
Semenjak hari itu, ada banyak warna-warni pelangi yang Wisnu ciptakan. Selain selalu bersama dalam setiap pekerjaan, mereka juga hampir sering menikmati waktu bersama, kadang hingga larut malam, hanya untuk menikmati pantai dipinggiran Ancol.
Hari ini Fika akan menemui customer baru. Seorang dokter Dermatolog lulusan sebuah Universitas di Korea Selatan. Fika mendapatkan profil dokter ini melalui Instagram pribadinya yang lewat diberanda.
"Dokter Eren Lee, wah sepertinya dia cukup terkenal!". Ucap Wisnu saat Fika mengutarakan bahwa ia akan mengajak Wisnu detailing ke dokter baru ini.
"Iya mas, dia itu sangat terkenal sejak produk anti aging nya viral. Penjualan produknya sudah mencapai satu juta pics loh. Padahal klinik mereka baru buka tiga bulan saja!". Ucap Fika sambil menyeruput secangkir kopi di ruang kerjanya. Setiap pagi sebelum melakukan detailing ke customer, mereka akan melakukan breafing terlebih dahulu di kantor. Fika dan Wisnu berada dalam satu ruang yang sama, yaitu divisi marketing dan promosi.
"keren juga dia. Memang produk anti aging seperti apa yang dia jual, kok bisa selaris itu!" .
Tanya Wisnu penasaran.
"Aku lihat sih, dia import produk krim dari Korea langsung. Bahan dasar dari cream nya itu adalah snail cream. Dengan base cream yang ga lengket di kulit. Padahal snail cream yang ada di Indonesia base nya cream yang kental jadi cenderung lengket di kulit, keren kan?!" Ucap Fika dengan detail
"Kok, aku kayak lagi di detailing sama kamu sih neng! hahaha!". Keduanya tertawa lepas.
" Oh ya.. snail cream ini apa sudah bisa diterima oleh pasar Indonesia?, bukannya kalau diartikan oleh orang awam snail ini jadi bekicot gitu?!" Tanya Wisnu penasaran.
"Gini nih...ini yang buat dokter Eren terkenal. Dia itu jago marketingnya. Sebenarnya Customer itu beragam. Gak semua detil.memperhatikan bahan baku dasar dari apa yang mereka buat. Konsumen Indonesia masih fokus pada apa yang banyak orang gunakan, bukan apakah produk itu sesuai atau tidak!. Dokter Eren telah meng-endorse banyak artis dan influencer, sehingga mereka sudah gak peduli lagi tuh sama bahan baku dari cream itu".
Kali ini, Wisnu bukan lagi sedang mendengarkan bagaimana sebuah produk dapat terjual. Melainkan bagaimana Fika mampu menjelaskan secara detail dari segi produk maupun bisnis. Wisnu semakin merasa kagum pada Fika.
"Mas, oh bengong!. Ayok kita ke tempat praktek dokter Eren. Mumpung belum siang, nanti kalau sudah siang, dia akan sibuk dengan kliennya!" .
__ADS_1
Ucap Fika bersemangat.
"Siap...sayang!" Ledek Wisnu sambil mencubit pipi Fika dan dibalas sebuah tepukan manja dibahu Wisnu. Wisnu pura-pura meringis kesakitan.
Fika telah terbiasa bersama Wisnu. Ia menikmati perjalanan mereka. Fika dengan bebas memutar lagu kesukaannya era 2000an. Kadang ia berani untuk berebut MP3 dengan Wisnu sang pemilik mobil. Karena Wisnu lebih suka mendengarkan lagu era 90an. Jika sudah saling berebut seperti ini, jalan tengahnya adalah menyetel radio. Jika sudah radio, maka mereka memiliki frekuensi yang sama, Frambose Radio!
Perjalanan menuju tempat praktek dokter Eren hanya membutuhkan waktu dua puluh menit. Mereka pun akhirnya sampai di tempat praktek kecantikan dokter Eren. "Eren Dermatologi and Anti Aging Spesialis.
