
Dunia serasa milik berdua, sepasang kekasih yang baru saja dipertemukan kembali setelah 2 tahun terpisah itu terlihat senyum senyum tak jelas sejak keluar dari ruangan IGD. Bibir merekah dengan wajah berseri seri. Kemudian keduanya berjalan menuju ke parkiran motor karyawan untuk mengambil kotor Rizal.
Sampai disana, Rizal yang hanya membawa 1 helm pun memasangkan helm itu di kepala gadisnya
"Kok aku yang pake helm kak? aku gak bisa nyetir" ucap Liora
"Gak papa kamu yang pake, keselamatan kamu lebih penting" jawab nya
"Masak penumpang yang pake helm?" kekeh nya
"Nanti kita lewat jalan tikus. Oh iya mau makan dulu gak? tadi kakak belum sempat makan karena banyak pasien" ucap Rizal
"Boleh, kita makan dulu, di pecel lele biasanya yah" jawab Liora dan Rizal setuju. Kemudian keduanya segera menaiki motor dan menuju ke tempat mereka akan makan malam.
Di tempat lain,,,
Angga masih terus menggempur istrinya tanpa henti, dia sudah bilang, jika mereka akan melakukan sampai dia benar benar puas, Meski Zara memohon ampun sekalipun itu tidak akan didengar. Sepertinya Angga balas dendam karena seminggu ini dia selalu di ganggu ketiga anak anaknya yang ingin tidur dengan mamanya. Apalagi Azzura yang sepertinya tidak ingin berbagi sedikitpun kepada papanya.
Hampir 1 jam keduanya merajut cinta menggapai kenikmatan bersama, dan kini keduanya tumbang. Lelah? jangan di tanya, keduanya sudah pasti sangat lelah. Bahkan Zara hanya mampu melirik jam di dinding dan sudah menunjukkan pukul 20.30 waktu setempat
"Apa kita akan menginap disini?" tanya Zara dengan tubuh yang terasa sangat lemas
"Kita pulang yaaa,, nanti anak anak pasti cariin kamu kalau bangun malam" jawab Angga
"Hem,, ya sudah kalau begitu," ucap Zara dengan wajah cemberut
Lalu mereka bangun dan membersihkan diri, setelah itu mereka bersiap untuk pulang.
"Jangan cemberut terus dong sayang" ucap Angga sambil merangkul bahu istri nya
"Kamu ngeselin sih! bandel!" cetus Zara sambil berusaha melepas rangkulan Angga
"Ya maaf yank,,, kelepasan tadi" ucap Angga
"Ya sudah lah,,!" Zara menghela nafas pasrah jika seandainya dia akan hamil lagi setelah ini. Kan belum tentu juga jadi, tapi dia teringat kembali hadir nya Rangga.
"Udah aku mau pulang!" ucap Zara merasa kesal sendiri
"Hehehee nanti aku temenin begadang kalau kamu hamil lagi, yah yah,," Angga tersenyum manis tapi nyatanya tetap terlihat menyebalkan di mata Zara. Keduanya terus berjalan sampai ke parkiran lalu masuk kedalam mobil dan akan pulang.
**
Motor Rizal sudah sampai di depan rumah Liora. Kemudian keduanya turun dan keluarlah tiga kurcil berlarian menghampiri mereka.
