Aku Punya Papa

Aku Punya Papa
Apa itu Cie Cie?!


__ADS_3

"Bukankah itu Liora?!"


Dari kejauhan Reno yang sedang menemani mami mamiannya di salon melihat Liora melintas di depan salon dengan menaiki motor bersama seorang pria yang dikira tukang ojek.


"Dia masih di Indonesia?!" gumamnya lagi


....


Rizal dan Liora baru saja sampai di depan rumah, baru sampai keduanya sudah di suguhi cengiran khas dari Rangga yang saat itu sedang bermain sepeda sepedaan di teras rumah.


"Duh ada Rangga!" batin Rizal sedikit ketar ketir, mengedarkan pandangan Mencari tau dengan siapa bocil itu.


"Hai Aunty, Hai Om!" sapa Rangga


"Main sama siapa kamu?" tanya Liora sambil melepas helm


"Mama, tapi Mama lagi ambil minum" jawab Rangga.


Rizal melihat ada mobil dokter Angga di parkiran mobil mobil keluarga pak Dermawan. Berarti mereka masih dirumah siang itu.


"Aku langsung ya Ly,," ucap Rizal pada Liora memilih segera pergi.


"Iya, makasih,," jawab Liora sambil memberikan helm kepada Rizal


"Om, napa bulu bulu? gak mampil dulu?" tanya Rangga dengan terkekeh kecil


"Om langsung pulang ya, Om ada kerjaan" jawab Rizal


"Gak di ajak masuk dulu ? kalian gak minum minum dulu? gak haus apa?" sahut Zara yang baru saja keluar dari dalam dengan membawa botol minum Rangga


"Mampir dulu gak?" tanya Liora pada Rizal


"Langsung aja, ada kerjaan sedikit setelah ini" ucap Rizal pada Liora


"Lain kali saja Dok, soalnya ada sedikit kerjaan setelah ini" jawab Rizal saat melihat dokter Zara


"Oohhh" sahut Zara


"Hati hati" ucap Liora


"Pasti" jawab Rizal dengan tersenyum


"Assalamualaikum" ucap Rizal


"Wa'alaikumsalam" jawab Liora dan Zara


Lalu Rizal menjalankan motornya meninggalkan mereka.


"tieeeee aunty" kekeh Rangga sambil menutup wajah dengan tangan mungilnya


"Ck! apa sihhhhh kamuu! kecil kecil cie cie in Aunty! . apa itu cie cie?!" ucap Liora


Zara dan Rangga terkekeh melihat wajah Liora tiba riba merona


"Jangan ledekin aunty,,, lihat itu pipinya sudah seperti tomat!" ucap Zara pada Rangga

__ADS_1


"Kak Zara juga ledekin Liora terus!" ucap Liora setengah malu malu


" Hihihi Kakak lihat Rizal seperti pria yang baik dan pekerja keras. Ini penilaian kakak aja sih, anaknya gak neko neko kayak papanya Rangga". Ucap Zara


"Siapa yang gak neko neko?!" Sahut Angga baru saja sampai di depan


"Papa nya Rangga" Jawab Zara menghampiri Rangga dan memeluk lengannya.


"Benarkah?" ucap Angga dengan senyum senyum


"Iyah,, beneran" jawab Zara jawab Zara dengan manja


"Rangga, ayo masuk, kamu masih terlalu bocil untuk melihat adegan dewasa!" ucap Liora lalu menarik keponakannya masuk kedalam rumah.


"Kenapa sih dia?!" tanya Angga


"Lagi PMS kayaknya" jawab Zara


"Oohhh"


Waktu menjelang malam,,,,


Rizal baru saja keluar dari kamarnya, saat dia ke meja makan, Rizal kaget karena di meja makan banyak sekali berbagai menu makanan di sana.


"Wihh,, banyak banget makanannya?!" Rizal sudah duduk dan akan mulai makan namun tiba tiba di tegur mamanya


"Rizal, mau apa kamu?!"


