
Setelah makan bersama, semua pria pergi ke musholah untuk menjalankan kewajiban mereka, sementara para wanita berada di rumah bersama Jasmine.
Beberapa menit kemudian rombongan Dika sudah sampai dirumah kembali, ketika masuk, rumah itu sudah kembali bersih dan hanya menyisakan beberapa macam cemilan dan puding di atas meja. Lalu mereka kembali duduk bersama
"Om, kita main bola yuk" ajak Fatih pada Rizal
"Main bola? siang-siang gini?" tanya Rizal
"Iya, kan gak panas Om, kalau sore, pasti om pulang kan?" sahut Abyan
Rizal melihat ke depan, cuaca saat itu sedang redup.
"Ya sudah ayo" ucap Rizal
"Rangga ikut gak?" tanya Abyan
"Ikut kak!" Sahut Rangga
Kemudian Rizal bersama anak laki laki berjalan keluar dengan membawa bola milik Fatih.
"Siang siang main bola" ucap Angga
"Biasalah anak anak..." jawab Dika
Tak lama para ibu-ibu, jasmine dan Liora keluar dari kamar setelah menjalankan ibadah bersama.
"Anak anak kemana bang?" tanya Dinda
"Itu main bola didepan" jawab Dika
"Liora, tolong ambilkan es jeruk yang kita buat tadi ya" ucap Dinda
"Iya kak" Jawab Liora lalu pergi ke dapur untuk mengambil es jeruk yang mereka buat sebelumnya.
Kemudian Jasmine keluar dan melihat kakaknya dan Om Rizal sedang bermain bola.
"Jacmine" ucap Rangga tak jauh dari jasmine berdiri
Jasmine tersenyum saja saat di panggil oleh Rangga. Sementara di dalam Liora tengah menyuguhkan minuman es jeruk untuk mereka semua
"Udah cocok ini jadi istri" cetus Dinda, dan wajah Liora tiba tiba berubah merah
__ADS_1
"Apaan sih kak,, masih kuliah aku" jawab Liora
"Jangan nikah sekarang, bisa bisa suaminya makan batu. Dia kan gak bisa masak" ucap Angga meledek adik nya
"Ck! buka kartu!" jawab Liora merasa sebal pada kakaknya
"Tenang aja, nanti kak Zara ajari masak, 2 bulan ini kan Liora dirumah, jadi bisa sambil belajar masak. Itung itung persiapan sebelum menikah" Ucap Zara
"Huh! nasib jomblo selalu di pojokkan!" Ucap Liora lalu membawa beberapa gelas es jeruk dan akan membawanya keluar
"Itu Rizal juga jomblo, mungkin cocok" Ucap Zara lagi
"Apa sih kak Zaraaaaa...!" Jawab Liora buru buru pergi. Semua orang yang berada di dalam terkekeh melihat Liora salah tingkah
"Kamu ini, mau jodohkan Liora sama Rizal?!" tanya Angga pada Zara
"Hehehe siapa tau jodoh. Anak itu kelihatan pria baik baik" ucap Zara melihat Rizal yang berada di luar bersama anak anak
"Belum kenal, jangan menyimpulkan sesuatu terlalu cepat" ucap Angga
"Iya,,, aku juga ingin yang terbaik untuk adik ipar ku" jawab Zara
Liora keluar dengan membawa beberapa gelas es jeruk untuk anak anak
Anak anak dan juga Rizal yang sedang bermain bola pun melihat ke arah aunty liora
"Es Jeruk!" Ucap Abyan begitu girang saat melihat ada minuman kesukaannya.
"Ayo minum dulu, pasti kalian haus kan" ucap Liora lagi
Anak anak berlari mendekat ke arah liora dan satu persatu mengambil gelas berisi es jeruk manis, termasuk Jasmin yang juga ikut mengambil gelas untuknya. Sisa 2 gelas,
"Kakak gak haus?" tanya Liora saat melihat Rizal bergeming
"Ah iya, haus juga habis lari lari" ucap Rizal mendekat ke arah liora
"Boleh minta 1 gelas?" tanya Rizal
"Boleh" Jawab Liora dengan tersenyum
Rizal menatap gadis cantik yang benar benar cantik menurut Rizal itu sekilas, lalu pemuda itu mengambil satu gelas yang berada di nampan liora.
__ADS_1
"Terima kasih" ucap Rizal lalu duduk di teras dan meminum es jeruknya
"Manis" Ucap pemuda itu sambil melirik gadis cantik yang duduk tak jauh dari dirinya
"Om, yang manis es nya apa Aunty?" cetus Rangga, sontak Rizal di buat gelagepan dengan pertanyaan Rangga, sedang Liora tersenyum kecil saat melihat Rizal gelagepan tidak bisa menjawab
"Jawab Om!" Sambung Fatih
"Kalian ini yah! kecil kecil genit!" ucap Rizal terlihat sedikit salah tingkah
"Capa yang genit! om yg genit! dali tadi om lihat aunty! iya kan?!" Ucap Rangga
"Hah?!" Rizal makin mati kutu, padahal dia hanya melirik sedikit, tapi anak anak itu begitu teliti
"Ngaku aja om" ucap Jasmine terkekeh kecil
"Wah,,, wah,, om di serang nih ceritanya?!" ucap Rizal pada anak anak
"Hahaa om gak bica jawab!" ucap Rangga terkekeh
"Awas yah kalian,,, Om kasih pelajaran!" Rizal segera menghabiskan minumannya lalu meletakkan gelas nya dan mulai mengejar anak anak. Mereka tertawa karena saat Rizal berhasil menangkap Abyan, Rizal menggelitik anak itu hingga kegelian, yang lain tidak mau tertangkap hingga mereka berhamburan berlari. Jasmine berlari ke dalam dan duduk di dekat ayah dan bundanya. Dengan begitu dia akan aman. Fatih pun memilih berlari ke halaman yang lebih luas untuk berlari, sedang Rangga memilih untuk bersembunyi di belakang aunty nya.
"Coba tangkap aku Om! Weeekkk!" ucap Rangga saat Rizal berhenti mengejar saat berdiri tepat di hadapan Liora.
"Ya Allah,,, jantungku kenapa kayak dangdutan ya Allah,,, Maasyaa Allah cantiknya" batin Rizal saat menatap Liora
"Apa?" tanya Liora dan saat itu Rizal seperti robot yang kehabisan daya, diam tidak bisa bergerak apalagi bicara.
Sedang di belakang gadis cantik itu, Rangga terkekeh karena Rizal tidak akan bisa menangkapnya.
"Hiihihihi"
.
.
.
.
Rangga mah banyak akal😀
__ADS_1