Aku Punya Papa

Aku Punya Papa
Kusut


__ADS_3

Setelah sarapan, Liora beranjak meninggalkan meja makan dan berjalan ke kamarnya. Dia merasa sangat kesal dengan keputusan dari Angga. Padahal dia ingin dekat dengan Rizal setelah bertahun tahun LDR_an tapi nyatanya dia juga tidak bisa berbuat apa apa meski dia juga anak dari pemilik rumah sakit Tri Medika , karena sang kakak Kini sudah menjabat sebagai pimpinan tertinggi di rumah sakit itu setelah pak Dermawan memutuskan untuk menyerahkan jabatan itu.


"Kusutt kusutttt! sebenernya ada dendam apa sih kak Angga sama aku!!!"


Brukkk


Liora menjatuhkan dirinya di atas tempat tidur nya dan menatap langit langit kamarnya. Dia ingin marah, tapi tidak bisa.


Kemudian Liora duduk dan mengambil ponselnya. Dia ingin curhat, mencurahkan segalanya pada kekasihnya.


Sementara itu, di meja makan,,,


"Sudah waktunya Liora belajar untuk mengurus rumah sakit , jadi biar kan Liora memulai semuanya dari bawah. Sambil dia belajar manajemen rumah sakit agar kedepannya bisa memimpin rumah sakit cabang" ucap Angga


"Kenapa tidak setelah Liora menikah? kan ada suaminya nanti yang bisa memimpin rumah sakit itu Ngga" ucap ibu Marissa


"Liora juga butuh belajar ma, yang jelas nanti rumah sakit itu untuk Liora. Papa dan Angga sudah mempersiapkan ini semua, dan jika nanti Liora jadi menikah dengan Rizal, mereka berdua bisa bersama sama menjalankan rumah sakit itu " sahut pak Dermawan


"Ohh jadi begitu, mama tadi sempat berfikir kasihan sekali Liora, sudah bertahun tahun berjauhan malah sekarang masih jauh juga" ucap Ibu Marissa


"Zara juga berfikir begitu tadi ma. Habis gak ngerti apa apa, papanya Rangga juga gak cerita" sahut Zara


"Biar mereka di tempa dengan cara yang berbeda. Toh mereka juga masih bisa bertemu meski tidak satu tempat kerja. dan itu bisa membuat mereka lebih fokus. Nanti Angga akan jelaskan pada Liora" ucap Angga.


Sarapan selesai, mereka semua bubar dengan aktivitas masing masing.


Di kamar Liora....


" Kak Angga tuh ngeselin banget yank! masak aku disuruh kerja di rumah sakit cabang?!" ucap Liora dari sambungan telfon, sementara itu Rizal tengah bersiap siap untuk ke rumah sakit


"Hem,,, sabar yah,, pasti kak Angga ada tujuan lain,," ucap Rizal belum selesai

__ADS_1


"Tujuan lain buat misahin kita?! itu maksud kamu?!" ucap Liora


"Gak gitu juga Yank,,, "


"Gak gitu gimana?! tapi kenyataannya kayak gitu!, ngeselin deh, dia itu kayak punya dendam sama kita" sungut Liora


"Jangan mikir negatif gitu, kak Angga itu kelihatan sayang banget sama kamu, gak mungkin dia punya dendam gitu,,, lagian kita kan masih bisa ketemu nanti kakak yang anter jemput kamu gak papa" ucap Rizal


"Naik apa?" tanya Liora


"Motor yank, apa lagi" jawab Rizal


"Pake mobilku yank, itu nganggur dirumah. Karatan kalau gak di pake pake, dirumah cuma jadi pajangan" ucap Liora


"Gak enak kalau kayak gitu yank, aku gak enak sama keluarga kamu" ucap Rizal


"Kenapa? udah biasa aja sih..." ucap Liora


Tok


Tok


Terdengar ketukan pintu kamar Liora, lalu gadis itu mengakhiri panggilan telfon bersama Rizal. Gadis itu beranjak untuk membuka pintu kamarnya.


Ceklek


"Kakak?" ucap Liora


"Kakak boleh masuk?" tanya Angga


Liora mengangguk lalu membuka pintu kamarnya untuk sang kakak meski hatinya masih sangat kesal. Keduanya masuk kedalam dan duduk bersama di tepian tempat tidur Liora

__ADS_1


"Ada apa kak?" tanya Liora dengan nada ketus


"Pasti kamu kesal ya sama kakak ?" tanya Angga dan Liora mengangguk


"Masih nanya!" cetus gadis itu tanpa mau melihat kakaknya


"Kakak putuskan itu karena kakak sayang sama kamu Ly" ucap Angga


"Sayang apa?! kakak misahin aku sama kak Rizal gini dibilang sayang? aku tuh udah gede kak! aku gak akan macem macem kok" cetus Liora


Angga menghela nafas kasar


"kakak kayak punya dendam sama Liora, memangnya aku salah apa?!" tanya Liora


"Karena kamu adik kakak, dan kakak akan berusaha jagain kamu! lagian keputusan ini di buat juga demi kebaikan kamu. Bukan tanpa alasan kakak kirim kamu ke rumah sakit cabang, karena apa?! karena kamu di tempa untuk menjadi pimpinan disana nanti" ucap Angga


Liora terdiam dan hanya menatap wajah kakaknya yang terlihat serius


"Jangan kira kakak tidak tau apa yang kalian lakukan di ruang IGD!" cetus Angga dan Liora langsung terkejut.


Glek!


.


.


.


.


.

__ADS_1


Jiaaaaaa ternyata Angga liat 🤣


__ADS_2