Aku Punya Papa

Aku Punya Papa
Akhirnya Bebasssss


__ADS_3

Karena penasaran, akhirnya Liora dan Rizal membuka kado pernikahannya dari sanak dan saudaranya. Cukup banyak mereka pun membuka kado itu bersama keluarga di ruang tengah. Satu persatu kado sudah di buka dan yang paling antusias membuka kado adalah ketiga bocil yang saat ini ikut ikutan membongkar kado Omty nya.


"Ini dari Kakek dan Nenek" ucap Rangga saat membuka kado dari ayah dan ibu nya Zara.


"Ulla ga bica aca" ucap Azzura menggidikkan kedua bahunya saat melihat kartu nama pada sebuah kado yang ada di tangannya. Lalu Liora melihat dan membaca tulisannya


"Itu dari Pak Dika sama Ibu Dinda, Ullaaa" ucap Liora setelah membaca kartu namanya.


Kemudian Liora membuka kado dari kakaknya


"Wow! paket honeymoon!" Liora kaget saat melihat isi kotak hadiah dari Angga dan Zara


"Lombok kak?!" Liora menganga tak percaya, bahkan dia baru berencana tapi ternyata kado honeymoon dari kakaknya itu malah sangat tepat sesuai keinginannya


Angga dan Zara tersenyum


"Bisa pas gitu ya? makasiiihhhhh kadonya" ucap Liora kegirangan karena mendapat paket honeymoon dari sang kakak.


Acara bongkar bongkar kado selesai, Semua sudah di buka tanpa ada yang terlewat. Lalu Liora dan Rizal membawa kado kado mereka ke kamar.


"Eh,, ulla mau kemana?" tanya Zara saat Azzura mengintili Om dan Auntynya


"Icut om" jawab Azzura dengan santainya


"Eh gak boleh, ini sudah malam, sekarang Ulla ikut mama ke kamar kamu yah,,, Azzam, Rangga, ayo kalian cepat ke kamat masing masing, tidur,, ini sudah malam" ucap Zara kepada ketiga anaknya


Azzura cemberut saat mamanya sudah bicara maka dia tidak berani untuk membantah.

__ADS_1


"Akhirnyaaaa bebas dari sibocil!" Liora membatin begitu senang.


Lalu Zara mengajak ketiga anak anaknya ke kamar mereka masing masing sementara Liora dan Rizal langsung naik ke atas. Sampai di kamar keduanya meletakkan hadiah hadiah itu diatas meja belajar Liora.


"Sayang,,,," Liora kaget saat merasakan tangan hangat melingkar di pinggangnya, sedang Liora tengah menyusun barang barang agar terlihat rapi. Liora tersenyum saat merasakan bahunya yang polos sudah di kecup dengan begitu lembut oleh suaminya.


Yah, Rizal sudah menarik tali piyama tidur Liora hingga menampakkan pundak putih harum yang menggoda untuk di kecup.


"Untung,,, Ulla sudah di amankan!" batin Liora mulai meremang saat tangan Rizal mengusap lengannya yang polos. Liora di buat merinding karena sentuhannya


"Beres beresnya besok aja,," bisikan itu terdengar sangat menggoda, bukan hanya berbisik, tapi kecupan kecupan kecil tertinggal disana.


"Iyah,, udah gak sabarr yah?" ucap Liora terdengar begitu manja.


"He'em" Sahut Rizal dengan mengulum senyum.


Lalu Rizal membalikkan badan Liora pelan sampai keduanya saling berhadapan.


"Adek sudah siap!" kekeh nya kemudian mengulum senyum.


Sumpah demi apapun, keduanya malah jadi gugup, padahal biasanya Liora lebih agresif, tapi ntah malam ini dia malah terlihat gugup tidak seperti sore tadi.


"Duh, kenapa jadi gugup gini sih?! kan ini yang aku tunggu tunggu!" Liora membatin


"Sepertinya aku mau ke kamar kecil dulu kak" ucap Liora tiba tiba merasa ingin ke kamar kecil.


"Tapi jangan lama lama ya,," ucap Rizal kemudian melepaskan istrinya

__ADS_1


"Iyaaaahhhh,,," Jawab Liora kemudian berlari menuju ke kamar mandi. Sedang Rizal hanya tersenyum saat melihat istrinya tiba tiba kabur ke kamar mandi.


Huh!


"Jantungku sudah mau meledak saja!" Rizal mengelus dadaa nya karena sejak tadi berdetak tak karuan.


Liora sedang berkaca, menatap dirinya sendiri yang terlihat begitu gugup.


"Ya ampunnnnn! kenapa jadi gugup gini sihhh?!" Liora menepuk


Fuh!


"Denger Ly, kamu cukup pasrah dan merem melek! Ahhhh tidak bisa! aku sangat gugup!"


Wajah Liora sudah semakin merah saat pikirannya sudah membayangkan hal yang tidak tidak


Tok


Tok


"Sayang,,,, sudah belum?"


.


.


.

__ADS_1


.


Belum sayang, tunggu yahh bulan depan 😂✌️


__ADS_2