Aku Punya Papa

Aku Punya Papa
Sejak Hari Ini


__ADS_3

Selesai makan siang, Liora dan Rizal berjalan bersama keluar dari kantin. Tadi saat akan membayar, Liora sudah mengeluarkan dompet untuk membayar, namun Rizal lebih dulu membayar semua makanan dna minuman mereka, itu pun tak luput dari perbincangan para pegawai rumah sakit yang melihat mereka.


"Makasih ya udah traktir tadi" ucap Liora saat berada di depan ruangannya.


"Iya sama sama" jawab Rizal dengan tersenyum kecil


"Kalau gitu, aku ke musholah dulu, sudah adzan" ucap Rizal saat mendengar suara adzan berkumandang


"Iya, Aku lagi gak sholat" Jawab Liora


"Oh iya,, Assalamualaikum" ucap Rizal lalu pergi meninggalkan Liora


"Wa'alaikumsalam" Jawab Liora, Sejenak gadis cantik itu menatap punggung kekar yang baru saja meninggalkannya. Tidak lama, Liora langsung masuk kedalam ruangannya. Saat dia masuk Liora melihat kertas yang ada di meja tamu, lalu dia mendekat dan mengambil kertas itu. Senyumnya kian terlihat saat dia melihat gambar dua kucing yang di beri nama Liora dan Rizal.


"Ya ampun,,, ini semua karena Rangga!" kekeh Liora lalu membawa gambaran kucing itu dan menyimpannya didalam map miliknya.


"Sepertinya, dia pemuda yang baik" lagi lagi Liora tersenyum ketika mengingat Rizal.


Di tempat lain,,,


Angga, Zara dan Rangga masih dalam perjalanan pulang. Karena jalanan sedikit macet, perjalanan mereka lebih lambat dari biasanya. Namun meskipun begitu, mereka tetap menikmati perjalanan mereka.


"Loh, kok menepi pap?" tanya Zara saat Angga menepikan mobil di pinggir jalan, tak jauh dari mobil mereka, terdapat beberapa penjual makanan


"Mau apa pa?" tanya Rangga melihat keluar dari kaca mobilnya


"Mau beli cilok, kalian mau gak?" tanya Angga


"Cilok?! apa cilok pa?" tanya Rangga


"Cilok itu kepanjangan aci di colok, tapi kalau disini kebanyakan bakso ayam di kasih kuah, ada juga pake kuah kacang atau saos dan kecap" jawab Zara


"Papa mau yang pake kuah itu" ucap Angga kemudian membuka pintu mobil saat melihat jalan sudah sepi


"Langga mau coba pa" ucap Rangga


"Mama juga mau pa, sambelnya agak banyak ya pa" ucap Zara


"Gak boleh makan banyak sambel, nanti sakit perut" ucap Angga

__ADS_1


"Iya sedikit aja deh" ucap Zara pasrah


Lalu Angga turun dan berjalan mendekat pada penjual cilok


"Tumben papamu jajan di pinggir jalan" ucap Zara saat melihat Angga yang sedang mengantri


"Iya ma, apa cilok itu enak ma?" tanya Rangga


"Enak, kayak bakso kuah" jawab Zara


"Langga akan ajak Jacmine makan cilok nanti, pacti dia belum pelnah" ucap Rangga dan Zara terkekeh


"Apa apa Jasmine, apa apa Jasmine" Zara menggeleng gelengkan kepalanya heran


Tak lama kemudian Angga sudah kembali dengan membawa cilok untuk nya, Rangga , Zara dan kedua orang tuanya. Lalu Angga menjalankan mobilnya pulang kerumah.


"Ciloknya makan di rumah aja ya, kan sebentar lagi sampai" ucap Angga


"Iya pa" Jawab Rangga


Sampai dirumah, ketiganya masuk kedalam rumah


"Liora makan di kantin ma, katanya jam 1 nanti ketemu Dokter rahayu" jawab Angga


"Aunty makan ciang cama Om Lijal Oma" Ucap Rangga dan sontak membuat Angga dan Zara menatap putranya


"Rizal?"


"Itu loh ma, pemuda yang nemuin dompet Liora,, kan kerja di rumah sakit sekarang" ucap Zara


"Oh iya? sebagai apa?" tanya Ibu Marissa


"Staff Pantry" jawab Angga


"OB?" tanya mama dan Angga mengangguk


"Dia kan calon dokter Ngga, kok jadi OB sih?!" tanya Ibu Marissa


"Terus apa ma? lagian Angga juga kan gak tau sebelumnya" jawab Angga

__ADS_1


"Apa kek, Asisten dokter kek apa dokter jaga. Ini kok OB sih?!" cetus mama


"Ada apa sih ma? kok ribut- ribut?" tanya pak Dermawan yang baru saja keluar dari kamar


"Itu pa, Rizal yang nemuin Dompet Liora itu, katanya kerja di rumah sakit jadi OB" ucap mama


"Iya bener" jawab pak Dermawan


"Itu calon dokter loh pa, kok jadi OB? kalau lulusan SMA iya, sayang ilmunya gak berkembang kalau cuma jadi OB di rumah sakit" ucap Ibu Marissa


"Iya juga sih, apalagi anaknya pinter,, tapi posisi apa yah?" jawab pak Dermawan


" Assisten dokter aja pa, kan bisa sambil mematangkan ilmunya, kayak Zara jadi Asisten dokter Yoga" ucap Zara


"Bisa juga, dokter senior di rumah sakit kita masih ada Dokter Faisal. Ngga coba kamu atur saja" ucap Pak Dermawan


"Ya, nanti Angga atur sesuai keinginan kalian semua. Sekarang Angga mau sholat dulu, setelah itu makan cilok!" ucap Angga kemudian berlalu pergi


"Cilok?" pak Dermawan dan Ibu Marisa kaget


"Iya pa, ma, tadi kami beli cilok di jalan,, kayaknya enak. Tapi mau sholat dulu" ucap Zara


"Nanti kita makan cama cama ya oma, opa" ucap Rangga


"I,,iya,,," Jawab Ibu Marissa


Lalu Zara meletakkan Cilok yang mereka beli di atas meja makan, Setelah itu dia mengajak Rangga untuk menyusul papa Angga yang sudah lebih dulu ke kamar. Sedang pak Dermawan dan Ibu Marissa di buat terheran heran


"Sejak kapan Angga mau makan cilok dari luar?" ucap Ibu marissa


"Sejak hari ini" jawab Pak Dermawan


.


.


.


.

__ADS_1


Jadi pengen cilok deh 🥴


__ADS_2