
Angga baru saja sampai di rumah, dilihat jam sudah menunjukkan pukul 10 lewat. Dia berfikir papa dan mamanya sudah tidur karena lampu didalam rumah juga sudah padam Namun saat Dia masuk kedalam rumah, Angga di kagetkan oleh Mama yang berdiri di dekat saklar lampu utama dan menghidupkan lampu tiba tiba
"Mama?" langkah Angga terhenti saat melihat sang mama sudah seperti satpam komplek saja
"Dari mana kamu?! pergi pagi pagi, pulang nya malam gini?! terus baju kamu juga ganti?! kamu dari mana? sama siapa?!" Tanya ibu Marissa tanpa memberikan Angga waktu untuk menjelaskan satu persatu
"Ma,, kata mama kan mama mau punya mantu, Ya Angga carikan mantu lah ma. Dan baju ini, tadi karena baju angga basah jadi ganti baju. Pokoknya nanti Angga kenalin sama dia mama. Pasti mama suka sama calon istri pilihan Angga! sekarang sudah malam, lebih baik mama istirahat, karena Angga juga mau istirahat" jawab Angga mendorong sang mama untuk ke kamarnya.
"Tapi,, tapi,,"
"Udah gak ada tapi tapi,, mama tidur, besok kita bicara lagi. Oke, selamat malam mama" Ucap Angga sambil memberikan kecupan sayang di pipi sang mama. Angga mendorong masuk mama ke kamarnya dan segera menutup pintu kamar mama. Setelah itu Angga berlarian kecil menuju ke kamarnya sendiri. Seperti orang sedang kasmaran, pria itu terlihat senyum senyum sendiri .
"Aku akan segera tidur, besok pagi aku akan mengantar Rangga. Gak sabar bertemu Rangga dan Zara lagi" ucap Angga sebelum memejamkan matanya.
**
Waktu menjelang pagi,,,
Angga sudah bersiap siap pergi ke mess Zara untuk sarapan bersama dan mengantarkan Rangga ke tempat penitipan anak. Saat Angga sudah turun, Ternyata mama sudah menunggu Angga di bawah tangga
"Mau kemana kamu? gak sarapan bareng lagi?" tanya mama
Angga terdiam sesaat
"Ini mau ke meja makan,, " sahut Angga, kemudian mengajak mama nya ke meja makan dan disana ada papa yang tengah menikmati sarapannya
Kemudian Angga duduk dan mengambil selembar roti dan menambahkan selai coklat. Setelah itu Angga menikmati sarapannya
"Tumben gak makan nasi goreng seafood?" tanya mama
"Em,, Angga lagi pengen makan roti ma" jawab Angga
"Belakangan ini, papa lihat ada yang berubah dari kamu.. dan kemarin kamu ngilang dari pagi sampai malam. Kamu kemana?" ucap papa
"Angga ada urusan pa" jawab Angga
"Lagi jatuh cinta kamu?! papa perhatiin kamu sering senyum senyum sendiri" cetus papa
"Ahh papa kayak gak pernah muda saja! katanya mau cepet punya mantu. Tenang, kalian akan segera mempunyai mantu pa. ma,, Angga akan ngenalin calon Angga pada kalian. Tunggu saja" ucap Angga
__ADS_1
"Siapa namanya? Tinggal dimana? kerjanya apa? orang tuanya punya bisnis apa?" tanya mama
"Ma,, tidak perlu seperti itu lah" ucap Angga
"Ya mama kan pengennya punya mantu yang jelas asal usulnya. Mama juga punya kandidat calon mantu" jawab mama
"Sudah lah ma,, biar kan Angga menentukan sendiri calon isterinya. Yang penting dia bahagia" sahut papa
"Ya gak bisa gitu juga pa, jangan sampai wanita nya gak jelas. Memang papa mau punya mantu gak jelas?" tanya mama
"Pasti kandidat mama, dokter yang nolongin mama itu kan? Angga gak mau!" sahut Angga
"Belum lihat juga sudah nolak! dia itu cantik, berhati baik, keibuan, type mantu idaman mama pokoknya!" ucap Mama
"Pokoknya Angga gak mau. Udah Angga mau berangkat aja" ucap Angga yang kemudian berpamitan pada papa dan mamanya.
"Anak itu!" cetus mama setelah Angga pergi
"Biarkan saja ma, kita lihat saja calon yang di maksud Angga" ucap papa
"Iihh sih papa, malah belain Angga." ucap mama sebal sendiri.
Mama tidak akan menyerah begitu saja, dia akan menyusun rencana agar Angga tetap bertemu dengan kandidat calon mantu idaman mama.
**
Angga baru saja sampai di depan mess Zara pagi itu, meski sedikit kesal pada sang mama, tapi Angga tidak ingin menampakan kekesalannya pada Zara dan Rangga
Tok
Tok
Tak lama pintu terbuka dan Rangga terlihat begitu senang saat melihat Papa Angga datang.
"Papa bawa apa?" tanya Rangga
"Ini papa bawakan kamu cookies keju. Kita kan sama sama suka" ucap Angga.
"Waahhh telima kacih pa,," ucap Rangga begitu senang karena di bawa kan cookies kesukaannya.
__ADS_1
"Sama sama sayang, mama dimana?" tanya Angga
"Di dapul pa, mama lagi macak" jawab Rangga
"Ohh,,, papa ke belakang boleh?" tanya Angga
"Boyeh! langga di cini aja mau makan cookies" ucap Rangga
"Baiklah,, " Kemudian Angga melangkah kan kakinya menuju dapur kecil mess itu. Sampai disana Angga melihat Zara tengah mencuci peralatan masak, sedang makanan sudah terhidang di atas meja.
"Pagi sayang,,," ucap Angga setengah berbisik di dekat telinga Zara
"Astagfirullah! kakak,, seneng banget ngagetin !" Cepat cepat Zara mematikan kran air namun dia tidak berani untuk berbalik karena Angga berada di belakangnya. Jantung Zara langsung berdebar tak karuan
"Maaf ngagetin ya,, masak apa?" tanya Angga dengan tersenyum, senang sekali dia mengganggu Zara dan mengacaukan debaran jantungnya
"Bisa gak jangan deket deket gini,, rasanya sesek!" ucap Zara jujur saja apa yang dia rasakan
Angga tersenyum, lalu sedikit mundur dan memberi ruang untuk Zara bergerak
"Tadi Zara masak udang asam manis, sayurnya pakcoy, terus ada tahu dan tempe goreng. Jadi mau sarapan bareng kan?" tanya Zara
"Jadi dong,," sahut Angga yang sudah duduk di kursi
"Tadi gak sarapan dirumah?" tanya Zara
Angga menghela nafas
"Sarapan roti aja. Tapi aku berantem sama mama. Dia kekeh mau jodohin aku sama wanita pilihan mama itu!" sahut Angga
"Kakak mau di jodohin?!" tanya Zara, tiba tiba jantungnya berdenyut nyeri
.
.
.
.
__ADS_1
.
Gaesss gaessss, maaf ya aku belum bisa double update. Kerjaan di dunia nyataku masih numpuk. Belum bocil2 ku lagi pada rewel, lagi musim sakit sekarang. Aku update sesempatnya yang penting aku update setiap hari. Kalian sehat sehat ya disana, jaga kesehatan. Tengkyuuu gaess, lopeyuuuđ