Aku Punya Papa

Aku Punya Papa
Sesederhana Itu


__ADS_3

Mobil Pak Dermawan sudah sampai di rumah sakit Tri Medika. Setelah parkir di tempat khusus, keduanya segera turun. Ibu Marissa tak lupa membawa buah tangan untuk dokter Zara .


"Mobil Angga sudah tidak ada,," ucap pak Dermawan saat melihat di parkiran itu hanya ada mobilnya


"Mungkin Angga sudah pergi makan siang. Ayo papa temani mama saja, nanti mama kenalkan pada Dokter Zara " Ucap Ibu Marissa


"Baiklah" jawab papa


Lalu keduanya berjalan bersama menuju gedung IGD dan tentu saja kedatangan mereka menyita perhatian semua orang terutama pegawai rumah sakit. Siapa yang tidak tau pemilik rumah sakit itu?


"Selamat siang Pak,, Bu,, " Sapa seorang suster yang baru saja keluar dari ruang IGD


"Siang, Dokter Zara ada?" tanya ibu Marissa


"Ohh Dokter Zara belum lama tadi keluar makan siang bu" jawab suster


"Oh iya?"


"Iya bu, mungkin 10 menit yang lalu perginya" jawabnya lagi


"Yahh,, kita telat dong pa!" ucap mama terdengar kecewa


"Ya mau gimana lagi? tadi kan macet" sahut papa


Mama terdiam sesaat,


"Sus, tolong titip ini ya, berikan pada Dokter Zara" ucap Ibu Marissa


"Oh baik bu, akan saya sampaikan" Suster menerima titipan untuk dokter Zara. Setelah itu mama Angga mengajak papa untuk pulang saja. Kemudian suster masuk dan akan membawa parcel itu ke ruangan Dokter Zara


"Dari siapa Noi?" Tanya suster Indah


"Eh, tau gak,, ini dari Ibu Marissa,,," jawabnya


"Ibu Marissa memang kelihatan seneng sama Dokter Zara. Lagian cocok juga sih, Dokter Zara cantik, Dokter Angga juga ganteng" cetus suster Indah


"Semoga saja mereka berjodoh" sahutnya


"Aamiin,,"


.


Saat di mobil, Ibu Marissa menelfon dokter Zara, Dia ingin mengatakan jika tadi dia ke rumah sakit dan ingin mengundangnya makan malam


"Makan malam bu? kapan ya bu?" tanya Zara kaget saat ibu Marissa mengundangnya makan malam


Saat itu Zara baru saja sampai di penitipan anak bersama Angga.


" Ohh,, kalau malam ini sepertinya belum bisa bu, Maaf karena saya ada janji dengan keluarga. Bagaimana kalau weekend saja bu?" usul Zara

__ADS_1


"Baik bu, sekali lagi saya minta maaf ya bu... soalnya sudah terlanjur janji" ucap Zara merasa tidak enak


Setelah membuat janji makan malam dengan ibu Marissa, Zara menutup telfonnya


"Siapa?" tanya Angga pada Zara


"Ini ada pasien Zara, ibu itu baik banget kak. Dia itu sering bawain makanan kalau ketemu Zara di rumah sakit. Terus dia ngundang makan malam tapi kan Kita mau pergi sama Rangga" jawab Zara


"Awas loh, jangan jangan ibu itu ada maksud sama kamu! jangan sampai dia mau jodohin kamu sama anaknya! inget ada aku calon suami kamu!" ucap Angga


Zara tersenyum saat melihat wajah Angga tak bersahabat


"Iya iya,,, hati ku tak kan berpaling darimu!" ucap Zara dengan tersenyum kemudian melangkah masuk kedalam tempat penitipan anak . Angga tersenyum mendengar jawaban Zara, kemudian dia mengikuti Zara masuk kedalam untuk menjemput Rangga. Didalam mereka di sambut pegawai di tempat itu.


"Mau jemput Rangga ya bunda?" tanya nya dengan sopan


"Iya, dimana dia?" tanya Zara


"Sebentar saya panggilkan" kemudian pegawai itu pergi untuk memanggil Rangga.


