Aku Punya Papa

Aku Punya Papa
Udah Gak Sabar !


__ADS_3

Rangga sudah memejamkan matanya, begitu juga dengan Zara dan Angga. Namun niat awal kedua orang tua muda itu untuk berpura pura tidur, al hasil Zara benar benar tertidur malam itu bersama putranya.


Angga membuka mata dan mengira Zara belum tidur. Lalu papa muda itu turun dari tempat tidur dan berjalan mendekat pada istrinya. Angga membaringkan dirinya di belakang Zara yang tengah tidur menghadap putranya


"Sayang,, sudah tidur yah,,,?" Angga berucap sambil mengusap usap bahu istrinya


Tidak ada jawaban dari Zara, hanya dengkuran halus terdengar lirih di telinga Angga


"Apa dia benar benar sudah tidur? jadi aku ditinggal tidur?" gumam Angga


Angga menarik lembut bahu istrinya hingga posisi Zara sudah tidur terlentang.


Wajah wanita itu terlihat begitu damai, sama sekali tidak seperti sedang berpura pura tidur. Perlahan Angga mengecup bibir istrinya yang setengah terbuka itu


Cup!


"Sayang,, bangun,," bisik Angga dengan suara pelan


Namun Zara masih saja memejamkan mata, dia benar benar sudah tidur


Cup!


Sekali lagi, namun sedikit penekanan, dan tangan besarnya itu sudah menggenggam bigpao istrinya


Zara membuka mata dengan kagetnya, terlihat matanya merah,


"Kakak,,," Zara setengah merajuk karena Angga membangunkan dirinya


"Hehe,, maaf, kirain pura pura tidur..." Ucap Angga


"Iiihh,, tidur beneran tau,," jawab Zara


"Ya Maaf,," Wajah Angga berubah sendu, dia merasa bersalah


"Mau apa bangunin Zara?" tanya Zara


"Laper?"


"Enggak,"


"Haus?"


"Enggak,,"

__ADS_1


"Terus apa?"


"Kamu gak kangen ya sama aku? gak kasihan, sama aku?" tanya Angga


Zara langsung tersambung dengan maksud perkataan suaminya.


"Mau nananininunu?" tanya Zara dan Angga mengangguk kencang dengan tersenyum


"Jangan disini, nanti Rangga bangun kena gempa bumi" kekeh Zara


"Ayo pindah ke kamar liora" ucap Angga langsung bangun dan membantu istrinya bangun


Kemudian Angga menarik Zara dan mengajaknya untuk pindah ke kamar adiknya yang berada di seberang kamarnya. Dengan sangat hati hati, Angga menutup kembali pintu kamarnya.


"Apa gak papa pakai kamar adikmu?" tanya Zara merasa tidak enak saja


"Gak papa, orangnya juga gak ada. Dia masih di luar negeri, jadi kita bisa pinjam kamarnya" Angga membuka pintu kamar Liora yang memang tidak pernah di kunci selama adiknya tidak ada dirumah. Suasana kamar itu tamaran, dan Angga mengajak Zara masuk kedalam. Tak lupa Angga mengunci pintunya


"Aku udah gak sabar tau gak sih,,,,,!" Angga mengunci Zara pintu saat mereka masih berdiri. Tanpa ampun pria itu dengan begitu ganas menyerang istrinya. Bahkan Zara yang belum sepenuh siap, sangat terkejut ketika mendapat serangan dadakan. Demi apa, Zara tidak mampu mengimbangi pergerakan Angga yang begitu lincah malam itu.


"Akh!" Zara menjerit tertahan saat Angga menyesap pucuk ranum sumber kehidupan anak anak mereka. Zara sampai menjambak rambut Angga karena merasa sesapan itu terlalu kuat dan memabukkan.


Tap!


"Kak Angga!" Teriak Liora yang terkejut bukan main. Gadis itu belum lama sampai dirumah itu, setelah membersihkan diri, gadis cantik itu akan beristirahat, tapi malangnya dia tidak bisa tidur dengan nyenyak saat mendengar suara aneh dan melihat bayangan 18++ di depan pintu kamarnya.


