Aku Punya Papa

Aku Punya Papa
Perhatian Rangga


__ADS_3

Rangga dan Rizal berjalan bersama menuju ruangan dokter Angga.


"Om,, Apa Aunty ku cantik?" tanya Rangga


Rizal kaget saat di tanya bocah tampan itu mengenai Aunty nya,


"Jelas saja dia cantik, bahkan sangat cantik!" Batin Rizal


"Cantik" jawab Rizal singkat saja


"Om cuka cama Aunty?" tanya Rangga lagi


"Hah?! anak ini bener benar!" Batin Rizal dibuat semakin kaget


"Ah tidak,, mana berani Om suka sama Aunty Rangga? Om gak punya apa apa Rangga, mana mau Aunty ?" sahut Rizal


"Belalti Om cemen dong! kan Om gak belani! Langga aja belani cuka cama jacmin!" ucap Rangga dengan tatapan sinis pada Rizal


Lagi lagi Rizal di buat menganga oleh ucapan bocah berusia 4 tahun itu. Rizal menggaruk kepala dengan sedikit tersenyum


"Bukan seperti itu Rangga, Tapi Om cukup sadar diri. kalau terlalu tinggi berharap Om takut gak kesampaian trus om jatuh, nyungsep, kan sakit" ucap Rizal


"Olang dewaca itu libet!" cetus Rangga


"Ya ampunnnnn anak ini,,,,, gemesinn bangetttt sihhhhh!" Batin Rizal gemas sendiri dibuatnya


Saat sedang berjalan melewati poli anak, Rizal melihat Dika dan seorang gadis kecil, sepertinya seusiaan dengan Rangga


"Pak Dika?"


"Rizal?" jawab Dika


Rangga tersenyum pada Jasmine tapi lagi lagi gadis kecil itu tidak mau tersenyum pada Rangga


"Kamu kerja disini?" tanya Dika saat melihat Rizal membawa nampan


"Hehe iya pak, saya kerja disini jadi staf pantry. Bapak mau jemput Dokter Dinda ya pak?" tanya Rizal sedikit takut takut

__ADS_1


"Kok kamu tau?" tanya Dika


"Saya baru tau kalau Dokter Dinda istri bapak dari dokter Angga. Tadi saya mengantarkan minuman ke ruangan Dokter Angga dan mereka berkumpul di sana, Prakteknya sudah selesai" jawab Rizal


"Ohh,, jadi dimana ruangannya?" tanya Dika


"Mari pak saya antar kan, sekalian mau mengantar Rangga ke sana juga" ucap Rizal.


Dika mengangguk dan berjalan bersama Rizal dan Rangga. Sepanjang perjalanan Dika memberikan beberapa pertanyaan seperti ngobrol biasa, namun tidak biasa bagi Rizal, karena rasanya sudah sama seperti akan ujian. Sedang kedua bocah yang jalan berdekatan pun terlihat diam, tapi Rangga tidak akan tinggal diam


"Jacmin, cuka boneka hello kitty ya?" tanya Rangga pada Jasmine


"Iya" jawab Jasmine


"Lucu ya bonekanya, cepelti kamu" ucap Rangga dengan wajah menggemaskan, gadis kecil itu pun tersipu saat di beri pujian


" Tangan kamu kenapa?" tanya Rangga melihat tangan kecil Jasmin di plaster Hello kitty, Lalu Rangga meraih tangan itu dan melihatnya


"Jangan centuh kak, itu cakit kena kuku Momoci" jawab Jasmine


"Momoci?" tanya Rangga


"Kacian cekali,,," bocah tampan itu meniup niup luka di tangan Jasmin yang tertutup plaster. Sungguh, Rizal dan Dika hanya bisa menganga melihat aksi Rangga seperti itu


"Udah gak cakit kak, kan udah di obatin bunda" ucap Jasmine menarik tangannya


"Lain kali hati hati ya" ucap Rangga dan Jasmine mengangguk


"Oh ya Ampunnnn,,,, anak anak ini,,, bikin jiwa jomblo ku makin ngenes!" batin Rizal


Dika tersenyum saat melihat begitu perhatiannya Rangga pada Jasmin,


Sampai di depan ruangan dokter Angga


"Kalian kalau mau lanjut ngobrol, lanjut aja, aku mau persiapan operasi pak Danang 15 menit lagi" ucap Angga sudah berdiri dan akan bersiap untuk memimpin operasi pak Danang


"Kayaknya lanjut besok aja deh dirumah ku ya Ra, masih panjang ceritanya. Lagian tadi Ayahnya anak anak sudah dekat katanya" ucap Dinda

__ADS_1


"Ya sudah lanjut besok saja. Zara juga mau balik ke ruangan Zara" jawab Zara


"Kalau gitu aku duluan ya, sampai ketemu besok" Ucap Dinda pamit pada Zara.


"Iya kak, hati hati" jawab Zara


Setelah mengucapkan salam, Dinda keluar lebih dulu dari ruangan Angga


"Zara balik ke ruangan ya pap" ucap Zara


"Sini dulu,," panggil Angga dan Zara mendekat


"Cium dulu biar semangat!" ucap Angga sudah mempersiapkan dirinya mendapat ciuman dari istrinya.


Zara tersenyum lalu semakin mendekat untuk memberikan ciuman semangat, tapi belum sampai mendarat, pintu kembali terbuka


"Papa!"


Sumpah demi apapun, Angga dan Zara di buat kaget mendengar teriakan Rangga


"Rangga?!"


Rangga sudah berdiri bersama Rizal yang tersenyum tidak enak saat itu.


.


.


.


.


.


Makanya, dirumah sakit tuh kerja! bukan malah mau mesyummmm! 🤣🤣🤣


Rangga dan Jasmine

__ADS_1



__ADS_2