
"Jadi kapan kamu akan menikahi anak saya?" tanya Pak Dermawan dengan wajahnya yang terlihat sangat serius
Rasanya setengah nyawa Rizal melayang, pemuda itu terdiam dengan keterjekutan nya karena pertanyaan pak Dermawan. Otaknya serasa blank, 3 minggu dia belajar mati matian siang dan malam buku buku dan dokumen dari Angga, tapi nyatanya apa yang mereka tanyakan tidak sejalan dengan apa yang dia pelajari.
"Gak bisa jawab?!" Cetus Angga saat melihat Rizal yang masih diam dengan menatap papanya.
"Saya siap kapan saja pak!, hari ini pun saya juga sudah siap andai boleh menikahi Liora. Tapi kalau untuk pesta sepertinya tidak bisa sekarang, karena saya belum ada persiapan ini dan itu, ini terlalu dadakan" jawab Rizal dengan cepat karena gelagepan.
"Okey, kalau begitu hari ini saja kalian saya nikahkan!" ucap pak Dermawan
Deg!
Rizal lagi lagi menganga kaget
"Hari ini pak?!" tanya Rizal dengan wajah rasa tak percaya
"Iya hari ini, katanya kamu sudah siap menikah hari ini juga?! kenapa jadi ragu gitu?" tanya pak Dermawan
"Saya,, saya tidak ragu pak, saya sudah mantap. Tapi kami belum mengurus berkas ke KUA, papa dan mama saya juga belum saya kasih kabar, apalagi mas kawin belum saya siapkan" ucap Rizal dengan wajah gugup.
Ceklek
Pintu terbuka dan masuklah pak Bayu bersama pamannya dan juga seorang pria paruh baya yang tidak Rizal kenal
__ADS_1
"Papa?!"
Rizal terkaget kaget saat melihat papanya. Sedang pak Bayu tersenyum sambil menyapa calon besannya.
" Apa sudah bisa di mulai acara ijab qobulnya?" tanya pak penghulu
"Sudah pak" Jawab pak Dermawan
Kemudian pak Bayu, paman Rizal dan pak penghulu duduk bersama mereka dan lagi lagi masih membuat Rizal bingung.
Bukan tanpa alasan pernikahan itu di percepat. Saat Angga bicara dengan Liora di kamarnya, Ibu Marissa sempat mendengar percakapan Angga dan Liora soal kejadian di IGD. Ibu Marissa penasaran dan menanyakan hal itu pada Angga namun Angga enggan bercerita. Kemudian Ibu Marissa mendesak Zara dan akhirnya Zara menceritakan apa yang dia lihat bersama suaminya. Ibu Marissa menganga kaget saat tau jika Liora dan Rizal berbuat mesum di rumah sakit.
Ibu Marissa menceritakan itu pada pak Dermawan dan kedua orang tua itu akhirnya mendesak Angga untuk menunjukkan rekaman CCTV yang dia simpan. Tentu saja Angga tidak bisa berkutik saat kedua orang tuanya yang meminta hingga akhirnya Ibu Marissa dan pak Dermawan melihat sendiri jika Liora lah yang memulainya.
Setelah melihat kelakuan anak dan calon mantunya sudah berani berbuat mesum, pak Dermawan membuat janji bertemu dengan kedua orang tua Rizal. Kedua orang tua itu kemudian membicarakan perihal pernikahan anak anak mereka sebelum kebablasan.
"Baiklah kalau semuanya sudah lengkap, kita bisa mulai ijab qobul nya. Mas kawinnya ada?" tanya pak penghulu
Rizal yang tidak memiliki persiapan pun hanya bisa menggeleng saja
"Uang tunai saja pak" sahut Angga
"Iya boleh" ucap pak penghulu
__ADS_1
"Cepat keluarkan uangmu Zal, kamu mau kawin sama Liora gak?!" senggol pak Bayu saat Rizal sudah seperti sapu ompong, masih belum sadar sepenuhnya dengan situasi yang dia hadapi sekarang.
"I,,iya" jawab Rizal tergagap. Lalu Rizal mengeluarkan dompetnya dan mengeluarkan uang yang ada di dalam dompetnya.
"Cuma ada 500ribu pak" jawab Rizal
"Tidak papa yang penting itu uang kamu sendiri" ucap pak Dermawan
"Baiklah, kita mulai saja sekarang yah, semuanya juga sudah siap" ucap pak penghulu
"Mau dinikahkan sendiri atau diwakilkan pak?" tanya pak penghulu kepada pak Dermawan
"Saya sendiri yang akan menikahkan anak saya" ucap pak Dermawan
"Baik kalau begitu, silahkan bapak dan Nak Rizal berjabat tangan dan mengikuti arahan saya" ucap pak penghulu
Kemudian pak Dermawan dan Rizal berjabat tangan, dan keduanya mengikuti arahan dari pak penghulu hingga ijab qobul benar benar terjadi hari itu. Tidak menyangka tidak menduga Rizal dan Liora akhirnya telah menikah hari itu juga.
.
.
.
__ADS_1
.
Besok kalian di undang makan makan di rumah nya pak Dermawan. Jangan lupa bawa kresek buat wadah rendang 🤣