Aku Punya Papa

Aku Punya Papa
Permisi Bu


__ADS_3

Pagi Pagi sekali Rizal sudah bersiap siap untuk pergi, seperti biasa dia harus menjemput Liora sebelum berangkat kerja di rumah sakit. Saat Rizal baru keluar dari kamar dan berjalan ke depan, dia bertemu dengan Mamanya


"Rizal,,,"


"Mama,, "


"Kamu gak sarapan dulu?" tanya mama Rizal


"Sarapan ma,,," Jawab Rizal kemudian meletakkan tasnya di sofa dan berjalan ke meja makan, disana sudah ada papa dan adiknya, Cinta namanya .


"Kak, Cinta nebeng ya ke sekolah, Motor Cinta bocor bannya" ucap Cinta


"Bareng papa aja dek, kakak mau jemput temen soalnya. Maaf ya" ucap Rizal


"Yahh,,," Jawab Cinta lesu


"Maaf ya,, Kakak kan sudah gak kerja di cafe, jadi kalau anter kamu, beda arah. Nanti Kakak terlambat sampai di rumah sakit. Kalau gak bareng temen gitu" ucap Rizal


"Sudah nanti biar Cinta bareng papa" jawab pak Bayu


"Iya pa" Jawab Cinta


Rizal hanya menghabiskan segelas susunya dan melahap roti yang dia beri selai coklat saja. Setelah itu Rizal pamit kepada kedua orang tuanya.


"Rizal pamit ya pa, ma" ucap Rizal beranjak dari tempat duduknya sementara mamanya baru saja duduk setelah meletakkan wadah berisi nasi goreng


"Loh, gak sarapan dulu?" tanya mama


"Udah tadi ma, Rizal udah telat. Assalamualaikum" ucap Rizal menyalami mama dan papanya


"Tapi,,," ucap mama tak bisa melanjutkan lagi


"Wa'alaikumsalam " jawab semua orang


Lalu Rizal mengambil tas dan segera menaiki motornya.


"Siapa sih temennya Rizal itu?! kok tiap hari dia harus anter jemput?! memangnya Rizal tukang ojek?!" Cetus mama Rizal


"Ntahlah teman yang mana" sahut pak Bayu


"Ceweknya kali ma, hihihhi" kekeh Cinta lalu mengambil sarapan

__ADS_1


"Apa iya kakak mu punya pacar? dia curhat sama kamu?" tanya Mama


"Gak cerita sih, nebak aja!" jawab Cinta


Tidak ada yang bicara lagi, ketiganya pun langsung menikmati sarapan mereka, sedangkan Rizal sudah berada di perjalanan menuju ke rumah pak Dermawan untuk menjemput Liora. Sesekali pemuda itu melihat dirinya di kaca spion motornya dan sedikit tersenyum.


Sementara itu di rumah keluarga pak Dermawan, semua keluarga tengah sarapan bersama. Hari ini hari pertama Rangga bersekolah. Dia sangat antusias selain hari ini dia akan bertemu dengan banyak teman, dia juga akan bertemu dengan Jasmine gadis kecil yang sudah dia buat menangis, Rangga ingin meminta maaf pada Jasmine.


Selesai sarapan, Angga, Zara dan Rangga pamit berangkat lebih dulu, sedangkan Liora menunggu jemputan.


"Semangattt yah cucu oma!" ucap Ibu Marissa pada Rangga


"Iya oma" jawab Rangga


Setelah pamit, ketiganya beranjak meninggalkan meja makan lebih dulu.


"Om Lijal?!" Ucap Rangga saat dia sudah sampai di teras rumah, sedang menunggu mama mengambil tas kerja dan papanya mengambil kunci mobil


"Pagi Rangga" sapa Rizal dengan tersenyum ramah


"Aunty lagi calapan cama Oma dan Opa" ucap Rangga seolah tau tanpa di tanya


"Ohh iya, Om tunggu saja disini" jawab Rizal


"Eh,, jangan teriak teriak" ucap Rizal mulai panik. Panik dan tegang saat bertemu dengan Liora dan keluarganya yang lain


"Oh Rizal sudah sampai ya,," Ucap Zara yang baru saja keluar bersama Angga


"Pagi Dokter Zara, Pagi Dokter Angga" Sapa Rizal dengan ramah. Bahkan Rizal langsung menunduk saat sekilas menatap Angga yang menatapnya sedikit tajam


"Pagi, Itu Liora lagi ambil tas, kamu tunggu ya" ucap Zara


"Baik" Jawab Rizal


"Ayo pa berangkat" ucap Rangga karena papanya masih saja menatap Rizal


"Iya ayo pa, nanti Rangga terlambat gak kebagian tempat duduk!" Ucap Zara dengan menarik lengan suaminya


"Awas kamu, kalau macem macem pada Liora!" Tatapan itu seolah bicara, dan membuat Rizal hanya mampu menunduk. Lalu ketiganya berjalan menuju ke mobil mereka


Kemudian Liora keluar diikuti oleh Ibu Marissa

__ADS_1


"Ya ampun mama,, gak perlu ikutin Liora juga kali ma,," ucap Liora


"Apa sih kamu! mama cuma mau lihat kalian pergi" jawab Ibu Marissa


Angga, Zara dan Rangga sudah masuk kedalam mobil namun mobil itu belum juga berjalan.


"Pagi,, Ibu" ucap Rizal menyapa Ibu Marissa


"Pagi" Jawab nya singkat padat


"Udah, ayo berangkat!" ucap Liora


"Ini helmnya" ucap Rizal memberikan helm yang biasa di pakai Liora


Tiba tiba kaca mobil Angga turun dan kepala Rangga keluar dari mobil


"Om, Pakein dong helmnya!" Kekeh Rangga lalu kepalanya menghilang masuk lagi kedalam mobil


Deg!


Rizal tidak akan berani melakukannya jika mobil Angga masih stay di tempatnya, tentu dari dalam dia mengawasi mereka berdua. Belum lagi Ibu Marissa yang menatap keduanya terus menerus.


"Jangan dengerin Rangga, sini aku pake sendiri" ucap Liora langsung mengambil helm dan memakainya. Setelah itu keduanya naik ke motor Rizal


"Liora pergi ya ma, Assalamualaikum" ucap Liora pada mamanya


"Wa'alaikumsalam, hati hati" ucap Ibu Marissa


"Iya ma" jawab Liora


"Permisi bu" ucap Rizal sambil membungkukkan badan memberi hormat pada Ibu Marissa, lalu Rizal menjalankan motornya dan tak lupa mengklakson saat melewati mobil Angga yang baru mulai berjalan. Rizal menyalip mobil Angga dan melaju lebih dulu.


"Anak itu sopan sekali.." ucap Ibu Marissa dengan tersenyum


.


.


.


.

__ADS_1


Calon mantu bu 😌


__ADS_2