"Kita mau makan dimana kak?" tanya Zara


"Di restoran favorit kita gimana?" jawab Angga


"Umm,, boleh,, Rangga pasti senang diajak kesana" ucap Zara


"Memang dia tau tempat itu?" tanya Angga


"Mulai sekarang, kapanpun Rangga ingin ke tempat itu, kita akan mengajaknya kesana. Dia mirip sekali denganmu, suka binatang air" ucap Angga


"Tapi ada satu binatang air yang tidak aku suka" ucap Zara


"Apa?"


"Buaya! apalagi buaya darat!" kekehnya


"Kamu ya,,,,,!" Angga begitu gemas mendengar ucapan Zara.


"Papa,, mama" panggil Rangga pada kedua orang tuanya


"Sayang,," jawab Zara saat Rangga menghampiri mereka


"Terima kasih ya mba sudah jagain Rangga. Kami pergi dulu" ucap Zara


"Iya sama sama bunda" jawabnya


Lalu ketiganya keluar dari tempat itu dan masuk kedalam mobil papa Angga. Rangga terlihat begitu senang, karena kedua orang tuanya sudah bersamanya. Inilah yang setiap hari dia panjatkan doanya pada sang pencipta, Dia ingin memiliki papa dan mama seperti teman temannya.


"Pa,, kita mau kemana?" tanya Rangga

__ADS_1


"Ke restoran sayang, kita akan makan siang bersama" jawab Angga


"Holeeeee!" sahut Rangga


"Kamu tau dimana?" tanya Zara


"Gak tau ma, memangnya dimana pa?" tanya Rangga


"Dimana kamu bisa melihat binatang laut?" tanya Angga


"Ocean Lounge ya?" tanya Rangga


"Yaaa betul!" jawab Zara dan Angga bersamaan,


"Yeyyyyyy! Langga cukaaaa" bocah tampan itu terlihat begitu senang karena kedua orang tuanya membawanya kesana. Untung saja jadwal tugas Zara sudah berubah sampai jam makan siang, jadi Zara pun tidak kepikiran untuk kembali ke rumah sakit. Sedangkan Angga nanti akan menghubungi suster yang membantu di ruangannya, jika Angga tidak akan kembali setelah makan siang nanti.


Zara dan Angga saling menatap dan tersenyum bersama saat melihat kebahagiaan putra mereka.


"Papa,, mama" panggil Rangga


"Iya sayang ada apa?" jawab Zara menoleh ke belakang


"Kenapa papa dan mama tidulnya telpicah? kalau papa dan mama tidulnya telpicah belalti gak caling cuka lagi?" tanya Rangga


Deg!


Zara terdiam dan beralih menatap ke Angga


"Rangga kenapa tiba tiba tanya begitu?" tanya Angga


"Tadi teman Langga celita, papa dan mamanya tidak tidul bercama lagi. Kata papa nya, papa dan mama tidak caling cuka lagi. Langga kan binun pa,," ucapan polos anak itu terlontar begitu saja.


"Ohh begitu.. Sayang,, begini,, papa dan mama itu belum bisa untuk tidur bersama. Karena papa dan mama harus menikah dulu baru bisa tidur bersama, tinggal bersama, semua sama sama" jawab Angga


"Ya cudah papa dan mama menikah caja cekalang, bial papa dan mama bica tidul belcama Langga juga"


Sesederhana itu pikiran seorang bocah soal pernikahan.


"Papa dan mama belum bisa menikah sekarang, karena papa dan mama harus meminta doa dulu dari semua keluarga. Setelah itu baru papa dan mama akan menikah, Iya kan ma?" Angga melempar persetujuan pada Zara.


"I,,iya,, betul kata papa" Jawab Zara


"Ohhh begitu,," jawab Rangga


Sementara itu mobil Angga sudah memasuki area parkir restoran yang mereka tuju. Lalu ketiganya keluar dari mobil dan masuk ke dalam .


.


.

__ADS_1


.


Aku juga mau di ajak makan, aku loh laper mana jari2ku udah keriting🥴 coba kasih aku apa gitu biar melek lagi 🙃


__ADS_2