau risih atau geli atau apalah yang membuat aku gak nyaman, tapi hasil akhir malah sebaliknya, aku nyaman dengan dia, aku gak merasa risih atau jijik menciumnya atau berada didekatnya.

__ADS_1


Tetapi dia semenjak hari itu dia menghindar dariku, entah apa yang ada di pikirannya, apakah dia malu atau dia tak suka melihatku yang lebih dominan dalam berciuman, atau dia tidak menyangka aku bisa seliar itu, apa yang sebenarnya ada dalam pikiran Toby, aku bukan dukun aku tak tau apa yang ada di otaknya. Rasanya sedih dia memilih untuk menjauhiku karna hal ini, seharusnya dia bisa biasa aja atau hubungan kami makin mendalam dan hangat, sayangnya dia berubah menjadi dingin. Aku ingin bertanya hal ini kepadanya, sayangnya aku terlalu malu dan terlihat tidak tau malu kalau aku menanyakannya lebih dulu.


Akhirnya aku lebih memilih untuk menunggu, apakah aku harus menunggu pada sesuatu yang bisa aku gerak dulu untuk menanyakannya, aku bukan tipikal seperti itu, tapi aku juga bukan tipikal yang sepeduli itu. Tapi aku harus peduli karna dia calon suami, bagaimana kesalahpahaman akan rumit kalau dibiarkan begitu saja dan tidak dibicarakan.


Sahabat terlamaku hanya dengan Ana, dia tak pernah mengkhianati dan kita saling paham satu sama lain, dengan Ana yang gampang kerasukan dulu, yang membuatku takut berteman dengan nya lama-lama menjadi biasa saja dan aku bisa menerimanya, sama seperti dia yang banyak menerima kekuranganku. Lalu ada Roy teman yang cukup lama denganku, berteman asik dan hanya ada gurauan saja, karna dia sangat komedi yang membuat pertemanan ini jadi asik, kami semua tidak pernah berteman yang sampai membuat sebuah kelompok geng, karna aku tak pernah seperti itu, lingkup pertemananku dari mana saja dan tidak pernah ikut bergabung sebuah geng juga.

__ADS_1


Awal bagaimana aku dan Roy kepikiran untuk membuat basecamp yang bisa dibuat berkarya yang menghasilkan uang, merekrut orang-orang yang pandai dengan passionnya masing-masing dan akhirnya terbentuklah sebuah nama perusahaan yaitu Monday Morning Art, aku berbulan-bulan mengerjakan logo dan segala macamnya untuk membangun relasi dan branding, bagaimana visualnya cara kerjanya, visi dan misi, kami memikirkan bersama, itu juga berlangsung sama dengan merekrut orang-orang cerdas lainnya dan akhirnya orang-orang yang bernaung di MMA ini semuanya orang-orang dengan passion yang berawal dengan gaji yang tidak jelas, sampai bisa bergaji dengan apa yang mereka kerjakan, aku patut berbangga bagaimana susah payahnya basecamp ini dibangun hanya dari sekotak ruang bisa berubah menjadi kantor dengan relasi yang bertambah banyak.


Aku juga tak mau menghancurkan ini yang susah payah dibangun hanya karna kita salah memilih basecamp dan masuk kedalam perangkap kegelapan, perasaanku campur aduk karna merasa bertanggung jawab dan khawatir dengan semuanya. Aku hanya mengupayakan sebisaku agar bisnis tetap berjalan lancar dan masalah ini yang menguras secara mental dan emosi juga berakhir. Terlebih aku juga harus bisa mengatasi kegilaanku sendiri, karna sebenarnya aku tak bisa mengatasi itu semua sendirian. Memang aku terbiasa sendiri, melakukan segalanya sendiri, tapi aku cukup sedih dan merasa kesepian, namun semenjak ada Toby, kehidupanku yang tak berwarna ini menjadi berwarna karna Toby is the colors.


Aku bersyukur sekaligus merasa berterima kasih karna dia sudah menyukaiku lebih dulu, karna mungkin aku akan tak menjalani hidup dengan siapapun kalau Toby tak menghangatkan hariku. Sama seperti nama usaha kami yaitu Monday Morning adalah hari dimana semua orang akan merasa malas dan kesal kenapa hari minggu dilalui dengan cepat, aku ingin membuat hari itu bukan hari yang menyebalkan tapi juga hari baik yang mengesankan. Aku rasanya ingin tidak peduli dengan perasaanku namun rasanya tidak bisa karna aku hanyalah manusia yang penuh dengan segala pikiran-pikiran yang aneh dan perasaan-perasaan yang membuat tercekik, sepertinya aku harus ngobrol dengan Toby dulu, bisa jadi dia ingin aku lebih berani mengungkapkan segala rasa, bisa jadi dia berpikir dia menungguku untuk ngobrol duluan, dan aku juga nunggu dia, kita saling tunggu begini sampai kapan ?.

__ADS_1


__ADS_2