
Liora sangat terkejut, benar benar terkejut karena ini adalah kedua kalinya Rizal menciumnya lebih dulu, selebihnya Liora lah yang memulai dan rasanya seperti saat pertama kali dia rasakan ketika malam sebelum perpisahan mereka. Debaran jantungnya lebih dahsyat saat Rizal yang memulai lebih dulu.
"Beneran ini kak Rizal cium aku?! bukan aku loh yang nyosor duluan!" batin Liora kegirangan. Tidak ingin semuanya cepat berakhir, Liora menyambut dengan sangat antusias.
Namun Rizal langsung teringat jika di rumah keduanya sedang di tunggu keluarga. Kemudian Rizal melepaskan peperangan bibir mereka dan menatap Liora dengan penuh cinta, kedua wajah mereka sama sama merah dengan nafas yang terengah engah
"Kenapa sudah kak? aku kan mau lagi,,! Ini kamu loh yang cium aku dulu" ucap Liora dengan mengatur nafasnya agar kembali normal
Rizal tersenyum, kemudian mengusap bibir manis yang terus mengomel itu dengan perlahan.
"Nanti kebablasan minta yang lain" jawab Rizal
Liora mengigit bibir nya sendiri, mungkin saja benar yang di katakan Rizal. Karena dirinya merasakan gelayeran aneh hingga ke pusat tubuhnya .
"Ayo turun,, kakak pengen kamu dandan hari ini,,," ucap Rizal
"Untuk apa? apa aku begini kurang cantik?" tanya Liora dengan bibir mencibik
"Cantik,,, kamu itu udah cantik dari lahir. Tapi,, kakak pengen lihat kamu tampil lebih cantik dari biasanya" jawab Rizal
"Boleh, tapi cium dulu!" ucap Liora menggoda Rizal agar mau kembali menciumnya.
Rizal tersenyum, kemudian pemuda itu kembali menyesap bibir manis Liora namun tidak lama.
"Eh beneran di cium lagi! gak takut langgar janji sama kak Angga?!" tanya Liora dengan terkekeh, dia tidak menyangka jika Rizal melakukannya lagi padahal dia hanya ingin menggodanya saja
"Udah gak takut! kan orangnya gak ada! udah ayo turun! tadi janjinya kalau sudah di cium mau turun" Ucap Rizal lalu melepas seatbelt Liora
"Iya iyaaaaaaa,, aku turun" ucap Liora kemudian turun dari mobil begitu juga dengan Rizal.
Keduanya lalu berjalan bergandengan masuk kedalam salon. Didalam salon keduanya di sambut dengan ramah oleh pegawai di tempat itu.
__ADS_1
"Kamu duduk aja yah" ucap Rizal dan Liora mengangguk patuh. Gadis cantik itu duduk di sofa sambil menunggu Rizal yang masih berbincang dengan pegawai salon, ntah apa yang mereka bicarakan.
Setelah selesai bicara, Rizal menghampiri istrinya.
"Ngomong apa sih? lama banget?" tanya Liora
"Cuma ngomongin soal kamu. Udah nurut aja sama mbaknya. Sini tasnya aku bawain" ucap Rizal
"Mari mba ikut saya" ucap pegawai salon
Lalu Liora berdiri dan mengikuti pegawai salon itu membawanya, sementara Rizal duduk di sofa sambil memainkan ponselnya.
30 menit kemudian,,,,,
"Kak Rizal,,,"
Rizal yang sedang berselancar di media sosial pun langsung mengangkat kepala saat mendengar namanya di panggil Liora
Rizal menganga kaget saat melihat istrinya terlihat begitu cantik, meski masih memakai pakaian dokter tapi tatanan Rambut dan juga wajahnya yang di poles make up membuat gadis itu terlihat berbeda. Rizal hampir pangling melihat istrinya sendiri
"Cantik,,," ucap nya saat menghampiri Liora yang masih berdiri di depannya
"Ini,,, gak berlebihan ya? kok aku di makeupin kayak gini?" tanya Liora, saat gadis itu berkaca, dia juga kaget ketika melihat tatanan rambut dan juga riasan wajahnya sudah seperti pengantin saja.
"Gak berlebihan, kamu cantik, kakak bahkan hampir pangling" jawab Rizal
Dibilang cantik tentu membuat hati Liora sangat senang.
"Beneran cantik?!" tanya Liora dengan menahan senyum
"Iya sayangggg,,, kamu cantik! ayo kita pulang" ucap Rizal kemudian menenteng tas Liora dan menggenggam tangan istrinya untuk di ajak pulang
__ADS_1
"Terima kasih ya mba" ucap Rizal pada pegawai Salon
"Iya mas sama sama"
Sepasang suami istri baru itu keluar dari salon dan segera pulang menuju ke rumah pak Dermawan. Rizal sudah tidak sabar melihat reaksi Liora, saat dia tau ternyata mereka sudah menikah.
Sementara itu, di kantor Dinas,,,,
"Jadi Mbak Mira gak masuk hari ini?" tanya Ibu Rianti kepada teman ibu Mira
"Iya, Mbak Mira gak masuk hari ini, dia Izin katanya Rizal mau Nikah" jawab Ibu Putri
"Rizal Nikah? kok Mbak Mira gak ngundang orang orang kantor? pak Kepala Dinas juga gak di undang? hem,, pasti ada sesuatu, kok nikahnya dadakan!" cetus ibu Ranti sambil bisik bisik
" Hari ini cuma akad aja katanya, belum ada pesta. Lagian ibu Ranti nih gak boleh buruk sangka! kalau gak bener jadinya fitnah!" ucap ibu Putri
"Saya gak buruk sangka bu, tapi yah,, ini dadakan banget! biasanya kalau dadakan gini, kalau gak bunting duluan yah apa lagi?!" Ibu Rianti memperjelas maksud ucapannya
"Daripada ibu menduga duga, lebih baik besok kalau mbak Mira masuk, ibu tanya langsung saja ya! saya gak mau ikut ikutan buruk sangka seperti itu!" Kemudian Ibu Putri pergi meninggalkan Ibu Rianti.
"Ya elah, memang apalagi alasannya kalau nikahnya cepet cepet dan dadakan gini kalau gak bunting duluan?! Cih,,! untung gak jadi sama Syifa,,, kalau jadi pasti aku akan malu gak ketulungan!" Kemudian Ibu Rianti pergi kembali ke ruang kerjanya.
.
.
.
.
Besok senin loh gaessss,, sangu buat pesta Liora dan Rizal kasih Vote yah 😌 nanti di bagi rendang online 😂✌️
__ADS_1