SELIR PERSEMBAHAN

SELIR PERSEMBAHAN
EPISODE 90 RAHASIA KELAM IBU SURI


__ADS_3

Xiao Yi berdiri di depan Gubernur Qian Lie, mengenakan jubah merah marun yang longgar, angin seperti gulungan gelombang dari ujung langit, membuat ujung gaunnya tertiup begitu rupa bagaikan seekor burung yang siap terbang dengan sayap indahnya. Rambutnya, berterbangan, melayang-layang seperti sutra hitam di belakang punggungnya.


Mereka baru saja melepaskan selir Yuan kembali ke Provinsi Shicuan bersama orangtuanya, atas permohonan selir Yuan untuk kembali sebentar ke Sichuan, menenangkan diri.


Xiao Yi telah mengirimkan pesan kepada Yang Mulia Yan Yue untuk memohon ijin, sementara permohonan itu dikabulkan, Xiao Yi sendiri diminta Yang Mulia segera kembali ke istana.


Qian Ren diminta Xiao Yi secara khusus untuk mengawal perjalanan itu dan membawa Selir Yuan kembali ke kota raja jika sudah waktunya tiba. Tanggung jawab itu di berikan dengan satu alasan, yang diam-diam di rencanakan oleh Xiao Yi.


Ada sedikit kerisauan saat Xiao Yi mengambil keputusan itu, karena secara hukum harem, Xiao Yi telah membuat suatu kesalahan besar, mendekatkan istri seorang raja dengan laki-laki lain. Tapi, Xiao Yi akan menanggungnya, jikapun ini ditimpakan kepadanya.


Dia mempunyai pertimbangan sendiri dalam setiap keputusan yang diambilnya.


"Selir Yi, nampaknya Yang Mulia cukup membuatmu penting di istana." Suara itu bernada sindiran dari Gubernur Qian Lie.


"Menjadi penting dengan cara yang benar lebih mulia dari pada berusaha terlihat penting dengan cara yang salah." Xiao Yi menyahut dengan tenang.


"Aku tidak pernah mengira, kamu telah menjadi begitu licik..." Gubernur Qian menyipitkan matanya pada Xiao Yi.


"Tuan gubernur, setiap orang akan berjalan mengikuti arus, saat anda melemparkanku pada aliran curam, apakah aku harus melawannya?" Xiao Yi tersenyum hambar.


"Berhati-hatilah, Selir Yi. Saat kamu menentang orang yang telah memberimu makan, maka mungkin saja kamu akan tercekik sendiri."


"Tuan gubernur, aku tidak pernah makan dari tanganmu! Anda hanya berusaha menyuapiku, tapi anda tidak sadar sebelum aku mengunyahnya, aku telah memuntahkannya." Xiao Yi menjetikkan jemarinya dengan sikap begitu tenang.


"Berpihaklah kepadaku, maka kamu akan mendapatkan posisi penting yang tak bisa kamu bayangkan. Yang Mulia Yan Yue bukan raja yang kompeten, cepat atau lambat seseorang akan memberontak. Yanzhi tidak harus di pimpin oleh raja yang lemah."


"Menurut anda, siapakah yang sangat kompeten memimpin Yanzhi?" pertanyaan itu begitu tajam dari mulut Xiao Yi.

__ADS_1


"Yang pasti, Yang Mulia Yan Yue bukan orangnya, karena urusan perempuan saja dia telah cukup lama menelantarkan kerajaan. Kamu fikir semua propinsi dan distrik benar-benar setia kepadanya?" Gubernur Qian mengecam dengan suara rendah.


Xiao Yi menatap lurus kepada gubernur Qian Lie. Mata itu tampak tidak senang.


"Jangan pernah berfikir, bisa menyakiti Yang Mulia, selama aku berada di sampingnya, tuan gubernur."Suara datar itu tak kalah mengancam.


" Jangan anda kira aku tidak tahu, apa yang telah anda lakukan dengan merampok rakyat anda sendiri. Sebanyak apa anda telah berbuat korup untuk menimbun harta. Tindakan anda itu, apakah bisa membuat mulutku bungkam lebih lama? Aku tidak ingin bertindak jauh, karena aku masih mengingat diriku juga berasal dari Youwu ini," Lanjut Xiao Yi.


"Lebih baik anda hentikan semua usaha anda untuk menyerang Yang Mulia. Karena anda tak akan tahu, seperti apa seorang perempuan bisa melakukan sesuatu saat dia harus membela suaminya!"


Gubernur Qian tertawa mendengar kalimat yang di semburkan oleh Xiao Yi, begitu meremehkan.


"Selir Yi, seorang perempuan tidak lebih dari perhiasan dan mainan untuk laki-laki. Jika ada mainan baru yang lebih menarik maka dia akan membuang yang lama. Aku akan menggantikanmu dengan selir persembahan yang baru, yang bisa mendengarkanku dengan baik." Gubernur Qian menggoyangkan jari telunjuknya dengan penuh kemenangan.


