
Una menatap ke arah Lee dan wanita itu menganggukkan pelan kepalanya. Bagaimana mungkin wanita itu menolak apa yang di inginkan oleh anaknya itu. Jhong segera menggandeng tangan buah hatinya itu dan mereka hidup bahagia sama seperti banyak kehidupan lainnya...
Lee mendapatkan apa yang sejak dulu dia inginkan dan anak itu sangat terlihat bahagia bahkan dia tak hentinya tersenyum, Una dan jhong salin menatap sekarang tak ada siapapun yang bisa memisahkan mereka tak terkecuali Yera mantan wanita yang pernah membuat Una sampai salah paham dan pergi dari seoul. wanita itu tidak ada kabarnya bagaikan di telan bumi mungkin dia sudah hidup bahagia sama seperti kehidupan Jhong dan Una. Karna kabar terakhir yang terdengar Year menikahi pengusaha kaya karna di paksa orang tuanya untuk menikah agar bisa melupakan Jhong.
2 Tahun kemudian,
Semua sudah berubah Una dan Jhong hidup bahagia bersama Lee. Tak hanya mereka saja bahkan Narra kini mulai berhubungan baik dengan Jim, ya mereka berdua sering bertemu jika dilihat dari hubungan mereka berdua sepertinya Jim mulai menaruh hati pada wanita itu.
Taman Royal Park London,inggris.
Narra dan Jim sedang berbincang-bincang mereka berdua sangat dekat,
sejak Narra Pindah ke inggris satu tahun yang lalu, Jim dan Narra lebih sering bertemu bahkan mereka kini menjadi teman dekat. Karna adanya Narra yang mengisi setiap harinya membuat Jim perlahan mulai melupakan Una. Namun Jim masih terus berhubungan dengan Jhong, Una dan Lee. Ya Jim sangat menyayangi anak kecil itu yang sekarang sudah berusia 9 tahun, bahkan Jim tak segan datang ke seoul jika Lee sedang merindukannya hubungan mereka sangat baik bahkan JIm tak menyimpan dendam sedikitpun pada Jhong yang sempat memisahkan cinta Una dan dia.
__ADS_1
Taman Royal Park taman yang sangat sejuk dan juga begitu indah, suasana yang sangat tenang dan banyak bunga yang menghiasi taman itu. Narra dan Jim sering datang ke sana jika hari libur, serta di tengah taman yang kola air mancur yang semakin menambah apik taman tersebut.udara taman itu tetap terlihat sejuk walaupun cuaca inggris sedang musim panas seperti sekarang, hembusan angin itu menabah betah para pengunjung taman Royal Park itu.
''Hei kau lihat apa, kau mendengarkanku bicara kan?'' Narra melambaikan tangannya beberapa kali di depan wajah JIm saat melihat pria itu sedang bengong dengan menatap ke arahnya yang sedang asyik berbicara.
Menggoyangkan pelan kepalannya seperti mencoba mengusir apa yang sedang berterbangan di benaknya itu,'' Maaf aku hanya sedang berpikir,''
''Apa yang kau pikirkan Jim, kita adalah teman kau harus bercerita denganku.'' Jawab Narra dengan tersenyum ramah.
''Tipe pria seperti apa yang kau sukai?'' Bertanya dengan wajah kelihatan serius.
''Apakah pria yang kau maksud seperti aku?'' Bicara dengan menyiratkan senyuman manisnya.
''Ya, kurang lebih sepertimu kau juga tampan dan baik.''
__ADS_1
Jim terlihat bahagia saat mendengarkan jika kriteria wanita cantik yang ada di hadapannya itu sama dengan dirinya. Semua orang yang ada di area taman itu sangat iri karna Narra bisa dekat dengan orang nomor satu di kota tersebut. Namun Narra dan Jim tak perduli dengan apa yang di pikirkan banyak orang tentangnya.
Jim mulai berdiri dari posisi duduknya dan menyuruh semua orang untuk melihat apa yang akan pria itu lakukan.
''Hallo, para pengunjung taman semua. Bisakah kalian merapat kemari.'' Semua pengunjung segera berjalan melingkari Jim dan Narra. ''Aku mau mengatakan sesuatu pada wanita yang sedang duduk di hadapanku ini.''
Karna rasa malu Narra hanya bisa menutupi wajahnya dengan tangan namun Jim malah menarik tangannya dan menyuruh Narra berdiri dari posisi duduknya, Narra masih mencoba menutup wajahnya dengan tangan dan mulai berdiri dari posisi duduknya itu.
''Hei apa yang mau kau lakukan kau ingin membuatku malu!'' Gerutu Narra dengan melepaskan pegangan tangan pria itu.
Jim berjongkok dengan kembali meraih tangan wanita yang ada di hadapannya itu, ''Will you marry me?''
Tanpa Narra sangka pria itu mengucapkan kata-kata yang membuat jantungnya berdetak dengan sangat kencang, Narra masih bengong bibir wanita itu terasa kaku setelah mendengarkan ucapan Jim. Semua orang yang ada di kerumunan besar itu langsung gaduh mereka merasa iri karna tanpa di sangka pangeran Jim memiliki sifat yang sangat romantis dan semua wanita pasti ingin mendapatkan perlakuan romantis seperti narra.
__ADS_1
''Terima, terima, terima.'' Sorak-sorak semua orang yang sedang berdiri di kerumunan besar itu.