Angga menoleh kebelakang dan melihat wajah adiknya yang terkejut


"Liora??" Angga dibuat kaget dengan kemunculan adiknya. Dengan cepat Zara membenarkan pakaian tidurnya yang sudah hampir terlepas seluruhnya. Setelah selesai, Keduanya menatap gadis cantik itu yang masih terlihat tegang


"Apa,,,, yang,,,, kakak lakukan di kamarku?!" tanya Liora dengan gagap.


"Maaf, tidak seharusnya kamu melihatnya" ucap Angga dengan wajah menyesal.


Angga menarik tangan Zara dan mereka duduk di dekat tempat tidur liora


"Kamu kapan pulang? kenapa tidak ada suara?" tanya Angga dengan lembut pada adiknya


"A,,aku belum lama pulang,, tadi,, papa yang menjemputku kak,," jawab liora


"Maaf ya,, kakak tidak tau jika kamu pulang. tadi kakak mau pinjam kamar mu karena di kamar kakak, ada Rangga sedang tidur. Eh malah disini kamu yang melihat" ucap Angga


Liora melirik malu malu ke arah Zara

__ADS_1


"Dia kak Zara, istri kakak. sayang, ini Liora adiku" ucap Angga


"Hallo Liora, Maaf yah, kami mengganggu tidurmu, ini semua gara gara kakakmu. Senang bertemu dengan mu" ucap Zara dengan tersenyum manis. Zara sangat malu, benar benar malu karena adik Angga melihat kelakuan mesuum mereka.


"Jadi ini wanita yang sering kakak ceritakan dulu pada ku?" tanya Liora


"Iya,,, dia orangnya" jawab Angga dan Zara berkerut kening


"Apa yang kakak ceritakan pada liora tentangku?" tanya Zara pada suaminya


"Banyak, banyak sekali, kak Angga bilang, kakak pandai memasak, setiap hari kakak selalu selalu membawakan sarapan untuknya. Apa itu benar kak?" tanya Liora


Zara jadi malu, terlihat sekali dia yang mengejar ngejar Angga.


"Hehe,,, iya,," jawab Zara, tersenyum malu


"Apa kakak tau, kak Angga itu jatuh cinta padamu karena masakan mu itu" ucap Liora lagi


"Benarkah?" ucap Zara menatap Angga


"Iya, kan sudah pernah aku bilang padamu" Angga mencubit gemas pipi istrinya karena merasa gemas.


"Hihihi iya iya,, aku hanya pura pura lupa" kekeh Zara


Cukup lama ketiganya berbincang, hingga akhirnya Zara dan Angga pamit pada liora kembali ke kamar mereka. Sebenarnya keduanya cukup malu, tapi sudah lah, semua juga sudah terjadi . Sebagai calon dokter tentu liora juga tidak akan mempermasalahkan hal itu, dia cukup dewasa dan mengerti. Meski gadis itu sebenarnya juga sangat terkejut karena malam itu pertama kali dia melihat secara langsung dengan mata kepalanya sendiri adegan 18++


Malam itu Zada dan Angga memutuskan untuk tidak melanjutkan dan akan segera istirahat. Besok rencananya mereka akan menginap di apartemen berdua dan menghabiskan waktu selama beberapa hari. Sementara, Rangga akan di titipkan pada Oma dan Opanya di rumah.


"Tunggu saja sayang,,, Rinduku selama bertahun tahun akan tumpah besok. Mau pagi, siang malam, aku tidak akan peduli. Aku sudah menahannya terlalu lama" bisikan Angga membuat Zara merinding


"Zara tidak ingin memikirkan besok akan seperti apa. Yang penting malam ini Zara tidur. Semoga besok tamu bulanan ku datang. Aamiin" Jawab Zara kemudian memejamkan mata.


.


.


.


.


.


Kasihan banget kalau sampai tamunya dateng🤪 puasa lagi dong kalau gitu 🤣

__ADS_1


__ADS_2