Sang Penakluk 2

Sang Penakluk 2
Kau Sangat Cantik.


__ADS_3

Natalie terus mencari cara agar dapat menggoda Lee dan trik itu berhasil saat wanita itu melihat mimik wajah Lee kelihatan memerah dan juga pria itu mulai tersipu malu, hal itu sangat wajar terjadi karena sejak dulu Lee tidak pernah suka berteman terlalu dekat dengan seorang wanita, entah apa alasanya sampai sangat mudah bagi Lee untuk dirinya menjatuhkan hati pada si cantik Natalie.


       Menggoyang lengan Lee dengan manja, "Lee lihat aku mereka semua menatap ke araku apakah aku kelihatan cantik?" tanya Natalie dengan seulas senyum manis di bibirnya dan tangan gadis itu menyibakkan anak rambutnya kebelakang telinga.


Lee memperhatikan wajah cantik itu dengan menelan kasar salivanya kemudian segera membuang wajahnya ke arah lain dengan jantung berdetak seperti habis berlari maraton saja, "Kau sangat Cantik,"


Andrew yang kebetulan tak sengaja mendengar apa yang sahabatnya itu bicarakan segera membuang pandangannya melihat ke arah Lee, tentu saja Andrew dengar kala itu mereka berjalan bersampingan dan Andrew langsung menyipulkan jika Lee sedang jatuh cinta pada Natalie. Saat Andrew hendak membuka mulutnya namun Lee segera meninju pelan lengan pria itu karena Lee tau dengan sangat jelas apa yang akan di bicarakan oleh Andrew. Hingga Andrew hanya meringis kesakitan dengan mengigit bibir bawahnya.


       Siang hari itu bayak sekali wanita yang melihta ke arah Lee, karena Lee begitu tampan dan juga sangat berwibawah hingga tak heran jika para gadis tak berhenti menatapnya bahkan mereka mulai melihat Natalie dengan pandangan sini karena bisa berteman dengan sangat dekat dengan Lee yang merupakan oranga terkaya di kota itu, namun  Lee tak pernah menggubris para wanita yang sedang menatapnya dari kejauhan. Tak jarang para wanita itu terang-terangan mengungkapkan cintanya pada Lee, tapi Lee tak pernah menanggapinya karna Lee tau para wanita itu hanya mengincar harta keluarganya saja.


Namun jika bersama Natalie Lee merasa sangat nyaman dan mengganggap, wanita ini berbeda dari yang lainnya itulah yang Lee rasakan sehingga dalam hitungan hari saja Lee bisa berteman dengan sangat akrab dengan Natalie bahkan orang yang tidak mengetahuinya akan mengira jika kedua orang itu memiliki hubunga lain selain seorang teman.


             10 Kemudian.



Visual Lee usia 28 tahun.



. Visual Andrew usianya 28 tahun.



Visual Natalie. usia 28 tahun.

__ADS_1



Visual park 18 tahun.



    Visual Emilia. usia 18 tahun.


   Lee yang dulu selalu bahagia dan juga selalu tersenyum kini tidak ada lagi, semenjak Natalie memutuskan mengakhiri hubungan mereka berdua 7 tahun yang lalu. Semua itu bukan Natalie lakukan tanpa alasan, karena sejak Awal Natalie hanya bermaksud untuk membalas dendamnya akan perlakuan Jhong back di masa lalu pada ibunya. Ya Natalie adalah anak kandung dari Yera seorang wanita yang sudah berbuat jahat pada Una di masa lalu yang membuat Lee harus terpisah dengan ayahnya. Sejak awal Natalie memang tidak pernah mencintai Lee dengan tulus dia hanya ingin merebut cinta pria itu dan kemudian meninggalkannya begitu saja dengan membawa cinta Lee dengannya.


Natalie meminta Lee untuk selalu menunggunya kembali ke Seoul tapi wanita itu tidak kembali juga sampai sekarang usia Lee genap menginjak 28 tahun. Lee masih setia menunggu Natalie walaupun tidak ada kabar dari wanita yang sangat dia cintai itu tapi tetap saja Lee masih menunggunya dan berharap Natalie akan menepati janjinya untuk mereka berdua menikah bersama. Tapi Lee tak pernah mengetahui jika Natalie adalah anak kandung Yera yang merupakan musuh bebuyutan Mamanya itu. Pantas saja sejak awal Natalie tidak mau kuliyah di Amerika dia tetap bersih keke untuk melanjutkan kuliahnya di kota Seoul karena Natalie ingin membalas dendam akan rasa sakit dan juga rasa malu yang di rasakan oleh ibunya di masa lalu.


      Sekarang Lee berkerja di perusahaan yang di dirikan oleh Papanya karena Jhong sekarang sedang sakit keras di rumah sakit. Pria itu memiliki riwayat penyakit kanker otak dan dia sempat koma beberapa hari yang lalu namun Jhong sudah sadar kembali saat ini dia meminta Lee dan juga Park untuk datang ke rumah sakit pada siang hari itu entah apa yang mau pria itu bicarakan pada keduanyas epertinya itu hal yang sangat serius karena di amengharuskan untuk kedua anaknya itu datang ke tempat di mana dia di rawat.


    Itu adalah nama rumah sakit terbesar di kota Seoul sudah lebih dari dua bulan lamanya Jhong di rawat di sana dan Una selalu menjaganya dan berada di sisi suaminya itu dia snagat sedih melihat kondisi Jhong tak juga membaik namun wanita itu dengan sabar masih merawatnya tanpa lelah terus memberikan dukungan motifasi yang sangat di butuhkan oleh suaminya.


