Aku Punya Papa

Aku Punya Papa
Ingat Kata Kata ku!


__ADS_3

"Sepertinya sudah sangat dekat dengan putra putri dokter" ucap Davin


"Iya memang begitu" jawab Angga.


Angga melihat Davin sebentar, dan saat itu terlihat Davin sedang melihat ke depan rumah disana terlihat Rizal sedang menggendong Azzura, dan Gadis kecilnya itu sedang tertawa. Angga menangkap Davin tidak hanya sekedar bertanya, dari gelegat nya sepertinya Pemuda itu sedang mengamati Kedekatan Liora dan Rizal.


"Kenapa kamu bicarakan itu?" tanya Angga


"Ah tidak dokter, saya hanya melihat mereka sudah sangat dekat bahkan mungkin sudah sangat lama ya dokter?" tanya Davin masih ingin menggali informasi hubungan Liora dan Rizal, siapa tau ada cela untuk dia menyelinap masuk.


"Ya cukup lama dekat, bahkan sangking dekatnya sudah seperti yang kamu lihat" ucap Angga,


Davin sedikit gelagepan saat Angga mengatakan itu, dia tertangkap basah sedang terus menatap Liora dan Rizal yang sedang bermain dengan ketiga anak anak dokter Angga.


"Kapan mereka akan menikah dokter?" tanya Davin


"Dalam waktu dekat. Kenapa? sepertinya kamu ingin tau sekali?" tanya Angga


" Tidak dokter, jadi nanti setelah mereka menikah, maka mereka akan mulai mengurus rumah sakit cabang bukan? jadi saya juga harus mempersiapkan dokumen dokumen pemindahannya" ucap Davin mencari alasan


"Iya harusnya begitu. Aku pikir kamu menyukai adikku. Lebih baik buang jauh jauh pikiran seperti itu jika tidak ingin terluka" ucap Angga dengan gamblang


"Tidak ada yang salah ketika menyukai seorang gadis, apalagi seperti adik dokter. Pemuda mana yang tidak tertarik jika melihat adik Liora?" tanya Davin melihat Angga


"Mungkin yang kamu katakan ada benarnya. Tapi aku peringatkan untuk tidak mendekatinya jika kamu tidak ingin terluka" ucap Angga balik menatap Davin dengan serius

__ADS_1


" Kenapa dokter? Bukan kah belum tentu mereka berjodoh? kita tidak tau kita berjodoh dengan siapa, yang sudah menikah kemudian berpisah saja banyak, apalagi masih bertunangan" ucap Davin


"Memang benar jika kita tidak tau kita berjodoh dengan siapa. Tapi satu hal yang perlu kamu juga tau, memisahkan pasangan yang sudah bucin akut juga bukan hal yang mudah. Daripada waktu mu habis untuk mengejar sesuatu yang tidak pasti lebih baik gunakan waktu itu untuk hal yang lain. Masih banyak wanita di luar sana, tidak usah menjadi perusak hubungan orang lain. Ingat kata kata ku Vin, kamu tidak akan bahagia" ucap Angga dan Davin langsung terdiam.


"Silahkan pulang, aku akan periksa lagi laporan ini sebelum rapat besok" ucap Angga


"Baik dokter, kalau begitu saya pamit. Maaf atas segala pertanyaan saya tadi, saya tidak ada maksud apa apa" ucap Davin


"Iya, tapi ingat semua kata kata ku tadi" ucap Angga


Davin mengangguk lalu dia pamit undur diri kepada Angga. kemudian pemuda itu pergi dari rumah besar itu tanpa ingin melihat kedekatan Rizal dan Liora. Namun sayang matanya harus tetap melihat saat Rangga memanggilnya


"Sudah Om urusannya dengan papa?" tanya Rangga


"Gak ikut main dulu om?" tanya Rangga dengan sengaja


"Enggak, Om masih ada kerjaan di rumah sakit, jadi Om harus segera pergi" jawab Davin


"Oh,, ya sudah, hati hati ya Om,," ucap Rangga dengan tersenyum miring


"Iya" jawab Davin


Kemudian Davin melangkah pergi tanpa menyapa Rizal dan Liora. Pemuda itu cukup muak melihat keduanya, apalagi setelah mendapat ceramah Angga di dalam tadi. Rasanya dia ingin sekali membuktikan jika dia bisa mengambil hati Liora, tapi pekerjaannya juga di pertaruhkan jika sudah berhadapan dengan Angga. Maka semuanya akan di buat rumit, bahkan bisa saja dia terancam tidak bisa bekerja dimana mana. Tentu dia tidak ingin itu semua terjadi, lebih baik mencari aman.


"Kenapa mukanya di tekuk gitu?" tanya Rizal saat mereka melihat kepergian Davin

__ADS_1


"Mungkin habis di omeli kak Angga!" cetus Liora


"Kak Angga kan tukang ngomel ngomel" ucap Liora lagi


"Siapa yang suka ngomel ngomel?!"


Semua orang menatap ke arah pintu dan di sana mereka melihat Angga sudah berdiri dengan wajah dinginnya.


Glek!


Liora langsung kicep!


.


.


.


.


Dingin dingin tapi berhati malaikat lohhh Ly kakak mu itu 🙃 sungkem atuh biar gak ngomel 😌



Itu bapak e Rangga kalau lagi marah 😂✌️

__ADS_1


__ADS_2