
Azzura memang masuk kedalam kamarnya, gadis kecil itu naik ke atas tempat tidur dan Zara duduk di tepian tempat tidur. Lalu Zara memberikan botol susu kepada Azzura
"Mama bacain cerita mau?" tanya Zara tapi Azzura menggeleng.
"Ya sudah mama puk puk yah,, ayo baringan" ucap Zara
"Ulla au bobo dili" jawab Azzura
"Ya sudah, kalau begitu mama keluar yah, habiskan susunya dulu tapi,," ucap Zara
Azzura mengangguk kemudian menghabiskan susunya dengan cepat, kemudian Zara mengecup kening Azzura dan mematikan lampu utama menyisakan lampu tidur. Setelah itu Zara pergi meninggalkan Azzura untuk tidur. Memastikan sebentar gadis kecilnya benar benar tidur setelah itu menutup pintu kamar.
Bergantian, Zara ke kamar Azzam dan melihat putranya masih duduk sambil meminum susunya. Zara masuk kedalam untuk mengucapkan selamat malam kepada putranya.
Angga dan Zahra sudah membiasakan ketiga anaknya untuk tidur di kamar mereka masing masing. Awalnya memang sulit dan tidak tega, bahkan Angga sampai memasang CCTV di kamar ketiga anaknya untuk melihat ketiganya tidur di kamar masing masing dan kini ketiganya sudah biasa untuk tidur sendiri di kamar mereka.
Azzura membuka mata kemudian turun dari tempat tidur
"Acu au bobo cama Om ijal" ucap gadis itu kemudian berjalan keluar dari kamarnya sambil membawa bonekanya.
Sementara itu,,,,,
Ceklek!
Pintu kamar mandi terbuka dan Liora berjalan pelan keluar dari kamar mandi. Sedang Rizal berbalik dan menatap istrinya yang hanya mengenakan bath robe putih tanpa berkedip. Liora mengganti piyama tidurnya dengan bath robe Jakunnya sampai naik turun ketika Liora terus berjalan mendekati dirinya.
__ADS_1
"Kak,, aku malah jadi gugup!" ucap Liora saat sudah berdekatan dengan Rizal. Tangan gadis itu di genggam erat oleh suaminya kemudian di kecupnya pelan.
"Aku juga gugup, tapi aku tidak ingin melewatkan malam ini,," ucap Rizal menatap istrinya dengan penuh damba.
"Kamu mau kan?" tanya Rizal saat menyentuh wajah Liora
"Hem,, jelas aku mau,,"
Satu tangan Liora melingkar ke sepanjang leher Rizal dan satu tangannya mengusap rahang suaminya dengan perlahan. Liora memajukan wajahnya dan di sambut Rizal dengan begitu antusias. Yang biasanya mereka bergerak pelan tapi tidak malam ini, Keduanya bergerak cepat dan saling menuntut.
Keduanya kemudian terjatuh di atas ranjang dengan rizal berada di bawah istrinya tanpa melepas satu sama lain. Gelora cinta sudah membuncah dan tidak mungkin bisa di tahan lagi. Mengikuti naluri saja karena keduanya sama sama baru pertama kali merasakan nya.
Suuutttt
"Cantik"
Rizal mengagumi keindahan yang ada pada diri istrinya, tidak ada yang terlewat sedikitpun, terlihat wajah keduanya sama sama memerah. Bahkan jantung keduanya sudah sama sama berdetak tak karuan saat hassrat sudah sampai ke ubun ubun
"Jangan menatapku begitu kak, aku malu,," ucap Liora sambil menutup wajahnya dengan kedua tangan. Rizal tersenyum saat melihat Liora bisa malu malu begitu.
"Kenapa malu? yang melihatkan suami mu" ucap Rizal sambil membuka tangan Liora yang menutupi wajahnya
"Gak pernah polos, jadi malu kalau di tatap gitu,," jawab Liora
"Bagus dong, jadi hadiah terindah untuk suami,, kakak kenalin yah sama adik kecil kakak!" Ucap Rizal kemudian bangkit dari posisinya dan mulai melepas pakaiannya.
__ADS_1
Liora di buat semakin memanas saat melihat suaminya tanpa berkedip. Namun tiba tiba merapatkan kedua kakinya kemudian langsung duduk dan menarik bath robe nya lagi
"Loh kenapa sayang?" tanya Rizal bingung, belum juga salam kenal sudah mendapat respon seperti itu.
"Gede"
Liora mengigit kukunya karena sedikit panik
"Gak suka yang gede?" tanya Rizal dengan terkekeh tapi Liora menggeleng cepat
"Takut gak muat, punyaku imut imut kak!"
.
.
.
.
.
Kalian berdua ngomongin apa sih? aku gak ngerti! aku masih polos 😌
Awasss Ullaaaaaaaa udah otewe tuh 😂
__ADS_1