__ADS_1
"Om Ijal" teriak Azzura memanggil Rizal
"Assalamualaikum,, " tanya Rizal saat sudah mensejajarkan tubuhnya dengan Azzura
"Wa'alaikumcalam" jawab Azzura dengan tersenyum manis, Lalu Azzura menempel saja pada calon Om nya itu
"Kok pada belum tidur?" tanya Rizal
"Nungguin papa dan mama" jawab Azzura
" Memang papa dan mama kemana?" tanya Liora
"Kelumah cakit" Jawab Azzura
"Ulla, gak buleh enit" ucap Azzam
"Ulla ndak enit,, bilang aja aa ili!" cetus gadis kecil itu
"Azzura sini aja, jangan deket deket Omty, nanti ada yang marah!" ucap Rangga memanggil adiknya
"Gak! Ulla mau dicini, nanti alau ulla cudah becal, ulla mau cama Om ijal" ucap Azzura
"Hah?! apa kamu bilang?!" sahut Liora
"Mana boleh begitu?! Om Rizal itu punya Aunty, Azzura gak boleh suka sama Om Rizal. Lagian nanti kalau Azzura sudah besar, Om Rizal pasti sudah tua" jawab Liora, dan Azzura terlihat bingung
"Ohhh Aunty cuka Om juga? ya udah kita bagi 2 aja" jawab Azzura
"Hah?!" Liora langsung menganga, ternyata keponakannya itu semuanya sama, sama sama membuatnya pusing
"Hehehe putri cantik,, Om gak bisa di bagi 2. Om akan tetap jadi Om putri cantik kok,,,"
"Teluc Aunty?" tanya Azzura
"Aunty akan jadi istri Om,,," jawab Rizal dan Liora langsung tersenyum
"Tayak papa dan mama?" tanya Azzura
"Iya lah kayak papa dan mama! macak gicu aja gk ngelti" sahut Azzam
"Udah siniiiiii,,, nanti kakak carikan pengganti Om Rizal untuk kamu kalau sudah dewasa yah " ucap Rangga menarik adiknya dan Azzura mengangguk angguk
"Rangga, jangan ngajari adikmu gak bener!" cetus Liora
__ADS_1
Bersamaan dengan itu mobil Angga baru saja berhenti di depan rumah.
"Loh itu anak anak kok belum tidur?!" ucap Angga kaget melihat ketiga anaknya masih di depan rumah.
"Iya tumben jam segini belum pada tidur. Itu Rizal sama Liora sudah dirumah" ucap Zara Lalu keduanya turun dari mobil dan berjalan menghampiri mereka
"Mama" teriak Azzura dan Azzam ketika melihat mamanya pulang
"Assalamualaikum,," ucap Zara dan Angga bersamaan
"Wa'alaikumsalam" jawab semua orang disana
"Loh kok belum pada tidur sih? udah malem loh ini" tanya Zara sambil mengecup pipi ketiga anaknya bergantian
"Maaaa,, jangan cium Rangga,,,," Rangga merasa kegelian saat ibunya terus saja mencium dirinya seperti dia saat masih kecil. Kalau dulu dia senang senang saja, sekarang dia sudah mengerti rasa malu, apalagi di depan banyak orang. Tapi tetap saja, sifat manjanya pada sang mama masih melekat pada anak itu. Zara terkekeh ketika Rangga yang sekarang sudah duduk di bangku Sekolah dasar itu tidak mau di cium di depan banyak orang .
"Nungguin mama. Kami mau tidul cama mama" jawab Azzura
"Oohh begitu,,, ya sudah sekarang kita masuk yah,,," ucap Zara akan mengajak anak anaknya masuk
"Iya ma" Jawab Azzam
"Kalian sudah sampai?" tanya Angga pada Rizal dan Liora
"Sudah dari tadi kak" jawab Liora
"Kenapa belum pulang?" tanya Angga pada Rizal
"Gadis kecil kakak yang nempel terus sama Om nya" jawab Liora padahal Angga tanya pada Rizal
"Pa,, kenapa kenapa papa belantakan gicu? tadi waktu belangkat enggak gicu?" tanya Azzam saat memperhatikan penampilan papanya acak acakan tidak sama seperti waktu berangkat. Anak itu sangat detail dan sangat teliti jadi akan sulit di bohongi jika ada yang berbeda di matanya.
Angga langsung mematung,
.
.
.
.
.
__ADS_1
Bahahahahahahha jelaskan paaaaaaa, tadi habis apaaaa ayo 🤣🤣🤣🤣🤣