
“Huaaaa. .” Emilia berteriak karena kaget dengan tangan yang menarik lehernya kebelakang sebab dia berpikir jika Lee sudah berada di luar mobil lalu tangan siap yang sekarang memegangi lehernya.
“Hahaha,” Lee tertawa melihat istrinya kaget setengah mati seperti itu.
Entah sejak kapan Lee mulai bisa tertawa seperti sekarang apakah pria itu sudah melupakan wanita yang berada di masa lalunya ataukah karena dia berhasil menjahili wanita polos yang baru saja dia nikahi itu entahlah hanya pria itu saja yang tau.
“Singkirkan tangan mu ini dari leherku,” menepis kasar tangan Lee. “Kau sengaja ya
membohongi aku iya kan!” gerutu Emil dengan menatap Lee dan mereka berdua
saling beradu pandang.
Wajah Emil pucat pias karena kaget bahkan jantungnya berdegup semakin kencang mungkin saja saat Emilia berhasil menakuti Lee dengan wajah hantu ketika berada di rumahnya pasti rasanya jantung pria itu mau copot saat itu juga seperti yang di rasakan oleh Emila saat ini. Lee mengambil botol air mineral yang berada di samping kemudinya, botol itu masih ada segelnya karena karena belum di buka. Lee membuka tutup botol tersebut dan menyuruh Emilia segera meminumnya untuk menetralisir rasa kaget yang wanita itu rasakan tadi.
Awalnya Emil menolak karena dia marah dengan Lee, namun akhirnya dia minum juga air itu saat Lee hendak meminumnya sendiri Lee tersenyum tipis saat melihat tingkah istrinya itu. Wanita cantik yang masih polos akan membuat hari-harinya menyenangkan atau bahkan sebaliknya kita lihat saja selanjutnya apakah pria itu bisa bertahan
dengan kepolosan istrinya ataukah malah sebaliknya.
“Mangkanya masih bocah berlagak sok dengan pura-pura tidur.” Pria itu menyentil pelan jidat istrinya.
Dia berani menyentil jidat ku, habis kamu ya aku gigit sampai membekas suruh siapa berani main-main sama aku kau kira aku mudah di tindas lihat saja habis kamu ya. Gumam Emil dalam hati dengan menarik salah satu senyuman Evilnya.
“Wah, kak Lee tubuhmu sangat kekar dan wajahmu ini juga tampan, kulitmu juga putih kau melakukan perawatan di mana? Aku sangat beruntung karena bisa menikah dengan mu. Di kota ini pasti banyak wanita yang mencintaimu berarti aku sekarang memiliki banyak musuh ya ehehe,” Lee menatap Emil dengan menaruh curiga. “Lihat ini Lengan mu sangat kekar sampai otot-otot di dalam baju mu seakan meronta-ronta ingi keluar.
__ADS_1
Itu lah pintarnya Emil dia akan mengajak musuhnya terbang tinggi ke awan setelah musuhnya percaya dengan semua bualan manisnya wanita itu barulah melancarkan niat awalnya, melancarkan serangan andalannya.
“Auch!”
Teriak Lee saat wanita itu berhasil melaksanakan keinginanya untuk mengigit lengan sumiminya dengan begitu gemas, Setelah berhasil Emil langsung keluar dari dalam mobil itu sembari mengangkat gaun putih pengantinnya agar dia tidak kesulitan jika melarikan diri. Emil Kemudian berlari masuk ke dalam rumah, rumah itu memang sengaja tidak di kunci. Lee masih berada di dalam mobil dengan tangannya sibuk mengusap lengannya yang terasa nyeri karena terkena gigitan Emilia tadi Lee
tidak pernah menyangka jika dia menikahi wanita vampire seperti itu yang suka
mengigit sepertinya, mulai sekarang Lee harus berhati-hati jika berpikir hendak
mengerjai Emilia sebab dia akan terkena gigitan taring menyakitkan dari istrinya.
Lee pasti kaget dengan kebiasaan istrinya yang suka mengigit seperti vampir dalam film.
Bagaimana kamu ini Emil cepatlah menoleh ke belakang lihatlah itu Lee sudah berjalan mendekati wanita itu dengan sorot mata membunuh dengan satu tangannya memegangi lengannya yang masih terasa sakit.
“Kau berani mengigitku akan aku berikan pelajaran padamu,” ucap Lee dengan satu tangannya memegangi tangan Emilia.
*Habis aku kapan dia masuk kenapa tidak terdengar langkah kakinya pasti karena aku sibuk mengawasi setiap sudut ruangan ini sampai tidak menyadari jika ada bahaya yang sedang mengancam ku saat ini*. Gerutu Emil dengan mengigit bibir bawahnya tiba\-tiba ada rasa menyesal kenapa dia tadi sampai lepas kendali dan mengigit pria itu.
"Lepaskan aku Kak Lee, aku janji tidak akan mengulanginya lagi percayalah," rengek Emil dengan suara pelan dan wajahnya kelihatan memelas untuk mendukung aktingnya agar terlihat natural dan sempurna.
__ADS_1
Namun untuk kali ini trik itu tidak berhasil karena Lee tidak akan terkecoh untuk yang kedua kalinya, "Jangan banyak bicara kau berani menggigit suamimu apakah kau ini keturunan vampir!" gerutu Lee dengan merasakan nyeri di bagian lengan kanannya belum hilang juga.
Emil berontak namun percuma karena tenaga wanita itu kalah kuat dengan pria jadi Emil hanya bisa mengikuti langkah kaki Lee dengan terus mengoceh kesana-kemari tapi
percuma karena Lee tidak akan pernah mengubris ucapannya itu. Ancama Emil tidak
bisa meluluhkan amarah pria itu baru kali pertama ini ada wanita yang berani
mengigit lengannya dan itu istrinya sendiri.
Lee masuk ke dalam salah satu kamar mungkin itu kamarnya dengan Emilia karena ada banyak bunga mawar merah yang di tabur dengan berbentuk Love di atas ranjang yang berseprai putih dan ada lilin juga di bentuk love di sudut ruangan kamar semakin menambah suasan romantis di dalam kamar tersebut, Lee tidak perlu menyalakan lampu kamar tersebut sebab sudah ada cahaya dari lilin yang menghias kamar pengantin.
Lee mendorong Emilia keatas tempat tidur dengan pelan dan pria itu mengunci pintu kamar tersebut dan segera membuang kunci itu ke sembarang arah. Emil semakin ketakutan saat dia meliha Lee mulai melepaskan kancing kemejanya satu persatu.
Pikiran nakal yang sering di lihat Emil dari cerita cinta yang menyelinap di sela\-sela film yang sempat dia tonton dari bioskop maupun dari layar televisi kini mulai bergentayangan liar di dalam ingatannya. Emil menutup matanya dengan kedua tangan saat melihat Lee hendak melepaskan satu kemeja berwarna putih yang masih melekat di tubuhnya saat ini.
APA YA YANG
__ADS_1
AKAN TERJADI BERIKUTNYA BACA TERUS KELANJUTANNYA YA KAWAN.