Setelah membuat janji dengan receptions, mereka diminta menunggu ditempat tamu. Disana Fika dan Wisnu dibuat takjub dengan profil Dokter Eren yang terpajang di dinding ruangan secara detil.
Dokter Eren menyelesaikan pendidikan dokter di dalam negeri di Universitas terbesar di Indonesia yaitu Pendidikan dokter, sarjana selama empat tahun, kemudian ia melanjutkan studi Program medis untuk menjadi dokter medis atau dokter pengobatan osteopathic selama empat tahun di Singapura, dan ia telah mengikuti program magang satu tahun di klinik Dr. Martin Huang, klinik operasi plastik yang sangat terkenal di Singapura. Tak hanya itu, ia juga pernah melakukan magang di Thailand, yaitu Bangkok Renewme Skin Clinic atas BRS. Ia memiliki sertifikat khusus anti aging spesial yang mampu mengurangi tanda-tanda penuaan kulit.
Pendidikan profesional dokter spesialis Dermatology ia dapatkan dari Yeounsung Uni ersity. Universitas Yeonsung, adalah sebuah perguruan tinggi di Manan-gu, Kota Anyang, provinsi Gyeonggi, Korea Selatan.
Tak berselang lama Dokter Eren datang menemui mereka. Meskipun lulusan dari luar Negeri, Dokter Eren memiliki kepribadian yang sangat humble. Dia juga tak segan untuk bercerita perjalanannya meniti usaha di Indonesia. Hingga kini ia memiliki usaha klinik yang cukup besar.
Dari pertemuannya bersama Dr Eren. Fika langsung bisa membuat penawaran khusus untuk Dr. Eren, yaitu membuka cabang diluar kota. Yaitu di Bali. Fika berani menjanjikan bahwa perusahaannya akan membantu Dr Eren dalam pengembangan bisnis di Bali nanti.
Baru beberapa bulan bekerja, Fika telah mampu menjual program perusahaan yaitu New Bisnis partner. Yaitu sebuah program B2B, dimana perusahaan akan memfasilitasi bisnis dari Kliennya. Fasilitas ini berupa alat -alat yang digunakan di klinik kecantikan, So pastinya, alat itu menggunakan alat dari perusahaan tempat Fika Bekerja.
Bonus kinerja sudah didepan mata. Ada 3 mesin anti aging senilai 4 Milyar yang telah dipesan oleh Dr Eren. Tentu ini membuat Fika akan tajir dadakan. Dimana bonus 3% dari total penjualan sudah didepan mata!.
###
__ADS_1
"Fik, kita bakalan ke Bali besok!" ..
Ucap Wisnu sambil menyerahkan tiket pesat pada Fika.
"Oh ya...wah. ini kali pertama aku ke Bali, mas!"Ucap Fika kegirangan membuat Wisnu beli melihat tingkah Fika.
"Tapi, kita mau kerja, Fik. Cari tempat strategis buat cabang klinik Dokter Eren, bukan jalan-jalan!!"
Ucap Wisnu meledek.
Wajah Fika berubah muram.
"Ya kan bisa mas, sambil jalan-jalan lihat pantai gitu!"
Ucap Fika dengan wajah ditekuk.
"Agh...kamu kan biasa menikmati pasir hitam Ancol hahaha ". Ledek Wisnu yang membuat Fika semakin jengkel dan menepuk-nepuk bahu Wisnu.
"eh...aduh eh...sakit ..sakit ...iya...aw...!" Wisnu mengeluh kesakitan, Fika tak juga menghentikan tepukan di tubuh Wisnu hingga pria itu berarti menjauh dari Fika.
"Ah...apapun itu, yang penting sudah punya foto di Bali. Kalau mas Wisnu tidak mau mengantarnya jalan-jalan, masih ada Abang ojek pasti yang bisa mengajaknya jalan-jalan keliling Bali hehehe!" Gumam Fika yang tak sabar untuk berangkat.
Bersambung....
__ADS_1