
Una dan juga Jhong langsung angkat bicara mengenai keputusan Emil dan juga Lee yang akan menyelesaikan masalah ini bersama. Una dan juga
Jhong memutuskan jika mereka berdua yang harus menyelesaikannya, karena dendam
di hati Natalie di mulai ketika perempuan itu mengetahui masa lalu Yera-mamanya. Emil dan juga Lee tidak setuju akan hal itu karena menurutnya semua masa lalu
sudah selesai hanya Natalie sendiri yang memiliki dendam, setelah berdebat beberapa waktu lamanya akhirnya mereka mengambil keputusan bersama. Sebenarnya
ini bukan hal yang paling sulit jika mengingat kekuasaan dua keluarga di negara A dan juga B, tapi Emil ingin semua ini di selesaikan secara kekeluargaan dan semua orang menghargai keputusan bijak Emilia yang selama ini di kenal memiliki
jiwa sosial yang sangat tinggi.
Jhong menyuruh orang kepercayaannya untuk melacak keberadaan Yera sekarang dan hal itu tidaklah sulit jika mengingat kekuasaan mereka dan Jhong
juga menyuruh orang kepercayaannya itu untuk memberikan kabar pada Yera jika keluarga Back dan juga keluarga Nan akan berkunjung ke rumahnya di hari yang mereka tentukan.
Beberapa hari kemudian.
Rombongan dua keluarga besar itu sudah tiba di rumah Yera, rumah Yera tidak terlalu besar jika di bandingkan dengan kediaman kedua keluarga besar itu. Tapi Yera menikah dengan pembisnis sukses di negara C.
Natalie berdiri di samping Yera sedangkan papanya sudah lama meninggal karena penyakit jantung. Sederet mobil mewah berwarna hitam masuk ke gerbang utama rumah Yera sedangkan mobil para pengawal berada di depan rumah ini untuk
menjaga kondisi tempat ini agar tetap aman terkendali. Bahkan di sepanjang jalan tadi juga para pengawal mengamankan jalanan.
Setelah puluhan tahun lamanya akhirnya Yera melihat Jhong-pria yang sangat ia cintai waktu masih kuliah dulu. Yera tersenyum getir
saat melihat Una berada di samping Jhong, tapi masalah itu sudah lama berlalu dan sekarang bukan itu masalahnya! Yera merasa penasaran kenapa tiba-tiba mereka berkunjung ke rumah ini apakah karena Natalie mencari masalah? Selama
ini Yera tidak tahu apa yang telah putrinya itu lakukan ataukah putrinya telah menyingung kedua keluarga besar itu hingga mereka ke rumah ini untuk memberikan perhitungan. Pikiran Year melayang kemana-mana ia merasa tidak tenang sekarang.
Lee menggenggam tangan Emil lembut sembari berkata, “Masalah
ini akan selesai dan resepsi pernikahan kita akan berjalan lancar,” ujar Lee pada sang istri.
__ADS_1
“Tentu saya, Sayang karena Lee hanya untuk Emil dan begitu
selamanya,” sahut Emil dengan tersenyum manis pada suaminya.
Lee mengusap rambut Emil pelan sembari berkata, “Kau tetap gadis kecilku yang mengemaskan,” ujar Lee sembari menaruh tangannya di lengan istrinya posesif. Natalie yang melihat akan hal itu menyipitkan matanya tidak suka.
Una melangkah mendekati Yera dan menyapanya kemudian Yera melakukan hal yang sama dan mereka semua masuk kedalam rumah setelah Yera mempersilahkan
semua tamunya itu untuk masuk kedalam rumah. Para pelayan menyambut mereka dengan senyuman ramah semua orang langsung mencatat minuman apa saja yang para tamu itu minta seperti di restoran. Setelah mengetahui apa saja yang para tamu itu pesan para pelayan segera membawakan untuk mereka. Di atas meja banyak makanan ringan dan ada juga cake dari segala macam rasa, semua itu
sengaja Year siapkan untuk menyambut tamu agung yang berkunjung ke rumahnya ini.
“Kamu tidak membuat masalah kan?” tanya Yera pada putrinya dengan nada suara lirih.
“Tidak,” sahut Natalie cepat.