Rizal menoleh dan melihat mamanya berpakaian sangat rapi


"Malem ini kita akan kedatangan tamu. Kamu inget kan Ibu Rianti yang sekantor sama mama. Itu loh yang waktu itu ketemu kamu pas jemput mama"


Rizal mencoba mengingat inget namun belum ingat


"Malam ini keluarga Ibu Rianti akan berkunjung kerumah kita. Kita akan malam malam dan sekalian kamu kenalan sama anaknya ibu Rianti. Dia punya anak gadis, cantik loh Zal, sopan juga anaknya. Terus ya, dia itu sekolah perawat, sekarang masih semester 5 kalau gak salah" ucap mama Rizal dengan antusias


"Ini bukan mau jodoh jodohan kan ma?!" tebak Rizal melihat gelagat mamanya


" Kenalan aja dulu, siapa tau jodoh kamu nak Syifa" ucap mama


Rizal menghela nafas berat


"Rizal sudah besar ma, Rizal bisa pilih calon istri sendiri. Sekarang Rizal cuma mau fokus sama kuliah Rizal dan juga karir Rizal" jawab Rizal


"Kan 2 bulan lagi juga kamu wisuda, dan lagian kan kenalan aja dulu. Kamu belum lihat orangnya kok sudah nolak gitu?!" ucap mama


"Kalau cuma kenalan, Rizal gak masalah. Tapi kalau setelahnya mama ada acara perjodohan Rizal gak mau ma" ucap Rizal


"Iya terserah kamu! sekarang kamu ganti baju, gak sopan ada tamu tapi kamu pakai baju kaos gini aja" jawab mama lalu mama pergi ke depan untuk menunggu keluarga Ibu Rianti.


Tak lama kemudian, keluarga Ibu Rianti tiba dirumah keluarga Rizal. Mereka di sambut ramah oleh papa dan mama Rizal sedangkan Rizal masih berada di dalam kamarnya.


" Jadi ini gadis yang ingin mama jodohkan dengan Rizal?" Batin Pak Bayu saat dia melihat Syifa yang duduk di ruang tamu bersama keluarganya. Gadis itu memang cantik, terlihat sopan namun ntah kenapa pak Bayu lebih menyukai Rizal bersama liora. Gadis yang bertemu dengannya tadi siang.


"Rizal kemana jeng?" tanya ibu Rianti

__ADS_1


"Ada, tadi lagi ganti baju, Cinta,, panggil kakakmu" ucap mama Rizal


Lalu Cinta beranjak dan berjalan menuju ke kamar Kakaknya.


Tok


Tok


Tok


"Kak, di panggil mama. Tamunya sudah datang" ucap Cinta


Kemudian pintu kamar itu terbuka dan Rizal keluar dari sana. Tidak banyak bicara keduanya langsung bergabung dengan keluarga di ruang tamu.


"Nah ini Rizal, Rizal ini Pak Budi, ini Ibu Rianti, ini Jaka, dan ini Syifa" ucap mama Rizal


"Salam kenal Om, tante" ucap Rizal


"Iya salam kenal " jawab Ibu Rianti.


Syifa terlihat senyum saat melihat Rizal ada disana.


"Ayo kita langsung makan malam saja, nanti makanannya keburu dingin" ucap Mama Rizal.


"Baik Jeng"


Kemudian mereka beralih ke meja makan untuk makan bersama. Rizal sedikit kaget saat dia harus duduk di dekat Syifa. Semua orang sudah mulai mengambil makanan, Rizal pun tidak mau ambil pusing dan bersikap biasa saja meski Syifa duduk di sampingnya. Rizal juga tidak mengajak gadis itu bicara, dia hanya fokus pada makanannya.


"Jadi kamu sudah mau wisuda Zal?" tanya pak Budi


"Iya pak" Jawab Rizal


"Mau lanjut ambil spesialis atau kerja dulu?" tanya pak Budi


"Kerja pak" jawab Rizal


"Rizal sudah kerja di rumah sakit Tri Medika pusat" sahut mama Rizal


"Benarkah?! sebagai apa jeng?" tanya Ibu Rianti dengan antusias. Siapa yang tidak tau rumah sakit besar dan terkenal itu?


"Staff,,," ucapan Mama Rizal terpotong


"OB pak" Jawab Rizal


"OB?!" Pak Budi dan Ibu Rianti sama sama terkejut


.


.


.


.


Hahaahhaahaha gak sesuai harapan ya pak?! Buk?! 🤣

__ADS_1


__ADS_2