Aku Punya Papa

Aku Punya Papa
Merah


__ADS_3

Sebelum pulang, Liora dan Rizal mampir dulu ke kedai Eskrim untuk membelikan Azzura eskrim. Namun bukan hanya Azzura saja yang di belikan tapi seisi rumah keluarga Pak dermawan mereka belikan. Setelah menunggu beberapa menit pesanan mereka sudah siap dan keduanya segera pulang sebelum eskrim itu mencair.


Beberapa menit kemudian, Keduanya sampai di depan gerbang utama, Liora memberikan 4 eskrim untuk penjaga gerbang, supir, dan juga tukang bersih bersih kebun. Setelah itu Rizal kembali melajukan mobil Liora sampai di depan rumah.


"Sudah sampai, cepat turun, mobilnya mau di masukan garasi" ucap Rizal saat melepas seat belt Liora


"Cium dulu" ucap Liora dengan senyum menggoda, Ntah kenapa berdekatan dengan Rizal membuatnya seperti itu, padahal dulu saat bersama Reno, Liora termasuk gadis pemalu.


"Astagaaa,,,! bisa gak sih kamu itu gak mesum sayang? sabar,,, tunggu sampai kita nikah setelah itu kamu puas puasin cium aku!" ucap Rizal menatap Liora dengan penuh cinta. Sebenarnya dia juga ingin, tapi Rizal tidak ingin goyah.


"Ya ampun kak,, masih lama! lagian cuma cium aja loh, bukan yang lain. Apa sih susahnya? tinggal cium aja gitu!" kekeh Liora, senang sekali dia menggoda kekasihnya,


"Ish! udah udah, ayo turun, jangan mancing mancing aku !" ucap Rizal lalu menarik diri dan melepas seatbelt nya


"Ya udah kalau gak di kasih! aku akan minta sama pria lain saja!" Cetus Liora dengan wajah merajuk


"Apa?!" Rizal langsung terkejut dan menatap Liora dengan tatapan tajam


"Kenapa?! ya kalau gak di kasih, aku cari pria lain saja!" cetus Liora


"Gak boleh!" jawab Rizal


"Ya udah kalau gak boleh, cium dong,,," ucap Liora dengan tersenyum mesum


Rizal terlihat bimbang, mau memegang teguh janjinya pada Angga atau mengabulkan permintaan mesum Liora. Rizal masih mematung sementara Liora sudah menyuguhkan pipinya yang putih mulus itu di depan wajah Rizal . Sepertinya Rizal tidak punya pilihan lain

__ADS_1


"Maafkan aku kak Angga, Aku terdesak!" batin Rizal mendekat kan bibirnya ke pipi Liora,,,


Cup!


Rizal terkejut saat Liora menoleh dan berakhir kedua bibir mereka yang bertemu.


Dug


Dug


Dug


Liora dan Rizal terkejut bukan main saat pintu mobil di gedor dari luar. Keduanya langsung menjauhkan diri dan Liora segera membuka kaca mobil


"Rangga?!" ucap Liora dengan wajah memerah.


"Ah,, gak,, tadi Aunty ngobrol sedikit sama Om Rizal, iya kan kak?!" Tanya Liora pada Rizal, seolah gadis itu meminta pembelaan dari kekasihnya


"Iya,, hehe,, Oh iya Om dan Aunty tadi beli Eskrim banyak,,," Ucap Rizal


Kemudian Rizal turun dari mobil, diikuti oleh Liora. Rizal membuka pintu tengah dan mengambil eskrim yang mereka beli


"Cair gak kak?" tanya Liora


"Gak kayaknya" jawab Rizal melihat kedalam wadah berisikan banyak eskrim

__ADS_1


"Om,,," panggil Rangga


"Iya, Ada apa Rangga?!" tanya Rizal


"Yakin Om dan Aunty cuma ngobrol?!" tanya Rangga


"Yakin!" sahut Liora dengan tegas


"Tapi itu, kenapa di bibir om ada merah merah?!" tanya Rangga


Liora membulat kaget lalu menoleh ke arah Rizal, gadis itu mendapati bekas lipstiknya masih menempel sedikit pada ujung bibir Rizal. Sontak Rizal melipat kedua bibirnya


"Oh ya ampunnnnnnn!" Batin Liora dan Rizal sama


Sementara itu, ada sebuah mobil putih berhenti di belakang mobil Liora. Semua pandangan teralih ke arah mobil itu dan menunggu siapa pemiliknya. Tak berselang lama pemilik mobil putih itu keluar dan membuat Liora dan Rizal kaget


"Davin?!"


.


.


.


.

__ADS_1


.


Eaaaaa tak sambung besok lagi 🤣🤣


__ADS_2