Aku Punya Papa

Aku Punya Papa
Selalu Mengelak


__ADS_3

Disaat Bryan di bawa ke kantor polisi, Pak Danang dan istrinya sudah berada di ruangan yang tidak akan menjangkau berita yang sedang heboh dirumah sakit itu. Beberapa Dokter sudah mempersiapkan operasi pak Danang.


Dokter Jane yang sudah pucat pasih pun menjadi sorotan kedua suster yang bekerja membantunya di ruangan itu. Dia bingung, apa yang akan dia lakukan sekarang. Semua orang sudah tau jika dialah yang menyebarkan berita itu ke seluruh penjuru rumah sakit.


"Apa yang harus aku lakukan sekarang?!" batin dokter itu


Jane terlihat gelisah, dia berfikir akibat dari semua ini, bisa saja dia akan di pecat, atau dia akan di penjara karena sudah mencemarkan nama baik dokter Zara


"Gak! aku gak mau di penjara!" batin Jane


Jane benar benar bingung hingga akhirnya dia yang tidak menemukan ide lain, dia memutuskan untuk menemui Zara dan meminta pengampunan pada istri Dokter Angga itu. Tanpa babibu Dokter Jane berlari keluar dari ruangannya dan mencari keberadaan Zara dan Angga sekarang.


Sementara di ruang pusat Informasi Rumah Sakit Medika,,,


Angga yang sudah selesai menyampaikan apa yang ingin dia sampaikan kepada semua orang, akhirnya bisa bernafas lega. Angga tidak perlu lagi menutup-nutupi status pernikahannya lagi dan juga keberadaan putranya. Meski itu sebuah kesalahan, tapi keduanya banyak belajar dari kesalahan mereka di masa lalu.


Angga bangkit dari tempat duduknya dan berbalik melihat istrinya yang masih menangis, kemudian dia menghampirinya


"Kenapa menangis?" tanya dokter tampan itu sambil mengusap air mata yang masih jatuh dari mata istrinya

__ADS_1


Zara tak mampu berucap, bahkan tangisnya juga tidak mau berhenti. Lalu Angga menarik istrinya dan memeluknya dengan begitu erat.


"Tidak perlu risau lagi, semua sudah terbuka, semua sudah tau. kita bisa hidup bahagia setelah ini" ucap Angga dan Zara menjawab dengan Anggukan.


Disaat suasana sedang haru, Dinda masuk dan menghampiri kedua temannya itu


"Jadi benar kan Ra, Rangga itu anak Angga?" ucap Dinda


Deg!


Zara dan Angga yang sedang berpelukan pun langsung menoleh ke samping dan melihat ada Dinda yang sudah berdiri di dekat mereka dengan tersenyum


"Dinda?"


Zara melepaskan pelukan nya pada Angga


"Sejak awal aku sudah melihat, bahkan sejak Rangga lahir,aku merasa tidak asing melihat wajah Rangga. Semakin dia besar, bahkan semakin memperjelas dia sangat mirip dengan Angga. Tapi kamu selalu mengelak" ucap Dinda


"Maaf kak, Zara tidak bermaksud untuk berbohong, Zara hanya terlalu takut,," jawab Zara dengan bibir bergetar

__ADS_1


"Itu sudah berlalu, yang terpenting sekarang kalian sudah berkumpul dan Rangga memiliki Ayah. Selamat ya atas pernikahan kalian" ucap Dinda


"Terima kasih kak Dinda " Zara mendekat dan memeluk Dinda


Sementara itu, Dokter Jane masih terus berlari, mencari keberadaan Zara dan Angga. Dia tidak tau jika keduanya berada di ruangan pusat informasi rumah sakit itu, Dokter Jane juga tidak bertanya pada siapapun, karena dia merasa malu, bahkan saat dia berlari, dia sudah menjadi pusat perhatian orang orang yang ada disana. Banyak diantara mereka yang balik menghujat dokter wanita itu. Tapi Dokter Jane tidak peduli, karena saat ini karir nya sedang berada di ujung tanduk, dia harus segera bertemu dengan Zara dan Angga untuk menyelamatkan diri nya.


"Aku harus segera bertemu dengan mereka,,, sebelum semuanya terlambat,,"


.


.


.


.


Ngobatin kangen kalian sama aku dan Rangga✌️😀 aku masih lemes bestieee, jadi up nya sebisa aku aja. Kemarin baru berobat, ini Alhamdulillah udah agak mendingan.


__ADS_1


__ADS_2