Aku Punya Papa

Aku Punya Papa
Keributan


__ADS_3

"Hati hati ya bu dengan mantu ibu. Diam diam menghanyutkan, keluarga ini sedikit matre!" ucap Ibu Rianti sambil bersalaman dengan Ibu Marissa.


"Oh iya?!" Ibu Marissa memasang wajah terkejut


"Iya,, ibu harus hati hati" bisiknya lagi


"Memang ibu siapa? sepertinya ibu cukup mengenal keluarga mereka?" tanya Ibu Marissa menatap wanita paruh baya yang mungkin seusia dengan dirinya. Tapi terlihat dari dandannya sangat menor itu, membuatnya penasaran, kenapa dia mengatakan hal itu


"Saya teman satu kantornya besan anda" jawab Ibu Rianti


Terlihat sekali wajah sini ibu Rianti itu saat melirik ke arah Ibu Mira


"Tapi mereka tidak terlihat seperti itu" ucap Ibu Marissa


"Mereka hanya bertopeng kebaikan, padahal aselinya gak gitu!" ucap Ibu Rianti


"Sepertinya ibu ini ingin mengadu domba!" Ibu Marissa membatin


Ibu Mira yang sedang menyalami tamu, sekilas melihat Ibu Rianti yang berbisik bisik dengan besannya. Ibu Mira langsung menebak pasti Ibu Rianti akan menghasut Ibu Marisa, dengan cepat Ibu Mira berjalan mendekati mereka, namun Ibu Rianti melihat pergerakan ibu Mira dan akan segera kabur.


"Tunggu! mau kemana kamu Jeng!" Ucap Ibu Mira dengan mencengkram kuat lengan Ibu Rianti


"Lepaskan!!" Sarkas Ibu Rianti


Keduanya beradu tatap dengan tatapan sangat sengit dan semua orang jadi memusatkan perhatian kepada mereka


"Apa yang Jeng Rianti katakan pada besan saya hah!" sarkas Ibu Mira

__ADS_1


"Gak ada,,!" jawab Ibu Rianti


"Bohong!" sarkas Ibu Mira


Ibu Marissa melihat ketegangan besan dan wanita tua di depannya, sempat bingung, sebenarnya ada masalah apa mereka berdua.


"Ibu ini mewanti wanti untuk berhati hati karena keluarga Rizal matre katanya" jawab Ibu Marissa apa adanya.


"Apa?!" Ibu Mira terdengar syok


"Apa apan kamu jeng! bilang saja kamu itu menyesal karena Rizal sudah menikah dengan gadis yang jauh lebih baik dari anak jeng Rianti! bisa bisa nya menjelek jelekkan keluarga saya di depan besan saya! Bukannya jeng Rianti sendiri yang hanya memikirkan kekayaan dan kedudukan?! jika tidak begitu, apa iya malam itu jeng Rianti langsung memutuskan rencana perjodohan Rizal dan Syifa?! Ibu Malu kan karena Rizal hanya OB di rumah sakit? dan sekarang masih gak terima kalau Rizal sudah jadi dokter?!" cetus Ibu Mira


"Terlihat sekali siapa maling teriak maling disini!" ucap Ibu Mira dengan wajah sinis


Ibu Marisaa baru mendapat benang merah sekarang. Sedang Liora dan Rizal benar benar tidak menyangka jika malah terjadi keributan di acara mereka.


Ibu Rianti merasa malu, lalu dia buru buru pergi dari hadapan semua orang, saat turun dari panggung pelaminan, high heels yang lancip itu malah tersangkut di tangga.


Bruukkk!


Ibu Rianti terjatuh lalu berdiri di bantu suaminya. Setelah itu dia mengambil high heels nya yang tersangkut dan langsung pergi meninggalkan acara. Terdengar sorak menyorak dari semua orang yang melihat kejadian saat itu. Ibu Rianti semakin malu!


Acara kembali di lanjutkan setelah perginya Ibu Rianti dan Suaminya yang sempat membuat kekacauan. Sampai acara selesai, semua keluarga Liora dan Rizal berkumpul di dalam rumah. Sedang di luar sudah mulai di bereskan oleh panitia yang sudah di bentuk sebelumnya.


