SELIR PERSEMBAHAN

SELIR PERSEMBAHAN
EXTRA PART 5 CINTA PERTAMA & CINTA TERAKHIR(Chie Yuan-Qian Ren)


__ADS_3

Suara langkah Qian Ren yang perlahan menapaki lantai membuat dadanya berdebar-debar. Ini adalah malam pengantinnya dengan Qian Ren, meski mungkin bukan malam pertama bagi mereka berdua, tapi Chie Yuan tetap saja berdebar-debar.


Lentera kamar pengantin yang berada dalam kamar dalan nuansa serba merah itu bersinar temaram, cahaya yang terpantul di dinding-dinding tembok.


Chie Yuan tak berani mendonggak saat soaok tubuh berpakaian merona itu berdiri tepat di depannya, bahkan dia menahan nafas dengan gugup.


"Yu'er...duduklah bersamaku..." Qian Ren mengulurkan jemarinya, meraih tangan Chie Yian yang saling bertaut di atas pangkuannya.


Chie Yuan di bimbing oleh Qian Ren berdiri, dan melangkah ke arah sebuah meja ditengah ruangan. Di sana ada guci arak dan dua buah cawan, makanan, kue-kue dan buah tersaji penuh.


Mereka berdua duduk berhadapan sementara kerudung pengantin itu masih menutup wajah Chie Yuan.


Chie Yuan menuangkan arak pernikahan ke dalam cawan dan menyerahkan kepada Qian Ren, dia masih tak berani mengintip wajah suaminya itu.


"Minumlah..."secawan anggur disodorkan ke depan wajah Chie Yuan oleh Qian Ren, dengan gugup Chie Yuan menjulurkan tangannya dan membawanya kebalik kerudung merahnya, meminumnya dengan malu-malu.

__ADS_1


Perlahan Qian Ren menyentuh bahu Chie Yuan dengan lembut.


"Malam ini adalah malam pernikahan kita." Ucap Qian Ren tanpa membuka kerudung yang menutupi wajah Chie Yuan.


"Apakah kamu tidak menyesal menikahiku?" Pertanyaan itu terdengar pelan tapi sejenak membuat Chie Yuan hampir tak bisa bernafas.


Sekonyong-konyong kepala Chie Yuan menggeleng meski dia hanya diam tanpa bersuara.


"Saat aku membuka kerudung pengantin ini, maka aku berharap, hanyalah wajahku yang akan kamu ingat saat membuka matamu.


Sekarang, kepalanya mengangguk dengan kuat, dia bahkan sangat ingin Qian Ren tahu, bahkan sejak bertahun-tahun yang lewat saat Qian Ren memberikannya buah pir di musim dingin pada saat dia begitu muda, Chie Yuan sudah tak bisa berpaling lagi dari wajah Qian Ren.


Wajah laki-laki ini terukir sempurna di dalam hatinya, jangankan dalam keadaan membuka mata, dalam keadaan tertidurpun dia mampu mengingatnya dengan sempurna.


"Yu'er, terimakasih kamu telah menerima diriku dengan segala kelemahan dan kekuranganku, aku berjanji akan menjagamu selamanya." Bisik Qian Ren.

__ADS_1


Dari balik kerudung pengantinnya, Chie Yuan dapat merasakan hembusan hangat nafas Qian Ren. Matanya terasa panas, dia sungguh terharu, cinta pertama ini ditakdirkan untuk menjadi cinta terakhirnya.


Dia menyadari, dirinya bukanlah cinta pertama Qian Ren, pernah ada seorang wanita hebat mengisi hatinya, dia tahu bahwa dia tak akan pernah bisa menyaingi perempuan itu dalam hal apapun, bahkan untuk menempati hati Qian Ren dia masih ragu, apakah dia benar-benar telah menyingkirkan Xiao Yi dari sana.


Tapi, dia percaya, sebesar apapun Qian Ren pernah mencintai Xiao Yi, dia telah memiliki tempat tersendiri di hati Qian Ren. Dia tidak perlu tempat yang luas di sana, cukup di sudutnya saja tapi dia memiliki suaminya secara utuh, tak ada yang di sesalinya.


Cinta akan datang karena terbiasa, bersama waktu, sebagai istri dia tak perlu menjadi yang pertama tapi dia ingin menjadi pelabuhan terakhir Qian Ren.


Qian Ren mengulurkan jemarinya memegang ujung kerudung warna merah yang menutupi wajah Chie Yuan, perempuan itu memejamkan matanya, tangannya meremas kuat-kuat ujung pakaiannya dengan rasa gugup yang tidak bisa lagi disembunyikannya.


Kerudung merah itu tersingkap perlahan...



...Terimakasih sudah membaca ekstra part dari novel selir Persembahan, jangan lupa Vote dan dukungannya, yaaa❤️❤️❤️...

__ADS_1


__ADS_2