
Pintu lift terbuka. Jantung Fika berdegup kencang. Bagaimana nasibnya ini. Jika ia menolak, maka ia takut Hendri melaporkan dirinya pada perusahaan. Jika menerima, ia tentu tidak rela menyerahkan keperawanannya begitu saja pada lelaki hidung belang seperti Hendri. Lorong panjang menuju kamar dilewati dengan perlahan. Hendri dengan setia mengikuti mangsanya dari belakang.
Telan didepan pintu kamar. Wisnu telah berada disana. Mengepalkan tangan dengan geram.
"Hai Fik, ku kira kamu tidak pulang malam ini!" Ucap Wisnu basa basi.
"Fik, kita ada meeting 10 menit lagi. Kita akan meeting di kamarku!" Ucap Wisnu tanpa melirik Hendri.
"Oh ya mba Fika, kalau begitu saya pamit pulang dulu. Ternyata mba Fika tidak sendirian di hotel. Saya pikir mba Fika takut sendirian, jadi saya inisiatif mengantar sampai sini!" Ucap Hendri dengan tingkah kikuk, tanpa aba-aba, Hendri membalikkan tubuhnya dan bergegas menaiki lift.
Fika bersorak gembira karena berhasil bebas dari mulut buaya. Dipeluknya Wisnu erat-erat. Wisnu bertingkah seolah ia adalah superhero.
"Lain kali, jangan pakai rok mini!" Ucap Wisnu sambil menggetok kepala Fika.
"au...!!" Fika meringis kesakitan.
__ADS_1
"Cepat mandi dan ganti baju. Aku pesankan nasi goreng untuk makan malam. Bos menunggu laporan kita satu jam lagi!" .
Fika bergegas masuk kedalam kamar. Ia mandi dan berganti pakaian. Tak berselang lama Wisnu masuk melalui conecting room. Membawa dia bungkus nasi goreng kambing kesukaan Fika.
Wisnu memperhatikan kekasihnya yang sedang menggunakan cream malam.
"Cream malam merk itu bau Fik. Tretinoinnya juga terlalu tinggi kadarnya. Coba kamu pakai yang mengandung cuka apel saja. Lebih aman dan aroma apelnya segar!" Ucap Wisnu mengomentari.
Wisnu memang ahli dalam komposisi produk. Maklumlah dia seorang lulusan apoteker dan bergelar profesi Apoteker.
Jawab Fika sambil membaca label komposisi.
"Nah, hidrokinon kan gak baik buat digunakan jangka panjang. Karena merusak sel sehat di kulitmu. Jika lapisan epidermis terpapar sinar matahari langsung kan bahaya Fik. Bisa kanker kulit!. Lagian Efek hidrokinon juga bisa menimbulkan de pigmentasi kalau kamu berhenti pemakaian?". Ucap Wisnu panjang lebar.
"Oke mas. Mulai besok aku mau berhenti saja pakai cream ini. Aku boleh kan ambil stok sample mas untuk aku pakai besok malam?"
__ADS_1
Ucap Fika.
"Nah, kamu belum dapat materi kesehatan kulit ya...kalau kamu mau pakai skin care lain, maka kamu harus normalkan kulit kamu terlebih dahulu. Kan kulitmu lagi ketergantungan tuh sama skin care lama, kalau kamu langsung kasih skin care baru, meskipun itu herbal sekalipun, maka yang terjadi kulitmu akan menolak, dan wajahmu bisa infeksi, atau jerawatan?"
Seru Wisnu sambil log in ke zoom melalui laptopnya.
"kayak pacar aja ya...kulit juga punya perasaan. Gak mau dipaksa dan diganti gitu aja hahaha...!!"
ucap Fika sambil bercanda. Gelak tawa keduanya memenuhi ruangan. Fika tertular selera humor Wisnu yang tinggi.
###
Setelah menyantap nasi goreng kambing kesukaan. Fika tak bisa menahan kantuknya. Ia merasa emosinya juga sangat terkuras hari ini. Mulai dari serangan fajar hingga kelakukan ABG tua yang hampir saja memakannya. Tanpa pamit , Fika menyandarkan kepalanya di sofa tempat yang Wisnu siapkan untuk meeting. Alhasil, Wisnu terpaksa pindah tempat dan melakukan meeting sendirian.
Satu jam berlalu. Meeting pun selesai. Wisnu melirik ke sofa. Fika masih terlelap disana. Suasana yang semalam ia lihat juga. Suasana yang menggugah selera...
__ADS_1
Bersambung ....