Aku Punya Papa

Aku Punya Papa
Puzzle Masa Lalu


__ADS_3

"Benarkah dia cucuku?" ucap Ibu menatap Rangga yang masih memeluk pinggangnya. Anak itu memang tidak ada kemiripan dengan Zara, hanya warna kulitnya yang sama putihnya. Sedang wajahnya, matanya, alisnya, rambutnya, bibirnya , badannya yang sudah seperti anak 5 tahun itu, padahal jika di hitung hitung, anak Zara masih berusia sekitar 4 tahun, tidak ada kemiripan sama sekali dengan Zara sekarang ataupun saat kecil dulu.


"Iya bu, Dia putra Zara, cucu ibu. Namanya Rangga Nugraha" jawab Zara


"Nenek, Namaku Langga" ucap Rangga saat sudah melepaskan pelukan nya dan menatap sang nenek


"Nenek?" Mata Ibu Zara kembali berkaca kaca saat bocah tampan itu memanggilnya nenek


"Iya Nenek,," Jawab Rangga dengan tersenyum manis


"Maasyaa Allah, tampan sekali cucu nenek,,,," Ibu Zara menangkup wajah Rangga dengan lembut, menatapnya dengan kasih dan mengamati setiap titik wajahnya, tidak seperti berita yang di sebarkan mantan suami Zara.


"Dimana letak dekilnya?!" Ibu membatin saat melihat wajah cucunya yang nyaris sempurna


"Telima kacih, papa bilang Langga milip papa" ucap Rangga


"Papa?" ucap Ibu Zara kaget


Pandangan Ibu Zara kembali teralihkan saat melihat kaki panjang seorang pria bergerak turun dari mobil putih itu. Ibu Zara, bukan hanya ibu Zara yang di buat penasaran, tapi semua orang yang masih setia menonton Drama keluarga itu dibuat penasaran, Jika anaknya setampan itu bagaimana rupa bapaknya.


Ibu Zara di buat terpaku saat menatap seorang pria muda yang turun dari mobil. Terlihat tinggi tegap dan tersenyum manis menatap wanita paruh baya itu, Angga memberi anggukan kecil, memberi penghormatan pada Ibu Zara . Senyum nya begitu teduh, hingga membuat Ibu Zara terpaku. Angga tidak hanya berdiam diri, dia melangkah kan kakinya menghampiri calon mertuanya.


"Assalamualaikum bu," sapa Angga meraih tangan ibu Zara yang terasa begitu dingin. Lalu Angga mencium tangan ibu Zara


"Wa'alaikumsalam" Jawab Ibu Zara masih mengamati pria muda di depannya


"Kenalkan bu, Saya Angga. Papanya Rangga" ucap Angga dengan begitu ramah


Deg!

__ADS_1


Ibu Zara menganga kaget, dia sangat terkejut hingga berkali kali menatap Angga dan Rangga bergantian. Kembali lagi dia teringat berita yang beredar. Rasanya ingin tidak percaya namun Berkali kali Ibu Zara memasati Rangga dan Angga begitu mirip. Bahkan rasanya tidak akan bisa mengelak jika melihat keduanya seperti pinang di belah dua.


Tapi melihat wajah teduh Angga, rasanya tidak mungkin dia melecehkan Zara. Ibu Zara di buat pusing ketika menyatukan kepingan puzzle puzzle masa lalu hingga masa sekarang .


"Nenek kenapa melamun?" tanya Rangga membuyarkan lamunan Ibu Zara


"Tidak papa nak,,," jawab Ibu Zara


"Jadi,, kamu,, bapaknya Rangga?" tanya Ibu Zara tergagap


"Iya benar bu, saya bapaknya Rangga" Jawab Angga


"Iya nek, ini papa Langga. Milip kan nek cama Langga?" ucap Rangga dengan riangnya


"I,,iya mirip" Ibu semakin yakin Rangga dan Angga adalah Ayah dan anak. Ibu Zara cukup stress saat mendengar kabar yang di sebarkan Bryan. Bahkan dia tidak bisa membayangkan bagaimana cucu dan pria yang sudah menghamili putrinya. Ternyata pria itu seperti bukan pria sembarangan, dari tampilannya yang sangat rapi, belum lagi mobilnya juga mobil mewah. Ibu yakin Angga itu orang yang berpendidikan. Tapi bagaimana bisa dia melecehkan Zara?! .


" Tapi kata Bryan,,,"


"Nanti ibu ceritakan, ayo sekarang kalian semua masuk ke rumah" Ucap Ibu Zara mengajak Zara, Rangga dan Angga masuk ke dalam rumah . Ibu pun menggandeng Rangga dan terlihat begitu senang dengan kedatangan cucunya


"Kamu menggemaskan sekali sayang" ucap Ibu Zara pada Rangga saat mereka berjalan lebih dulu


"Makacih nek" ucap Rangga


Angga dan Zara saling pandang, lalu keduanya sama sama tersenyum. Angga menyuruh Zara masuk lebih dulu, sedang Angga meminta pak Anwar untuk membantu Angga membawa barang barang mereka masuk kedalam


"Pak, tolong bawakan kopernya ke dalam, saya akan membawa barang barang yang lain" ucap Angga


"Baik Tuan" Jawab pak Anwar

__ADS_1


Aktivitas mereka tak luput dari para tetangga yang sedari tadi di buat menganga. Dari mulai Zara keluar dari mobil, Rangga yang menyita perhatian dan Angga bapaknya Anak kecil tampan itu sangat menyedot perhatian semua orang, sangat berbeda dengan cerita yang tersebar di kalangan warga. Belum lagi saat Angga mengeluarkan banyak paperbag dari dalam mobilnya, tentu membuat berita itu semakin heboh.


"Calon mantunya pak Bagas orang kaya!"


"Wahh di banding Bryan mah gak ada apa apanya! guanteng banget eh, kayak artis!"


"Pantes anaknya ganteng gitu, bapaknya juga guanteng banget! pantes Zara milih Dia, Bryan mah lewattttt!"


"Dilihat dari mana jelek? mata Bryan katarak kali! Cuma bisa fitnah sana sini!"


"Iri aja mungkin dia! kalah ganteng, kalah kaya, kalah gak bisa dapetin Zara!"


"Hahaha apa anak pak Danang itu masih berani keluar kalau sudah seperti ini?!"


"Aku yakin dia gak bakal berani keluar, pasti dia sembunyi di bawah ketiak bapaknya!"


Netizen desa terus saja berkomentar saat menonton secara live drama keluarga itu. Sedang banyaknya suara masuk, Pak Bagas memilih untuk pergi dari rumah pak Arto. Pak Bagas ingin menenangkan dirinya.


.


.


.


.


Siap siap lo Briana, ibu Zara bakal ngadu ke calon mantunya! 🤪


Hahaha,, aku mau mikir dulu enaknya kamu kapan ya tak munculkan🤔🤭

__ADS_1


Kalian kesel ceritanya di putus putus? yah yang sabar wae lah yahh, namanya juga masih On going, jadi masih terus bersambung sampai aku capek dan tak buat The End 😁 Nikmati saja prosesnya yahhhhh, lopeyouuu gaessssss😘


__ADS_2