"Maaf ya bu Marisaa, dan pak Dermawan. Kejadian ini di luar kuasa kami. Memang Dulu Rizal dan anak Ibu Rianti pernah kami jodohkan, tapi gak jadi karena mereka menolak saat tau status pekerjaan Rizal. Dan ternyata Rizal nya juga tidak mau. Dulu mereka menghina Rizal di depan teman teman kantor Dinas karena kuliah kedokteran malah jadi OB. Yang di bilang ibu Mira itu tidak benar, kami keluarga baik baik, bukan keluarga yang gila harta. Beneran!" ucap Ibu Mira menjelaskan pada besannya


"Benar bu, kami tidak ada niatan sedikitpun untuk memanfaatkan Rizal yang telah menikahi anak bapak dan ibu. Mereka sudah besar besar, pasti bisa menempuh jalan rumah tangga mereka sendiri, biar mereka hidup mandiri kedepannya, kami tidak ingin ikut campur, kecuali jika ada masalah keduanya yang perlu di luruskan. Kami pun sudah tua, apalagi yang ingin kami kejar? tidak ada,,, hanya masih ada 1 hal lagi yang masih mengganjal,, Jika Rizal berkenan dan istrinya mengikhlaskan,,, ini kan Rizal masih ada 1 adik yang masih sekolah SMA dan sebentar lagi lulus SMA, Dia mau masuk kuliah kedokteran seperti kakaknya, dan kami sangat tau, biaya kuliah kedokteran itu sangat besar. Jika kami ada kurang kurangnya, mungkin kami akan minta bantuan pada kakaknya Cinta. Karena kami tidak tau nasib pak, jika Rizal bisa mendapat beasiswa penuh saat kuliah, kami belum tau adiknya apa bisa sama atau tidak. Karena setiap anak beda beda" ucap Pak Bayu berterus terang agar semua ada keterbukaan. Pak Bayu hanya takut jika dirinya tidak mampu menyekolahkan Cinta karena biaya kuliah kedokteran sekarang lebih tinggi dibanding dengan Rizal waktu itu. Uang pangkalnya saja sudah mencapai 200juta, belum yang lain lainnya.

__ADS_1


Pak Bayu menghela nafas besar setelah bicara panjang lebar.


"Papa tidak perlu risau soal itu, Rizal tidak akan lupa dengan cinta dan kewajiban Rizal sebagai anak pertama papa dan mama, Rizal sudah pikirkan itu, dan tentu Rizal sudah bicarakan hal ini dengan Liora, Istri Rizal tidak keberatan pa, ma, jika Rizal membantu biaya pendidikan Cinta" ucap Rizal, memang benar, sebelumnya Rizal sudah mengatakan hal itu pada Liora. Jika dia masih memiliki tanggungan 1 orang adik ya walaupun kedua orang tuanya mampu menyekolahkan, tapi rasanya dia juga memiliki tanggung jawab terhadap adiknya.


"Benar pa, ma,,, Liora tidak keberatan jika kak Rizal melakukan itu. Cinta juga sudah Liora anggep seperti adik Ly sendiri" sahut Liora


"Alhamdulillah kalau begitu, papa jadi sedikit tenang" ucap Pak Bayu


"Coba Cinta masukan berkas ke kampus kedokteran Kusuma Bangsa, Nanti Kak Angga bantu Cinta untuk dapat beasiswa disana, tapi dengan syarat Nilai ujian Cinta harus bagus" ucap Angga yang sejak tadi diam dan menyimak


"Beneran Kak?" tanya Cinta pada Angga


"Iya" Jawab Angga


"Baik kak, terima kasih" ucap Cinta dengan begitu senang.


Obrolan mereka cukup lama, sampai akhirnya keluarga Liora pamit pulang dan meninggalkan Liora untuk tinggal di rumah mertuanya. Meski sedikit canggung karena baru pertama tapi Liora mecoba untuk membiasakan dan mengakrabkan diri dengan keluarga suaminya.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Rusuh bu Rianti, eh langsung kena batunya 😂 Malu gak tuh?! malu lah 🤣


__ADS_2