
Hari berikutnya,,,
Pagi pagi sekali Rizal sudah sampai di depan rumah keluarga pak Dermawan. Saat sedang sarapan bersama keluarga, seorang pelayan menghampiri Liora
"Maaf Non, di depan ada Mas Rizal"
Uhukk uhukkk uhukkk
Angga sampai tersedak saat mendengar pelayan itu mengatakan di depan sudah ada Rizal didepan rumah. Dengan cepat Zara mengambilkan air putih untuk suaminya
"Pelan pelan pap" ucap Zara pada suaminya. Angga langsung meneguk air didalam gelas itu hingga hampir tandas
"Rizal? ngapain sepagi ini sudah di depan?!" tanya Angga setelah minum
"Jemput aku kak, sekarang aku ngojek sama dia, selama magang" jawab Liora
"Hah?!" Angga terlihat kaget
"Kenapa kaget gitu Ngga?!" tanya mama Marissa
"Kaget aja ma" jawab Angga
"Udah sih, biarin aja!" bisik Zara pada suaminya
"Liora berangkat dulu ya pa, ma,, kak,, " Liora beranjak dari tempat duduknya dan menghampiri kedua orang tuanya untuk berpamitan
"Hati hati kamu" ucap Ibu Marissa
"Iya" Jawab Liora
"Kabari papa kalau sudah sampai dirumah sakit" ucap pak Dermawan
"Siap pa" Jawab Liora
"Awas ya kalau kalian macem macem!" Cetus Angga
"Iya! siapa juga sih yang macem macem!" jawab Liora
Rangga turun dari kursi dan berlari keluar lebih dulu.
"Hai Om" Ucap Rangga saat melihat Rizal berdiri di depan pintu
"Rangga,," Ucap Rizal sedikit waspada. Dia tidak bisa meremehkan bocah tampan itu, karena sudah beberapa kali dia di buat mati kutu karena keusilannya.
__ADS_1
"Om cudah calapan?" tanya Rangga
"Sudah tadi Om sarapan dirumah" jawab Rizal
"Oohh,,, "
"Kamu gak ikut kerumah sakit lagi?" tanya Rizal
"Enggak, coalnya mama gak ada jam plaktek. Jadi Langga dilumah" Jawab Rangga
"Alhamdulillah,,," batin Rizal
"Rangga?!" Liora kaget saat melihat keponakannya yang suka usil itu sudah berada di depan rumah
"Aunty" jawab Rangga saat menoleh ke belakang
"Ayo kak berangkat" ucap Liora yang tidak ingin berlama lama
"Oke,, ini helmnya" ucap Rizal memberikan helm berwarna pink, yang baru semalam dia beli di pinggir jalan
"Om, pacangin dong helmnya, aunty kan bawa buku banak!" cetus Rangga dengan terkekeh
"Apa sih anak ini?!" Liora meraih helm di tangan Rizal dan berusaha memakainya sendiri. Benar kata Rangga, Liora kesusahan saat mengunci tali helm nya
"Sini aku bantu" ucap Rizal dan tangannya langsung membantu Liora memasang helmnya. Liora pun jadi terpaku saat menatap wajah pemuda tampan itu dari dekat. Sontak saja Rangga langsung menutup mata dengan kedua telapak tangannya.
"Udah jangan marah marah,, nanti gak ganteng lagi loh pa" ucap Zara dengan mengusap lembut wajah suaminya.
"Papa bikin kaget langga!" cetus Rangga saat melihat papanya. Sementara Liora menyuruh Rizal untuk segera naik ke motornya
"Maaf ya, papa bikin Rangga kaget" ucap Angga sambil mengusap kepala putranya
"Papa kan pernah muda! jadi jangan marah marah!" Zara kembali mengingatkan Angga, dengan tersenyum namun tatapannya sangat tajam
"Iya iya" Jawab Rangga seolah tidak berkutik didepan istrinya
"Cium dulu" Ucap Angga memajukan wajahnya
"Eh! nanti ada yang lihat!" ucap Zara memberi kode di samping ada liora dan Rizal yang belum pergi, dan di belakang Angga ada Rangga
Angga menoleh ke samping, ke arah Rizal dan Liora
"Buruan deh pergi!" ucap Angga seperti sedang mengusir keduanya
__ADS_1
"Cepetan kak, jalanin motornya!" ucap Liora
"Bentar, panasin dulu" jawab Rizal, Lalu Rizal tancap gas sebelum mendapat amukan kakaknya Liora
" Rangga pejemin matanya!" perintah Angga pada putranya.
Rangga terkekeh lalu memejamkan matanya sangat erat, tak lupa bocah itu menutup telinganya
"Ya ampun,,,,," Zara menangkup wajah suaminya dan memberikan satu kecupan sayang.
Cup!
"Selamat bekerja papa sayang,,," Ucap Zara tepat didepan wajah suaminya.
Angga tersenyum dan mengangguk dengan begitu senang
"Nanti buatin bakso bakar ya,, jam 12 aku pulang" ucap Angga pada istrinya
"Iya,, nanti aku buatin bakso bakar yang enaaaaaak !" jawab Zara
"Benelan ma?" sahut Rangga yang langsung pindah posisi di tengah tengah kedua orang tuanya
"Iya, nanti mama buat bakso bakar untuk papa dan Rangga" jawab Zara
"Yey! langga cukaaaaa!" Teriak Rangga kegirangan
"Ya sudah kalau gitu papa berangkat yah" Angga mengecup pipi putranya sebelum berangkat,
"Hati hati ya pa"
"Iya, Assalamualaikum"
"Wa'alaikumsalam,,"
Lalu Angga masuk kedalam mobilnya, dan setelah itu dia berangkat ke rumah sakit untuk bekerja.
.
.
.
.
__ADS_1
Eh hari senin ini yah,,
mau lah kalau dikasih Vote 😌 nanti dikasih bakso bakarnya Zara 🍡🍡