Aku Punya Papa

Aku Punya Papa
Keluyuran


__ADS_3

"Hallo Ngga, tadi adikmu ke rumah sakit" ucap Ibu Marissa dari sambungan telfon


"Ngapain ma? bukannya istirahat malah keluyuran ke rumah sakit?! sama siapa?!" tanya Angga dengan nada sedikit ketus


"Tadi di anter sama pak Mujib, katanya mau ketemu Rizal, setelah itu langsung pulang" ucap Ibu Marissa


"Nanti Angga lihat ke IGD apa Liora sudah sampai di sana atau belum" ucap Angga


"Iya,, jangan di marahi, maklumi saja namanya juga rindu, lama gak ketemu" ucap Ibu Marissa


"Hem" sahut Angga


Telfon di tutup, Zara yang sempat mendengar obrolan Angga dan ibu mertuanya itu langsung berdiri. Malam itu keduanya memang ada di rumah sakit, saat Zara mendapat telfon dari rumah sakit ada pasien yang harus di segera tangani dan Angga yang mengantarkannya. Selesai dengan tugasnya, Zara menemui suaminya yang menunggu di ruangan kerjanya.


"Kenapa?" tanya Zara pura pura tidak dengar. Padahal jelas dia mendengar obrolan mereka tadi


"Liora keluyuran ke rumah sakit. Bukannya istirahat!" sungut Angga dengan wajah kesal


Zara duduk di pangkuan Angga dan mengalungkan tangannya sepanjang leher suaminya.


"Sudah jangan marah marah,, namanya juga anak muda sayang, lagian mereka sudah lama gak ketemu, jadi maklumi saja,,, kayak kamu dulu gak gitu,, malah mau langsung nerjang aku! iya kan?!" Ucap Zara dengan menatap suaminya penuh damba


"Tapi kan yank,,,"


"Sssttttt,,, gak ada tapi tapi. Lebih baik kita disini saja, mumpung anak anak dirumah kan?" ucap Zara yang sudah nakal mengusap lembut dadaa suaminya.


"Benar juga Kata Zara, mumpung tidak ada anak anak, tidak akan ada yang mengganggu seperti dirumah. Lagian di IGD juga banyak orang, mereka tidak akan berani berbuat macam macam!" batin Angga menyeringai


"Oke, kita tetap disini, tapi bayarannya, kita main sampai aku puass!" ucap Angga yang tidak membutuhkan jawaban apapun dari istrinya, baginya Zara sudah setuju dan tidak perlu menunggu lagi, Kemudian Angga langsung menerjang istrinya.


"Yank,,,, kunci pintu!" Teriak Zara saat Angga sudah dalam mode aktif


Angga meraih remote diatas meja lalu mengunci otomatis pintu ruangannya, tak lupa mode kedap suara pun di aktifkan saat itu juga.


"Yank, kamu gak pake pengaman?!" tanya Zara

__ADS_1


"Gak bawa! udah nanti bisa di atur!" ucapnya dengan santai


"Awas kalau kebobolan! anak kita masih kecil kecillllllll!!" ucap Zara dan Angga tidak peduli lagi dengan ocehan istrinya. Yang dia tau, malam itu dia akan bermain sampai benar benar puas.


**


Sementara itu di ruangan kerja Rizal,


Ntah siapa yang memulai pertempuran bibir itu, tampak sepasang kekasih itu saling menyesap bergantian dan ntah sejak kapan Liora sudah duduk di atas meja kerja Rizal dengan mereka masih terus berperang, sesekali terlepas, kemudian menyatu lagi. Tangan Liora pun sudah melingkar sepanjang leher Rizal sementara tangan pemuda itu sudah terpaku pada pinggang ramping wanita yang sangat di cintainya.


Decapan perpisahan itu begitu terdengar di indra pendengaran keduanya saat Rizal menarik dirinya. Dia masih cukup waras untuk tidak terlena meski gejolak jiwanya sangat ingin.


"Cukup sayang,," ucapnya sambil mengusap bibir pink Liora yang sempat di cicipinya lagi.


"Kenapa kak?" tanya Liora dengan raut wajah kecewa


"Takut kebablasan, Lihat ada yang bangun" jawab Rizal sambil menunjukkan dengan wajahnya, sesuatu yang sudah dalam mode aktif di bawah sana.


Liora mengikuti arah pandang Rizal dan menganga kaget saat melihat ada tonjolan mengeras di bawah sana.


"Hem,, karena terlalu menghayati jadi ikut bangun, jadi malu kan,,!" kekeh Rizal merapatkan kakinya


"Kenapa malu? udah biasa aja kali. Lagian udah sering lihat" ucap Liora terdengar ambigu


"Apa?! sering lihat?!" tanya Rizal


"Eh! maksudnya lihat di buku reproduksi manusia kak,, iisss pasti udah mikir macem macem! " cetus Liora dengan terkekeh


"Kirain,," ucap Rizal


"Apa?!" tanya Liora


"Gak papa,, emm mau pulang apa masih mau disini?" tanya Rizal


Liora melihat jam di dinding,

__ADS_1


"Pulang yuk, tadi aku janji sama mama cuma sebentar" jawab Liora


"Oke, kita pulang sekarang. Tadi naik apa?" tanya Rizal sambil membereskan barang barangnya


"Di anter supir..." jawab Liora


"Oohhh,, kirain nyetir sendiri" jawab Rizal


Lalu pemuda itu mengambil jaketnya dan memakaikan pada kekasihnya


"Pakai ini, udara malam pasti dingin banget" ucap Rizal sambil memasang jaket untuk Liora


"Makasih, perhatian banget sih" ucap Liora


"Aku gak mau kamu sakit,, ayo pulang" ucap Rizal kemudian mengambil tas kerjanya


"Emm,, itu,, gak tidurin dulu?" goda Liora sambil menunjuk ke bawah


"Iihhh apa sih?! nanti aku tidurin sendiri kalau sudah nganter kamu pulang dengan selamat" jawab Rizal sambil mencubit pipi Liora


"Hihihi oke siap!" jawab Gadis itu dengan terkekeh lagi


Kemudian keduanya keluar dari ruangan Rizal dan akan pulang kerumah Liora.


.


.


.


.


.


Bukan aku yang nakal, tapi mereka ✌️😩

__ADS_1


__ADS_2