
Rizal baru saja sampai di rumah dengan membawa buah durian kesukaan Liora dan Azzura.
"Pasti Liora dan Ulla seneng banget di bawain Durian" Rizal tersenyum sumringah saat membayangkan Liora akan begitu senang saat di bawakan buah kesukaannya.
Lalu Rizal menekan bel rumah dan menunggu pintu itu di buka.
Ceklek
Pintu di buka, dan Rizal langsung mengucapkan salam dengan begitu semangat sambil mengangkat Durian supernya
"Assalamualaikum"
" Wa'alaikumsalam"
Liora langsung menutup mulutnya saat melihat buah Durian super yang dibawa oleh suaminya. Perutnya merasa mual seperti di aduk aduk saat mencium aroma Durian itu yang semakin menyengat. Cepat cepat Liora kabur ke belakang dan membuang semua isi perutnya
"Loh, sayang!" Ucap Rizal lalu mengejar Liora yang berlari ke belakang.
"Sayang!" Ucap Rizal saat melihat Liora masuk ke dalam kamar mandi. Lalu Rizal meletakkan Durian di atas meja dan akan menyusul istrinya
"Om bawa apa?" tanya Azzura yang baru saja sampai di dapur saat mendengar suara keras Om nya
"Ulla, ini Om bawain Durian, Sebentar ya, Om lihat Aunty " ucap Rizal
"Aunty kenapa?" tanya Azzura
Terdengar suara muntah muntah dari dalam kamar mandi, lalu Rizal membuka kamar mandi dan melihat Liora yang baru saja selesai mencuci mulutnya
"Kamu kenapa sayang?" tanya Rizal, kemudian memeriksa kondisi istrinya
"Kenapa pulang bawa Durian?" tanya Liora wajah yang terlihat sedikit pucat dan berkeringat
"Lah,, biasanya kamu sama Ulla kan seneng sama Durian, tadi ada yang jualan di pinggir jalan dan kakak keinget kalian berdua" jawab Rizal merasa bersalah saat melihat istrinya malah mual
" Perutku mual kak, itu duriannya bawa keluar saja ya, aku gak tahan baunya. Makan saja sama Ulla" ucap Liora lalu menutup hidungnya dan berlalu meninggalkan dapur.
Rizal hanya menatap punggung istrinya yang semakin menjauh, lalu Azzura membuyarkan lamunan Rizal
"Om, ayo kita makan duriannya" ajak Azzura
__ADS_1
Melihat Azzura yang ingin makan durian, Rizal mengangguk. Lalu Rizal mengambil pisau juga Duriannya dan mengajak Azzura ke belakang rumah. Keduanya pun menikmati durian itu berdua saja tanpa liora.
"Aunty kenapa Om?" tanya Azzura
"Ntah, lagi gak pengen makan durian kayaknya" Jawab Rizal.
"Ohhh,, " Sahut Azzura
Selesai makan durian, Keduanya membersihkan sampahnya dan Rizal membuang nya jauh jauh dari rumah mereka. Setelah itu dia kembali kerumah dan melihat Azzura yang duduk di depan TV sambil menikmati cemilannya
"Aunty gak keluar kamar?" tanya Rizal, lalu menutup pintu dan menguncinya
"Enggak Om" jawab Azzura
"Coba om lihat yah, Om iya nanti malam kita ke rumah papa dan mama ya,, kita nginep di rumah Opa" ucap Rizal pada Azzura
"Okey!" jawab Azzura melihat Rizal sekilas lalu kembali fokus pada acara TV yang sedang dia tonton.
Ceklek
Rizal membuka pintu dan melihat Liora yang sedang rebahan di atas ranjang mereka. Lalu Rizal menutup pintu tak lupa menguncinya.
"Gak lagi kak, cuma masih lemes aja" jawab Liora lalu Rizal duduk di tepian ranjang.
"Mau makan yang hangat hangat? kakak bikinin sup kalau mau" ucap Rizal sambil mengusap lembut kepala istrinya
"Gak mau,,, mau peluk aja" jawab Liora dengan begitu manja.
Rizal menurunkan tubuhnya dan ikut rebahan di samping Liora. Lalu Rizal menarik istrinya dan memeluknya.
Emm!
Liora mendorong Rizal sedikit kuat dan membuat Rizal kaget
"Kakak bau durian! mandi sana!" ucap Liora lalu menutup hidungnya
Rizal mencium dirinya sendiri dan memang masih ada bau bau durian. Lalu Rizal beranjak dan memilih untuk mandi saja.
"Ya sudah kakak mandi saja kalau gitu" ucap Rizal lalu membuka kemejanya dan membuang ke keranjang baju kotor. Begitu juga dengan celana kerjanya. Lalu Rizal masuk kedalam kamar mandi, belum sampai pintu itu di tutup, Liora sudah menyelinap masuk kedalam kamar mandi.
__ADS_1
"Mau mandi bareng" ucap Liora lalu menutup pintu kamar mandi dengan begitu cepat. Tentu saja hal itu membuat Rizal senyum sumringah!
"Tapi gak bisa lama, Ulla ada di depan masih melek" Ucap Rizal kemudian mencengkram dagu istrinya, tidak kuat tapi memberi kesan jika dirinya sangat menginginkan istrinya
Dari sorot mata keduanya terlihat jelas jika keduanya saling mendamba cinta.
Janji hanya sebentar, Rizal mengabulkan permintaan istrinya. Tapi sedikit aneh, karena biasanya Liora tidak ingin dia cepat menyelesaikan penyatuan mereka,
"Ommm,,,"
Terdengar panggilan dari Azzura, untung saja mereka sudah selesai membersihkan diri
"Iya Ulla, sebentar yahh,," Ucap Rizal
Rizal dan Liora sudah selesai berpakaian, lalu keduanya keluar untuk menemui Azzura.
"Jadi ke rumah Opa gak?" tanya Azzura
"Jadi dong, ini udah siap" jawab Rizal.
"Kita nginep ke rumah papa sampai hari minggu ya" ucap Liora
"Iya boleh, besok Ulla kan juga gak sekolah" Jawab Rizal.
Lalu ketiganya naik kedalam mobil dan menuju ke kediaman keluarga Dermawan.
Sementara itu, di rumah besar itu sedang gempar karena berita kehamilan Zara. Sungguh ini kehamilan ini tidak terduga dan tidak menyangka. Angga terlihat begitu senang karena Zara hamil lagi, tapi Zara merasa gelisah karena bukannya Liora yang hamil tapi malah dirinya yang hamil...
Bagaimana jika Liora tau? aku takut melukai perasaan nya.
.
.
.
.
Yang bingung kok Zara hamil lagi? kalian bisa baca di Novelku MENOLAK PERJODOHAN YAH,,, disana di jelasin Kalau Zara memang hamil lagi, tapi,,, dah baca aja sendiri di Novel ku satunya 😁
__ADS_1