
Malam menyapa,,,
Malam itu, Angga mengajak Zara untuk Dinner berdua di apartemen. Jika biasanya pasangan dinner mengenakan pakaian rapi, dan elegan, tapi tidak untuk pasangan ini. Keduanya hanya mengenakan pakaian tidur biasa, dengan penampilan biasa saja, belum lagi rambut Zara yang di ikat asal saja, sangat tidak pas jika melihat meja makan di penuhi banyak makanan dengan suasana di tempat itu di buat tamaran dengan cahaya lilin saja. Tapi bagi kedua insan yang sedang di mabuk cinta itu, semua baginya tetap romantis.
Zara menatap menu makan malam itu dengan mata berbinar, rasanya dia sangat lapar, meski siang tadi Angga juga sudah menyiapkan banyak makanan, tapi setelah beberapa waktu, Angga kembali menguras tenaganya
Kemudian Angga mengupaskan kulit udang dan memberikan pada isterinya
"Makan yang banyak honey,, aku tau kamu sangat lapar" ucap Angga dengan tersenyum
"Um,, terima kasih" Jawab Zara. Tak sedikitpun wanita itu mengeluh, meski Angga terus meminta haknya. Zara paham dan akan memberikan pelayanan terbaik untuk suaminya. Kemudian mereka makan bersama.
Tanpa malu malu, Zara memakan apapun yang dia inginkan, sudah persis orang tidak makan berhari hari, semua dia lahap begitu juga dengan Angga. Keduanya butuh asupan gizi agar kembali bertenaga.
Hampir setengah jam, akhirnya semua makanan yang ada di atas meja habis, menyisakan sisa sisa yang tidak bisa di makan. Lalu Zara membereskan bekas makanan mereka dan segera mencucinya.
"Sayang,,, besok saja cuci piringnya,," Angga bergelayut manja di pundak Zara dan sesekali menyesap kulitnya
"Gak suka lihat piring kotor numpuk kak. Lagian mau ngapain lagi sih? gak ada kerjaan juga" jawab Zara
"Eh,,! ada dong,, masih kejar tayang ini, program adiknya Rangga" jawab Angga
__ADS_1
"Ya Ampunn,,, kasi jeda dulu kek pap, makanan aja belum terproses didalam perut, udah mau di goyang lagi, nanti bisa muntah loh!" jawab Zara
"Hum,,,! ya sudah, kita nonton saja kalau gitu, aku tunggu di luar ya" Ucap Angga kemudian mengecup pipi Zara sebelum pergi meninggalkannya.
Zara hanya tersenyum saat melihat tingkah suaminya. Dari pagi sampai malam ini tadi ntah sudah berapa kali mereka memainkan pagelaran tanpa busana.
Setelah selesai membersihkan piring Zara mencari keberadaan suaminya
"Sayang, sini,," panggil Angga saat melihat istrinya
Zara melihat ruangan tamu sudah gelap dan hanya di bantu cahaya dari TV berukuran 42 inchi itu. Lalu Zara ikut bergabung bersama Angga yang sedang menonton film action romance. Kemudian Angga mengajak istrinya untuk rebahan.
"Heheh,, habis empuk, suka sekarang ukurannya besar. Nyaman" Jawab Angga sambil melabuhkan kecupan sayang di pipi Zara
"Uumm,, kak,,," Zara meremang saat Angga memberikan sentuhan sentuhan pada titik sensitifnya.
"Aku pengen lagi,," bisik Angga dengan suara berat.
Zara menoleh ke belakang, dan saat itu juga Angga langsung menyesap si manis itu tanpa ampun. Dengan cepat posisi berubah, kini Angga sudah mengungkung wanita cantik itu dengan menghujaninya ribuan cinta. Kalau sudah begitu, Zara pasrah jika harus kembali melakukan pagelaran tanpa busana bersama suaminya. Ntah sudah berapa kali hari ini, kata Ah keluar dari mulut keduanya.
**
__ADS_1
Semilir angin di pagi hari serasa mengusik tidur sepasang suami istri yang masih tidur dengan saling memeluk. Bukan mereka sengaja bangun terlambat, tapi setelah subuh tadi, keduanya kembali menyesap manisnya madu asmara dan setelahnya kembali terlelap karena kelelahan.
Namun getar ponsel yang di letakkan di atas nakas kecil, seolah ingin mengganggu tidur keduanya.
Dddrrtttt Drrttttt Drrttttt
Zara membuka mata dan melihat Angga masih memejamkan mata. Kemudian dia sedikit bergerak untuk meraih ponsel yang bergetar, dan ternyata ponsel itu milik suaminya.
"Papa"
Mata Zara semakin melebar saat melihat panggilan Video dari sang mertua.
.
.
.
.
Noh pak Dermawan nih, ganggu aja!! Hahahahahaha,,,, noh Zara panik pasti 🤣 wong gak pake apa apa! Mana Angga masih ngorok 🤣
__ADS_1