"Coba saja, tuan gubernur...berharaplah aku akan tinggal diam. Maka aku tak segan-segan akan membuat anda menyesal."Xiao Yi tersenyum kepada gubernur Qian.


Wajah gubernur Qian Lie memerah, dia benar-benar ingin mematahkan leher perempuan di depannya itu karena rasa amarah. Tapi status Xiao Yi sekarang benar-benar tidak bisa membuatnya menyentuh gadis itu sehelai rambutpun. Dia tahu benar, jika terjadi sesuatu kepada Xiao Yi di rumahnya sendiri, maka dia akan menanggung hukuman yang tidak ringan.


Xiao Yi membalikkan badannya, memberi isyarat kepada Chu Cu yang berdiri tidak jauh darinya, untuk mengikutinya. Tapi di jenak berikutnya, langkahnya berhenti seolah baru mengingat sesuatu.


Dengan begitu tenang, Xiao Yi memiringkan tubuhnya, tanpa melihat kepada Gubernur Qian Lie, dia berucap,


"Oh, iya tuan gubernur, Rumah orangtuaku sudah siap di perbatasan kamp pelatihan. Jadi sebelum saya kembali ke kota raja, keluargaku tidak akan tinggal di pavilliun istana anda lagi. Terimakasih telah menampung keluarga saya setelah musibah banjir itu.


Jika ada sesuatu yang terjadi pada mereka, maka saya akan tahu, siapa yang harus saya cari..."


Kemudian dia melanjutkan langkahnya, meninggalkan gubernur Qian Lie yang menahan geram.

__ADS_1


Xiao Yi telah menjadi begitu tak terkendali, dia bahkan sanggup mengancam gubernur Qian Lie di rumahnya sendiri.


Dulu dia berfikir bisa menggunakan Xiao Yi untuk memperdaya Yang Mulia Yan Yue dengan kecantikannya yang sempat membuat gubernur Qian Lie sendiri terpesona.


Tapi Xiao Yi tidak hanya mempunyai kecantikan tapi juga sesuatu yang berbahaya yang tidak diperhitungkan oleh gubernur Qian Lie, yaitu kecerdasan.


Dia ingin menggenggam gadis itu untuk menjadi bidak tetapi sekarang dia sendiri sedang dipermainkan oleh anak catur itu.


Satu-satunya yang sekarang bisa membuatnya menjalankan ambisinya adalah bersekutu dengan ibu suri.


Dia cukup mengenal ibu suri Zhao Li Sui itu, yang telah mempergunakan dirinya saat masih menjabat sebagai salah satu bawahan bangsawan Zhao, ayah Panglima muda Zhao Juren.


Gubernur Qian Lie mempunyai andil yang tidak sedikit dalam merancang kematian permasuri utama Xu Jiao, ibunda dari Yang Mulia Yan Yue. Membuat Permasuri raja Yan Haucon itu meninggal secara perlahan dengan racun dupa yang di letakkan di kamar permaisuri Xu Jiao.


Ibu Suri Zhao Li Sui, tidaklah dengan cuma-cuma mendapatkan posisinya sekarang, dia telah melakukan banyak kejahatan yang tak terbayangkan.


Gubernur Qian Lie sendiri mendapatkan posisinya dengan menyingkirkan gubernur Youwu sebelumnya, di bawah bantuan ibu Suri untuk harga menjadi kaki tangannya.


Kecantikan dan kemudaan ibu Suri Zhao Li Sui yang setara gadis belasan pada usianya yang tak lagi muda itu ini tidaklah karena tanpa usaha, dia mengorbankan banyak darah perawan untuk membuatkan masker darah untuknya. Gadis-gadis muda yang di kurung sebagai pelayannya, dan setiap dua pekan memberikan darah untuk menjadi bahan maskernya.


Banyak yang tidak sanggup bertahan dalam setahun, karena kehilangan darah sedikit demi sedikit. Rahasia kelam itu, adalah bagian dari yang diketahui oleh gubernur Qian Lie. Selain satu rahasia besar Ibu Suri Zhao Li Sui yang dipegangnya sampai sekarang.


Sebuah rahasia yang bisa membalikkan kerajaan Yanzhi, karena bisa membuat perang yang tidak terelakkan.


Rahasia yang tidak pernah di ungkapkan sampai sekarang, dan itu seperti kartu As yang di pegang gubernur Qian Lie, sebagai orang yang terlibat dalam skandal besar 26 tahun yang lalu di istana Weiyan. Dimana Ibu Suri Zhao Li Sui, melenyapkan bayi yang dilahirkannya sendiri!


...Dukungan dan VOTEnya author tunggu😅...

__ADS_1


...Jangan lupa KOMEN dan LIKE di bawah, please...please...❤️...


...Biar author tambah rajin UP...


__ADS_2