Aku Bukan Penggoda

Aku Bukan Penggoda
Cowok tampan


__ADS_3

Zyva terkejut saat mobil yang ada disebelahnya melaju sangat kencang. Beruntung seseorang menyelamatkannya dari kecelakaan yang hampir merenggut nyawanya itu.


“ Lo tidak apa – apa? “


“ Nggak apa – apa. Makasih ya mas “


“ Sama – sama. Lain kali hati – hati ya? “


“ Iya “


“ Kenalin nama gue Alvin”


Alvin menjulurkan tangannya dan disambut oleh tangan Zyva.


“ Nama gue Zyva. Gue tinggal dulu ya Vin. Gue mau samperin temen gue disana”


“ Ok. Hati – hati “


Zyva meninggalkan Alvin. Namun pandangan Alvin tidak bisa lepas dari Zyva. Gadis yang mempunyai paras cantik menurutnya.


“ Vito! “


Zyva menghampiri Vito yang sedang duduk di sebuah cafe.


“ lo temennya Ananda Kan? “


“ Iya. Boleh Gue ngobrol sebentar? “


“ Oh iya boleh, silahkan! Lo mau pesan apa? “


“ Nggak usah deh “


“ Santai saja. Anggap saja hari ini gue traktir lo sebagai tanda perkenalan kita”


“ Ok boleh deh. Jus Alpukat satu “


“ Mbak. Jus alpukatnya satu ya? “ teriak Vito kepada karyawan cafe.


“ Oh iya, lo mau ngomong tentang apa? “


“ Lo temannya Zyan kan? “


“ Iya. Terus? “


“ Lho tahu dimana Zyan nggak? Soalnya sudah 5 hari ini dia susah dihubungi “


“ Zyan, gue sebenarnya nggak terlalu tahu tentang Zyan “


“ Lho, bukannya lo sahabatnya? “


“ Iya. Itu dulu. Sekarang gue nggak pernah hubungi dia lagi. Persahabatanku dengannya sudah hancur. Tapi setau gue dia masih tinggal di rumahnya yang dulu kok “


“ Gue sudah kerumahnya, tapi tidak ada. Yang ada malah seorang wanita dan 2 anak kecil “


“ Wanita dan anak kecil ? Jangan – jangan, emmmm,, “


Vito terlihat menutupi sesuatu dari Zyva.

__ADS_1


“ Vito, lo nggak sedang berusaha berbohong sama gue kan? “


“ enggak. Maksud gue itu, wanita dan anak kecil itu jangan – jangan pemilik baru dari rumah Zyan?“


“ Nggak. Aku sudah ngobrol sama pemilik rumah itu dan dia bilang dia sudah bertahun – tahun tinggal di rumah itu “


Vito terdiam ia mulai berfikir.


“ Gawat. Apa jangan – jangan yang dimaksud wanita di rumah Ryan itu adalah yuna. Wanita janda yang dulu pernah dijodohkan oleh Zyan? “ ucap Vito dari dalam hati.


“ Kamu tahu nggak tempat yang biasa dikunjungi Zyan selain rumahnya? “


“ Ada. Dia itu suka menginap di villa keluarga di bandung”


“ Bandung? “


“ Iya. Emang ada urusan apa kamu sampai mencari Zyan sampai segitunya? “


“ Ada urusan penting. Thanks ya Vito “


Hari ini pencarian Zyan terhenti. Zyva tidak mungkin pergi ke Bandung secara mendadak. Ia harus menyiapkan beberapa rencana agar orang tuanya tidak curiga dengannya.


“ Ok Pak. Semoga ini bisa menjadi awal kerjasama yang baik untuk perusahaan kita” ucap Zyan kepada teman bisnisnya.


“ Amin. Semoga rencana kita berjalan sukses ya Pak. Kalau gitu saya permisi dulu. Kalau ada waktu boleh kita ngopi – ngopi lagi “


“ Tentu Pak. Sekali lagi terimakasih atas kerja samanya ya Pak? “


“ Sama – sama “


Di sebuah restoran tidak jauh dari Villanya, Zyan terlihat duduk santai sambil menikmati Coffe yang belum selesai ia minum. Tidak lupa ia membuka handphonenya. Melihat beberapa pesan dan panggilan dari istrinya.


“ Andai saat itu Aku bisa lebih memperjuangkanmu. Mungkin kejadian ini tidak akan mungkin terjadi sayang. Kita nggak akan pernah terjebak dalam hubungan yang salah “ ucap Zyan sambil mencium foto Zyva.


Zyan sangat mencintai Zyva walau ia tahu statusnya saat ini sudah menjadi suami orang. Tapi ia tetap ingin mewujudkan impiannya untuk bisa mendapatkan gadis impiannya, gadis yang selama ini ia dambakan.


Suara bising dari seorang warga yang membuat kegaduhan di restoran memecahkan lamunan Zyan.


