Aku Punya Papa

Aku Punya Papa
Penyamaran


__ADS_3

Mobil Angga baru saja memasuki parkiran rumah sakit.


"Pap,, soal berita yang beredar tentang kita,,," Sebenarnya Zara khawatir dengan berita yang beredar akan membuat reputasi rumah sakit hancur.


"Aku sedang mengurus semuanya, kamu tunggu saja, tidak akan lama lagi, mulut semua orang akan terbungkam." jawab Angga menatap istrinya dengan serius


"Iya,, aku hanya khawatir, reputasi rumah sakit akan rusak karena berita itu" ucap Zara, jelas terlihat di mata wanita itu kekhawatiran yang begitu besar


"Kemungkinan itu bisa saja terjadi, kita juga tidak bisa mengulang masa lalu. Andai bisa mengulang, pasti aku akan menikahi mu lebih dulu sebelum menghamili mu. Tapi semua sudah terjadi sayang, yang bisa kita lakukan sekarang menangkap biang penyebar berita itu dan memberinya hukuman yang pantas mereka terima" ucap Angga


"Iyah, itu benar..." sahut Zara dengan membalas tatapan Angga.


"Kita turun yuk,," Ucap Angga dan Zara mengangguk, Kemudian keduanya melepas seat bel dan akan turun


"Pap! itu Bryan dan Jane!" Ucap Zara saat melihat Bryan dan Jane masuk ke dalam mobil Bryan


"Mau kemana mereka?!" ucap Angga


"Kita ikuti mereka pap! Zara Yakin mereka sedang merencanakan sesuatu! " seru Zara


"Ya, kita ikuti mereka!" jawab Angga


Tak lama Mobil Bryan berjalan melewati mobil Angga yang terparkir di parkir khusus Direktur rumah sakit. Setelah beberapa saat, Angga kembali menjalankan mobilnya mengikuti mobil Bryan yang berada sekitar 30 meter didepannya. Mobil Bryan memasuki area jalan raya, dan disusul mobil Angga di belakangnya.


"Kau makin cantik saja Jane" Bryan melirik dokter wanita itu saat memujinya cantik

__ADS_1


"Berhenti menggombal! aku tidak akan mempan dengan rayuan mu itu!" cetus Jane dengan wajah merona, jelas wanita itu tersipu saat di puji cantik.


"Hihi wajahmu merona sekali,, " Kekeh Bryan


"Berhenti mentertawaiku! atau aku akan turun disini!" sungut Jane begitu malu saat ketahuan tersipu


"Ya ya ya aku akan berhenti,, janji tidak akan mentertawai mu. Tapi aku serius, kamu terlihat semakin cantik. Apalagi kalau sedang marah begitu" ucap Bryan berusaha mendekati Jane, mendapatkan hati wanita itu dan memanfaatkannya.


Tak jauh dari mobil Bryan, Angga yang terpasang dengan earphone, berdecih sendiri dan membuat Zara heran


"Ada apa pap?" tanya Zara


"Muak sekali mendengar gombalan Bryan!" cetus Angga


Angga menunjukkan ponselnya pada Zara,


"Papap menyuruh orang untuk memasang alat pengintai di ponsel Jane. Jadi kita bisa mengetahui apapun yang mereka lakukan selama ponsel itu dalam kondisi aktif. Mau dengar?" Tanya Angga dan Zara mengangguk


Lalu Angga memberikan earphone kecil itu pada istrinya. Zara benar benar mendengar obrolan Bryan dan Jane saat itu


"Jadi apa yang ingin kamu bicarakan hem?" tanya Jane


"Nanti saja kalau sudah sampai di cafe" jawab Bryan


"Mereka akan pergi ke cafe pap" ucap Zara

__ADS_1


"Kita ikuti saja" jawab Angga


Mobil Angga terus mengikuti mobil Bryan, sampai akhirnya mobil Bryan memasuki sebuah Cafe yang cukup ramai pengunjung. Setelah memarkirkan mobilnya, Bryan mengajak Jane masuk kedalam. Sementara itu Angga memarkirkan mobilnya di samping Cafe, dia tidak ingin ketahuan, mereka harus menyusun rencana


"Kita akan menyamar" ucap Angga


"Menyamar?" tanya Zara


"Ya! supaya mereka tidak tau, kita masuk kedalam salon ini dulu" tepat di samping cafe itu ada sebuah salon kecantikan. Lalu keduanya turun dan masuk kedalam


Angga dan Zara di sambut ramah oleh pemilik salon, kemudian Angga membeli sebuah wig berwarna hitam (rambut palsu), dan kumis tipis sementara Zara meminjam pensil alis untuk membuat tompel penyamaran. Setelah penampilan mereka tersamarkan, dengan cepat mereka keluar dari salon menuju ke Cafe.


Sampai di tempat itu, Angga dan Zara mencari keberadaan Jane dan Bryan.


"Itu dia!"


.


.


.


.


Wkwkwkwkwk penasaran, gimana yah penyamaran mereka?? 😂

__ADS_1


__ADS_2