“Yera, lama kita tidak bertemu dan kamu masih cantik sama seperti dulu,” ujar Una jujur sembari melihat kearah Yera.
“Kau bisa saja,” sahut Yera mengalihkan perhatiannya dari
“Apa maksud kalian datang kemari?” tanya Yera. Ia benar-benar tidak mau berurusan lagi dengan kedua keluarga besar itu setelah
apa yang terjadi dimasa lalu. Tapi apa yang telah membawa mereka sampai datang kemari hal itu membuat Year makin penasaran.
“Kami ingin meminta maaf atas apa yang terjadi dimasa lalu.” Jhong langsung berbicara to the poin karena dia ingin lekas cepat menyelesaikan
masalah ini.
Year mengerutkan keningnya, ia benar-benar tidak menyangka
jika mereka kemari mau meminta maaf atas apa yang telah terjadi dimasa lalu. “Semua yang terjadi dimasa lalu bukan salah kalian, justru semua adalah kesalahanku karena telah berbuat licik dan dengan tega memisahkan Una dari mu, Jhong,” ujar Yera secara gamblang.
Natalie langsung terkejut mendengarkan semua ini, karena
__ADS_1
yang ia tahu Jhong dan juga Una telah menyakini mamanya. Tapi kenapa wanita yang telah melahirkannya ini berbicara sebaliknya. Natalie menatap Yera sembari berkata, “Apa yang Mama katakan barusan?” tanya Natalie.
Yera menceritakan semuanya mulai mereka masih kuliah dulu bahkan tentang semua kejahatan yang telah dirinya lakukan pada Una. Yera tidak
menutupi semuanya karena jujur saja di dalam hatinya ia merasa menyesal karena telah memisahkan Una dari Jhong ketika perempuan itu hamil putranya. Yera menyesali semua itu saat ia mengandung Natalie rasa bersalah dihatinya bahkan membuatnya sampai menitihkan air mata setiap kali mengingat kesalahan yang ia lakukan di masa lalu. Sebenarnya Yera ingin meminta maaf secara langsung, tapi ia tidak
memilki keberanian lebih untuk melakukan hal itu.
“Berarti selama ini aku sudah salah paham, aku mengira mereka
yang telah melukai Mama dan membuat Mama menangis setiap waktu,” ujar Natalie jujur.
Lee, Park dan juga Emil hanya bisa diam melihat semuanya begitu juga dengan Jim dan juga Narra karena sesungguhnya ini semua adalah
urusan Una dan juga Jhong di masa lalu.
Yera langsung mengguncang bahu putrinya dengan kasar sembari
berkata, “Apa yang telah kamu lakukan pada mereka?” tanya Yera dengan tubuh yang gemetar. Ia begitu takut jika sampai putrinya ini melakukan kesalahan yang sama seperti apa yang ia lakukan dulu.
Natalie tidak kuasa meneteskan air matanya akan semua kesalahan yang tanpa sengaja ia lakukan pada Lee, sesungguhnya selama ini Natalie begitu mencintai Lee. Tapi saat ia mengingat balas dendamnya, pun ia
mengubur dalam-dalam perasaan cinta itu dan menggantinya dengan kebencian yang jauh lebih besar. Kenyataan ini membuatnya hancur tanpa sisa, ia menatap Lee dengan mata yang sudah dibasahi oleh kristal bening, lelaki itu enggan menatapnya dan lebih memilih melihat kearah Emilia.
“Aku kuliah di negara A karena ingin mendekati Lee, aku membuatnya jatuh cinta padaku lalu aku pergi meninggalkannya begitu saja. Saat
aku mengetahui bahwa dia telah menikah dengan wanita lain dan melupakan aku-aku tidak bisa menerimanya ….” Ucapan Natalie terpotong saat Yera menyela
kata-katanya.
“Apakah beberapa waktu yang lalu kamu menemui mereka? Dan
kau mengatakan pada Mama jika ada urusan bisnis.” Tatapan Yera menajam melihat putrinya. Natalie menjawab pertanyaan itu dengan anggukan kepala.
__ADS_1
Kira-kira apa yang akan Year lakukan sekarang ya? Komentar yuksss
Jangan lupa mampir ke cerita Hallo Musuh dan kalian juga bisa pesan bukunya sekarang karena sudah open po ya sampai akhir bulan. hub no wa 08993487562