“ Aku mau cerai dari kamu. Selama ini Aku sudah setia, tapi kamu malah selingkuh dengan wanita lain! “ ucap seorang istri kepada suaminya.


Suami itu mencoba meminta maaf kepada istrinya dan memohon agar istrinya tidak menceraikannya.


Semua orang yang ada di restoran itu terlihat memperhatikan kegaduhan antara pasangan rumah tangga itu. Termasuk dengan seorang ibu – ibu yang tiba-tiba berada di samping Zyan.


“ Itu mas. Akibat dari laki-laki yang selingkuh. Rumah tangganya retak. Anak-anaknya yang jadi korban. Emang ya mas laki – laki itu susah dipercaya. Kita sudah capek – capek ngurusin anak dan rumah, eh dia yang kerja diluar rumah malah asyik selingkuh”


“ Ya itu sih bukan salah laki-laki nya Bu “ jawab Zyan.


“ Eh mas. Bukan salahnya laki-laki nya gimana? Sudah jelas itu akibat suaminya berselingkuh “


“ Tapi pasti ada sebab yang mendorong laki-laki itu bisa selingkuh”


“ Maksudnya? “


“ Seorang istri juga perlu berkaca. Biasanya suami selingkuh itu akibat kesalahan seorang istri “ ucap Zyan sambil beranjak dari tempat duduknya.


“ Aneh si masnya. Kok dia kaya mendukung perselingkuhan. Apa jangan – jangan ia juga tukang selingkuh? “

__ADS_1


Zyan kembali ke villa dengan muka kesal. Ia tidak habis pikir tentang ibu – ibu yang menyalahkan seorang cowok dalam urusan rumah tangga. Zyan berfikir jika dalam kasusnya, ia adalah korban dan ia berhak menentukan kebahagiaannya sekarang bersama dengan. Zyva.


" ting, ting, ting " suara handphone Zyan tiba-tiba berbunyi. Panggilan dari seseorang yang sangat ia cintai.


" Ok. Maaf sayang, kemarin Aku sangat sibuk dan sampai tidak sempat untuk menelponmu " ucap Zyan.


" Ok besok kita ketemu di tempat yang kamu maksud ya sayang. I love you "


Zyva yang menutup telfonnya merasa sedikit puas. Akhirnya Zyan sudah bisa ia hubungi lagi. Ini membuktikan bahwa Zyan adalah laki-laki yang baik dan bertanggung jawab jauh seperti apa yang ia duga sebelumnya.


Keesokan harinya Zyva bersiap untuk pergi ke Bandung. Kebetulan ia mempunyai seorang Bibi yang tinggal disana. Bersama dengan keluarganya ia pergi ke Bandung.


" Berat sekali sih " ucap Mama Zyva yang kesusahan membawa sebuah koper besar.


Melihat seorang ibu - ibu yang kesusahan, Alvin yang tengah Joging berniat membantunya.


" Maaf, permisi tante . Boleh saya bantu?"


" Siapa kamu ? Orang jahat ya?"


" Nama saya Alvin tante. Saya bukan orang jahat Kok. Saya salah satu warga Komplek sebelah yang kebetulan joging sampai sini "


" Oh, maaf deh. Kirain tante kamu orang jahat. Soalnya jaman sekarang banyak banget orang - orang jahat "


" Iya Tante. Jadi gimana tante, apakah boleh saya bantu?"


" Oh iya - iya. Maaf ngrepotin ya, maklum saja tante sudah bertambah umur jadi soal angkat - angkat beginian sudah berkurang tenaganya "


Alvin membantu memasukkan koper ke dalam bagasi mobil. Tidak lupa Alvin ikut menyusun barang yang ada di bagasi mobil yang terlihat acak - acakan.


" Sudah tante "


" Sudah ya. Ya Allah kamu baik banget sih nak. Oh iya, Tante punya anak perempuan cantik. Kamu mau nggak kenalan sama dia? Ya siapa tau saja cocok gitu " ucap Mama Zyva dengan tersenyum.


" Oh boleh saja Tante " jawab Alvin dengan ramah. Disaat itu Papa dan Zyva keluar rumah dan menghampiri mereka.


" Nah itu anak sama suami tante "


" Gimana Ma, ada yang perlu Papa bantu ?"


" Semua sudah beres Pa "


" Wah, keren sekali Mama "


" Ini semua berkat pemuda tampan ini Pa. Oh iya mana anak kita Pa. Mau Mama kenalin sama dia "


" Hallo Om. Nama saya Alvin "


" Hai Alvin senang bertemu denganmu "


Zyva yang sudah selesai memakai sepatunya langsung menyusul Papa dan Mamanya.


" Cepetan kesini sayang! "


" Iya ada apa sih Ma. Dari tadi nggak sabaran saja "


" Nih Mama kenalin sama cowok ganteng namanya Alvin" Sejenak Zyva dan Alvin terkejut.

__ADS_1


" Kamu!"


bersambung,,,,


__ADS_2