
"Selamat siang, ini bukan tempat parkir. Tolong tunjukkan Sim dan STNK mobil anda" Seorang petugas Dishub menegur mereka karena menghentikan mobil di pinggir jalan terlalu lama. Ternyata bukan hanya petugas dishub, tapi juga ada polantas yang bersamanya.
"Maaf pak,,," jawab Rizal lalu mengeluarkan Dompetnya, setelah itu dia mencari SIM A dan STNK milik tetangganya yang dia sewa sehari.
(Jangan tanya Rizal kok bisa punya SIM A ya! awas kalau kalian Nanyaaa )
"Kenapa parkir sembarangan?! mau berbuat Mesyum ya?!!" tanya petugas itu saat melihat didalam mobil ada seorang gadis cantik
"Gak gitu pak, tadi saya mau ambil kotak cincin di dalam saku saya. Tapi posisinya terlalu kebawah susah ambilnya. Jadi saya menepi sebentar buat ambil cincin itu. Nih bapak lihat, cincinnya udah di pake calon istri saya!" jawab Rizal mencari alasan saja
Petugas itu melihat gadis itu memakai cincin, dan di tangannya juga masih memegang kotak beludru merah.
"Tapi tetap saja kamu melanggar aturan. Jadi kamu kami tilang! " petugas itu membuatkan surat tilang lalu memberikan pada Rizal dan STNK mobil itu di bawa oleh petugas
"Ya ampun pak, sebentar aja loh tadi berhentinya. lagian ini mobil tetangga saya pak, bisa di omeli kalau di tilang" ucap Rizal
"Salah kamu berhenti sembarangan!" sahut pak polantas
"Udah SIM saya saja yang di tahan, Tuker pak sama STNK nya. Nanti saya ambil waktu sidang" ucap Rizal
Petugas itu memberikan STNK mobil dan mengambil SIM Rizal. Setelah itu kedua nya pergi dengan menaiki motor lebih dulu.
"Ya ampun, apes banget sih! baru mau seneng!" ucap Rizal mulai menjalankan mobil itu lagi
"Makanya jangan mesyum! gara gara mau mesyum jadi ketilang kan?! pake gak ngaku lagi!" cetus Liora
"Hihi ya gak lucu juga kali Ly kalau ngaku! Masak mau bilang ke mereka kalau kita mau ciuman!" jawab Rizal
__ADS_1
"Apa sih kak!" Liora jadi salah tingkah, dan langsung membuang wajahnya ke samping.
"Ya ampun,, gemesin banget sih kamu! jadi pengen cepet cepet nikah deh!" ucap Rizal namun tidak di sauti Liora karena gadis itu mati matian menahan rasa yang hampir meledak dalam hatinya.
Sampai di rumah Liora...
Keduanya turun dari mobil dan berjalan bersama menuju pintu masuk, ternyata di ruang tamu ada Ibu Marissa dan Pak Dermawan.
"Assalamualaikum ma,, pa,," Ucap Liora saat masuk kedalam rumah
"Wa'alaikumsalam," jawab pak Dermawan dan Ibu Marissa
"Pak, bu, saya sudah mengantarkan Liora sampai dirumah. Terima kasih sudah mengizinkan saya mengajaknya pergi" ucap Rizal
"Iya,, masih utuh kan?" tanya pak dermawan
"Masih lah pa! memangnya ngapai kok gak utuh!" cetus Liora
"Insyaa Allah tidak ada pak, bu,," jawab Rizal
"Tumben sepi, mana bocil?" tanya Liora mencari keberadaan keponakannya
"Tadi pergi sama papa dan mamanya ke tempat Jasmine" jawab Ibu Marissa
"Ck! pasti Rangga yang merengek mau kesana kan?!" ucap Liora
"Iya,," jawab Ibu Marissa
__ADS_1
" Bocil genit!" gumamnya
Setelah mengantarkan Liora pulang dalam keadaan selamat tanpa kekurangan suatu apa pun , Rizal pamit pulang kepada kedua orang tua Liora.
**
Hari berikutnya,,,,
Sesuai yang sudah di tetapkan pihak rumah sakit, Setelah Wisuda, Rizal akan memiliki pekerjaan baru yaitu sebagai dokter Jaga di IGD menggantikan Dokter Zara. Selain itu, Pagi dia akan tetap menjadi Asisten Dokter Faisal dan sore sampai malam dia bertugas menjadi dokter Jaga.
"Ciee, yang udah sah jadi dokter" ucap Liora saat mereka baru saja sampai di parkiran
"Alhamdulillah, setelah perjuangan panjang, cita cita kakak sudah tercapai. Tapi sekarang masih ada 1 keinginan yang belum tercapai,," ucap Rizal
"Apa?" tanya Liora
"Hidup bersamamu sampai kita menua sama sama" jawab Rizal
Dia yang mengatakan tapi wajahnya malah merona, tak kalah meronanya dengan wajah Liora.
.
.
.
.
__ADS_1
.
Bisa aje lu bang, berasa aku yang di gombalin🤣✌️