"Pa, apakah keputusan kita tidak salah akan menjodohkan Lee dengan Emilia? Gadis itu masih sekolah dia masih kecil Pa," ujar Una tidak yakin akan keputusan yang telah di buat ileh suaminya itu bykanya Una tidka percaya tapi mengingat usia Emilia yang baru genap menginjak remaja.


"Ma, apa kau tau selama ini aku sudah menyelidiki jika Lee itu masih menunggu gadis itu bahkan dia sampai tidak mau membuka hatinyaa untuk wanita lain. Gadis yang bernama Natalie itu sudah membawa semua cinta dna juga kebahagian yang sempat Lee rasakan sekarang putraku hidup seperti mayat yang memiliki nyawa," jelas Jhong dengan mata kelihatan sendu saat menginggat apa yang di alami oleh putranya itu.


      "Ya, aku tau Pa. Gadis itu datang ke kota Seoul hanya untuk membalas dendam atas apa yang terjadi di masa lalu pada Yera. Dia dari awal sudah sengaja mendekati Lee hanyan untuk merebut cinta putra kita dan membiarkan Lee menunggunya, tapi apa yang bisa aku lakukan karena Lee begitu mencintainya dan aku tidka tega memberitahukan kenyataan yang sebenarnya jika Natalie hanya berusaha memanfaatkanya saja."


         "Aku sudah berbicara dengan Jim dan juga Narra mereka menyetujui pernikahan ini dan akan di langsungkan satu minggu ke depan karena mereka harus membujuk Emilia untuk mau melakukan perjodohan ini, karena akan sangat sulit bagi gadis itu untuk mengambil keputusan."


      Tak lama kemudian Lee dan Park datang, mereka datang dengan membawakan buah-buahan segar untuk Jhong dan juga Una karena Una sangat jarang tinggal di rumah dia selalu berada di rumah sakit semenjah Jhong pernah mengalami kritis sebelumnya bahkan perusahaan mereka di urus oleh Lee.

__ADS_1


          "Ma, Pa," sapa Park dengan bergantian mencium pipi keduanya sedangan Lee juga menyapa dengan masih berwajah datar.


      "Ada apa kalian memangil kami, padahal aku dan Kak Lee sedang sibuk tadi," ucap Park berpura-pura memancunkan bibirnya seolah-olah apa yang dia ucapkan barusan itu adalah benar.


      "Kau ini sellau saja, Papa mau bicara sesuatu yang serius kita keluar dulu biarkan dia bersama dengan Kak Lee," ucap Una dengan mengandeng tangan anak gadisnya itu keluar dari ruangan itu. Tanpa membantah Park langsung mengekor dari belakang Una dan mengikuti kemananya.


          "Ada masalh apa Pa, sampai kau menyuruhku datang ke rumah sakit di saat jam kerja, apakah Papa baik-baik saja?" tanya Lee dengan wajah kelihatan khawatir dan pria itu


         "Jangan  khawatirkan kondisi Papa, karena Papa bisa mati kapan saja namun satu hal yang sangat ingin Papa dapatkan sebelum ajal menjemput," ujar Jhong dengan suara putus-putus.


      "Pa, jangan pernah bicara seperti itu lagi kau akan segera sembuh," bujuk Lee dengan memluk tubuh pria paruh baya itu yang sedang tidak berdaya.


      "Maukah kau menikah dengan Emilia?" Jhong bicara dengan wajah kelihatan pucar dan tangannya dingin.


     "Baiklah Pa, jika itu bisa membuatmu sembuh aku akan menikah dnegan siapapun wanita yang Papa pilih," Lee bicara dengan wajah kelihatan bersungguh-sungguh.


        Lee mengiyakan keinginan Jhong dengan mudah bukan karena pria itu mencintai Emilia namun karena melihat kondisi ayahnya semakin kritis dan hal itu membuat Lee tidak berdaya pada keinginan Jhong karena bagi lee perniakhan yang akan terjadi di depan kedua orang tuanya dan itu tidak jadi masalah baginya karena setelah Jhong sembuh dia akan segera menceraikan Emilia. Jhong tersenyum dan dia mmeilnta Lee untuk mengambilkan iobatnya melihat keinginan terbesarnya bisa di kabulkan dnegan muda oleh anaknya hal itu membuat Jhong snagat bahagia bahkan pria itu seakan memiliki semangat hidup lagi.


      Dia tidak binggung lagi berpikir Lee akan hidup sendirian selama sisah hidupnya karena menunggu kedatangan Natalie kembali bahkan wanita itu sudah berganti-ganti pasangan saat ini dia tak memiliki rasa ibah ataupun rasa cinta sedikit saja pada Lee yang menunggunya selama tujuh tahun lamanya.


      Tujuh tahun itu adalah waktu yang lama bagi Lee karena pria itu hanya bisa di temani kenangan indah mereka selama menjalani hubungan tiga tahun lamanya. Lee sering menyebut nama Natalie di setiap malam bahkan bayangan gadis cantik dengan senyuman menawan itu masih tertanam dengan jelas dalam memori otaknya namun Natalie malah sudah melupakan semuanya dan dia hidup dengan damai saat mengetahui anak dari musuh ibunya menderita.


           Rumah Emilia.


     Siang hari itu adalah hari libur setiap nari libur Emilia sellau pergi jalan-jalan dengam teman wanitanya namun untuk hari ini Jim dan juga Narra tidak mengijinkan anak gadisnya itu uttuk keluar rumah karena mereka mau membicarakan maslah perjodohan yang akan di lakukan kurang dari satu minggu ke depan. Mereka harus benar-benar menyiapkan penikahan putri mereka karena anak seumuran Emilia masih suka bermain dan bersenda gurau dnegan teman sebayanya hal itu snagat wajar tapi kedua orang tua Emilia harus menjodohkan anak gadisnya itu dengan

__ADS_1


__ADS_2