Aku Punya Papa

Aku Punya Papa
Masih Punya Banyak Waktu


__ADS_3

Zara langsung panik saat melihat ternyata pak Dermawan melakukan panggilan Video pagi itu, sedang dirinya tidak memakai apa pun, baru bangun tidur tentu sangat berantakan. Melihat Angga, pria itu masih tidur dengan begitu nyenyaknya.


"Duh, aku harus gimana?! Kenapa sih papa harus Video Call? tapi siapa tau karena Rangga!" gumam Zara


Zara tidak ada jalan lain, jika menunggu dia berganti pakaian itu sangat lama, jadi keputusan yang dia ambil adalah membangunkan Angga


"Pap,, bangun pap!" Zara menggoyang goyangkan tubuh Angga agar pria itu segera bangun


"Apa sayang? aku masih ngantuk,," jawab Angga dengan suara berat. Dia benar benar mengantuk


"Papa nelfon" ucap Zara


"Angkat aja,," Jawab Angga masih memejamkan matanya


"Papa pake Video cal, gimana dong?" ucap Zara


Angga membuka mata lalu mengambil ponsel yang di pegang Zara. Setelah itu Angga menjawab panggilan dari papanya


"Hallo pa,, Assalamualaikum" ucap Angga dengan mata setengah terbuka. Sedangkan Zara bersembunyi di dalam selimut dan sedikit mendengarkan obrolan papa dan Angga


"Wa'alaikumsalam baru bangun kamu?!" Tanya Papa


"Iya pa, ada apa?" tanya Angga


"Kamu tau, sekarang berita soal Zara sudah tersebar di seluruh rumah sakit kita!" ucap papa


"Apa??" Angga langsung bangun dan begitu kaget atas berita yang dia dengar


"Yang bener pa?!" tanya Angga


"Iya, papa curiga, semua ini pasti ada sangkut pautnya dengan Bryan. Apa mungkin dia yang menyebarkan berita itu ya?" ucap pak Dermawan


"Bisa jadi iya pa, karena hanya dia yang tau masa lalu Zara! dia benar benar cari masalah!" ucap Angga


"Kamu harus segera menyelesaikannya Ngga, jika tidak rumah sakit kita yang akan terancam" ucap papa

__ADS_1


Angga menghela nafas berat, baru saja dia ingin mengajak Zara honeymoon, namun harus di tunda.


"Iya pa, Angga akan selesaikan masalah ini secepatnya" ucap Angga


"Iya jangan di tunda lagi" jawab papa


"Iya pa. Dimana Rangga pa?" tanya Angga


"Dia di kamar adikmu" jawab papa


"Ya sudah kalau begitu, hari ini Angga akan ke rumah sakit" jawab Angga


"Iya"


Sambungan Video calla telah berakhir, kini tinggal Zara dan Angga yang saling pandang. Sebenarnya Angga masih ingin menghabiskan waktu bersama Zara, karena mungkin setelah ini akan sulit memiliki waktu full berdua, tapi apalah daya ketika tugas sudah memanggil, mereka tidak bisa menolak


"Kita masih punya banyak waktu,," Zara mengusap lembut wajah suaminya. Seorang Zara tau apa yang kini sedang di rasakan Angga


"Tapi aku masih ingin menghabiskan waktu bersamamu" jawab pria itu dengan tatapan sendu


"Iya kalau disini belum berbuah, kalau sudah bagaimana?" tanya Angga sambil mengusap perut istrinya. Dia jadi teringat saat proses pembuatan Rangga dulu, baru sehari dengan berkali kali, pada akhirnya Zara langsung hamil


Zara tersenyum saat melihat Angga mengusap perutnya


"Ya sekalian babymoon nanti hehehe" jawab Zara


"Iyah,,, kalau begitu ayo kita siap siap ke rumah sakit" ucap Angga


"Iya,, tapi jangan gegabah atau asal nuduh ya pap. Kita harus punya bukti yang kuat" ucap Zara


"Iya, aku tidak akan gegabah. Yang jelas, aku akan memberikan pembalasan yang setimpal untuk mantan suami mu itu. Karena Aku yakin dia lah lambee tourah yang sudah menyebarkan berita itu kemana mana!" ucap Angga


Kemudian Angga dan Zara segera membersihkan diri sebelum berangkat ke rumah sakit.


Begitu sampai di rumah sakit, Angga turun lebih dulu, kemudian disusul Zara. Namun keduanya tidak berjalan bersama, melainkan terpisah, Angga melewati lobby utama sedangkan Zara langsung ke gedung IGD. Namun kedatangan mereka berdua sudah menjadi perbincangan hangat oleh para pegawai di rumah sakit itu.

__ADS_1


Saat Angga berjalan melewati koridor rumah sakit, para suster dan pegawai yang melihatnya bertindak seperti biasa, menyapa dan memberi hormat pada dokter muda itu. Tidak ada yang berani membicarakannya, dan semua seolah tidak ada masalah sedikit pun.


"Dokter Angga"


Angga menghentikan langkahnya saat mendengar namanya di panggil. Kemudian dia menoleh ke kanan dan melihat ada Dokter Jane yang berjalan mendekat ke arahnya


"Selamat pagi Dokter Angga" sapa dokter Jane


"Pagi, ada apa dokter memanggil saya??" tanya Angga, bingung kenapa Dokter Jane memanggilnya, padahal sebelumnya mereka tidak pernah bertegur sapa


"Saya ingin membicarakan sesuatu yang penting pada Anda, apa kita bisa bicara sebentar?" tanya Dokter Jane


"Silahkan saja jika ingin bicara" ucap Angga,


"Tidak di sini, karena akan banyak orang yang mendengar. Bagaimana kalau di ruangan anda?" tanya Dokter Jane


"Ada apa sebenarnya?! kenapa wanita ini ingin mengajakku bicara berdua?!" batin Angga


"Bagaimana dokter, apa bisa kita bicara berdua?" tanya Dokter Jane lagi dengan tersenyum


"Aku sangat sibuk, hanya 5 menit saya beri waktu" ucap Angga


"Tidak masalah" jawab dokter Jane


Kemudian Angga membuka pintu, tanpa di persilahkan masuk Dokter Jane nyelonong masuk ke ruangan Angga.


.


.


.


.


Mau Ngapain lu Jane?! 🧐 awas lu kalau macem macem! 🤨

__ADS_1


__ADS_2