Aku Punya Papa

Aku Punya Papa
Hanya Teman?


__ADS_3

"Aku gemas saja ma lihat orang yang ngerendahin orang lain! kayak dia hidup paling sempurna! Apa salahnya OB?! mentang mentang dia calon perawat, seenaknya aja ngerendahin orang! Kak Rizal diem aja lagi,,,"


"Orang seperti itu kalau di ladeni malah tambah jadi. Lihat kemarin sampai ribut kan waktu ketemu di tempat makan?" ucap Rizal dengan pelan saat Liora meninggi suaranya karena kesal


"Itu mulutnya lemes banget! jadi ikutan kesel akunya" ucap Liora lagi


"Karena hal itu menimbulkan keributan. Tapi makasih yah, sudah belain aku" ucap pemuda itu lagi.


Pak Dermawan, Ibu Marissa, dan Angga hanya menonton Rizal dan Liora saja. Disaat Liora berkata dengan nada meninggi, Rizal merendahkan nada bicaranya, terkesan menenangkan Liora agar tidak meledak ledak. Padahal harusnya yang kesal dan marah itu Rizal bukan malah Liora. Dalam hati pak Dermawan tersenyum melihat Rizal yang mampu mengimbangi Sifat Liora yang masih labil.


Kemudian Zara masuk dan bergabung bersama mereka. Dia duduk di sebelah Angga dan dengan sengaja menempel sangat dekat dengan suaminya itu.


"Jadi, hubungan kalian ini apa?" tanya Ibu Marissa


Deg!


Rizal dan Liora langsung diam dan menoleh pada Ibu Marissa


"Te,,man ma" jawab Liora terbata


"Benarkah hanya teman?" sahut Zara


"Tapi,,, tidak seperti teman, lebih dari teman" sambungnya dan Angga langsung menoleh pada istrinya. Zara balik menoleh dan tersenyum kecil saat Angga terlihat datar tanpa ekspresi..


"Kalian jujur saja,," cetus Zara lagi

__ADS_1


Liora dan Rizal saling pandang sebentar, kemudian kembali mengalihkan pandangan mereka. Degup jantung semakin menggila, dan kini mereka bingung akan menjawab apa.


"Mereka sudah menjawab jika mereka hanya teman" Angga buka suara dengan menoleh pada istrinya


"Tapi aku gak percaya!" jawab Zara menatap balik suaminya


"Kenapa kalian diam saja?" tanya Pak Dermawan pada Liora dan Rizal


"Sebelumnya,, saya,, minta maaf pak,,, karena saya terlalu berani untuk menyukai anak bapak. Saya sadar saya dan Liora sangat jauh berbeda. Saya tidak setara dengan keluarga ini, tapi saya tidak bisa mengendalikan perasaan saya untuk tidak menyukai anak bapak" Rizal berucap dengan nada sedikit bergetar saat mengungkapkan apa yang dia rasakan selama ini bersama Liora.


Liora pun sangat terkejut saat Rizal mengakui perasaannya didepan keluarganya dan ternyata perasaan nya selama ini yang hanya bisa dia pendam sendiri, tidak bertepuk sebelah tangan. Rizal juga menaruh rasa padanya.


"Liora masih terlalu muda" sahut Angga dengan suara dingin


Angga terkejut tapi tertahan saat mendapat cubitan kecil di paha nya . Saat melihat Zara, ibu hamil itu sudah menatapnya sangat tajam


"Apa kamu serius pada anakku?!" Belum sampai Angga angkat bicara, Pak Dermawan sudah berkata lebih dulu


"Insyaa Allah saya serius pak. Meski kami saling mengenal baru hampir sebulan, tapi yang saya rasakan perasaan lain dari sekedar teman" jawab Rizal


"Dan kamu Liora, apa kamu menyukai Rizal?!" tanya Ibu Marissa


Liora menatap kedua orang tuanya bergantian, setelah itu juga menatap Zara dan Angga. Dari tatapan nya saja dia tidak bisa bohong jika dia juga menyukai pemuda itu. Liora tidak ingin membohongi diri sendiri, dia pun mengangguk, dan mengiyakan jika dia juga menyukai Rizal


"Apa yang akan kamu lakukan untuk meyakinkan kami agar kami mau memberikan izin pada mu untuk bersama Liora?!" tanya pak Dermawan pada Rizal

__ADS_1


"Saya akan melakukan apapun agar bapak dan ibu memberikan izin pada saya" jawab Rizal


"Suruh berenang di samudra pa!" cetus Angga


Glek!


"Yang bener aja kak! Kak Rizal bisa mati kalau berenang di samudra!" sahut Liora tidak terima dengan ide gila kakaknya


"Suruh,,,,," Ucapan Angga menggantung saat mendapat tatapan tajam ratu hatinya.


"Besok malam, kamu bawa keluarga mu untuk datang kerumah ini" ucap pak Dermawan


"Baik pak, besok malam saya akan ajak kedua orang tua saya dan adik saya untuk kemari" jawab Rizal.


"Apa pembicalaan olang dewaca udah celecai?" Rangga tiba tiba nongol dengan menutup mata sambil tertawa


.


.


.


.


Rangga telat masuk nih 🤣

__ADS_1



__ADS_2