
Hari libur, Rizal duduk di depan rumah sambil membaca buku miliknya. Saat sedang membaca, tiba tiba seorang tetangga Rizal menghampirinya
"Zal"
"Bu Dian, ada apa bu? ibu ada di belakang" ucap Rizal
"Ibu mau minta tolong kamu, Pak Pon kan lagi pergi sama pak Din, jadi ibu minta tolong kamu buat anter buah buahan pesenan customer ibu" ucap Ibu Dian
"Anter kemana bu?" tanya Rizal
"Nanti ibu kasih alamat nya. Ayo kerumah ibu" ucap Ibu Dian
Lalu Rizal membereskan bukunya dan masuk kedalam mengambil kunci motor. Setelah itu Rizal pamit pada ibunya untuk mengantarkan buah pesanan customer ibu Dian. Setelah mendapat alamat dr ibu Dian, Rizal segera berangkat mengantarkan buah itu, katanya untuk acara.
Sementara itu, Keluarga Angga sudah sampai di depan rumah keluarga Dika dan Dinda. Seperti obrolan mereka sebelumnya, Dinda dan Zara akan berkumpul di rumah Zara bersama keluarga kecil mereka, tak ketinggalan Zara mengajak adik iparnya juga.
"Assalamualaikum"
"Wa'alaikumsalam"
Keluarga Dinda menyambut baik kedatangan keluarga kecil Zara, tak hanya membawa anggota keluarga, Zara dan Angga juga membawa berbagai makanan untuk mereka nanti. Semuanya mereka turunkan dari mobil Angga. Sedang anak anak kecil sudah sibuk sendiri bermain di ruang tengah ada Fatih, Abyan, Rangga dan Jasmin, namun gadis kecil itu lebih senang bermain boneka dibandingkan ikut bermain bersama kakak kakaknya.
"Ayo ayo kita langsung masuk ke belakang aja" ucap Dinda mengajak Zara masuk ke dapur. Mereka akan memasak bersama untuk makan siang nanti
"Sarapan dulu Ra,, tadi aku masak lontong sayur. Ajak Angga dan Liora sarapan" ucap Dinda
"Kami sudah sarapan, tadi Zara masak Mie celor, itu Zara bawain untuk kakak dan pak Dika" ucap Zara
Bapak bapak sudah bersiap di belakang, mereka akan menyiapkan pemanggangan untuk memanggang ikan.
"Ikannya udah di bersihin kak?" tanya Liora
" Udah, tadi pas beli di empang sekar minta sekalian di bersihkan. Tinggal di bakar aja, udah di siapin juga bumbunya" jawab Dinda
"Bawa ke belakang Liora, kasih kak Angga" ucap Zara
"Iya kak" jawab Liora membawa ikan ikan itu ke belakang.
Dinda dan Zara tengah menyiapkan makanan lainnya.
"Rangga, jadi papa Rangga sudah ketemu?" tanya Abyan
"Iya kak, Langga ceneng banget papa cudah belcama Langga dan mama" jawab Rangga dengan begitu riang
Rangga melihat kucing Anggora kecil yang sangat lucu
"Apa Itu Momoci?" tanya Rangga pada Jasmine
__ADS_1
"Iya" jawab Jasmine yang sedang bermain bersama momoci, lalu Rangga mendekati Jasmine dan Momoci
"Lucu cekali,,," ucap Rangga memperhatikan kucing kecil manis itu
"Apa dia sudah di beli makan?" tanya Rangga
"Belum, aku akan ambilkan" jawab Jasmine yang kemudian pergi ke kamar untuk mengambil makanan si Momoci
"Rangga, apa kamu suka kucing seperti Jasmine?" tanya Abyan
"Iya kak, kucing ini cangat lucu" jawab Rangga
"Ya kucing ini sangat lucu dan Jasmine sangat menyukainya" sahut Kak Fatih
"Ini makanan untuk momoci" ucap Jasmine membawa makanan kucing
"Lihat, dia cangat lapal, ya kak" ucap Jasmine pada Rangga
"Iya, dia cangat lapal. Apa kamu cudah makan?" tanya Rangga pada Jasmin
"Cudah, tadi cama bunda" jawab Gadis cantik itu dengan tersenyum, Rangga merasa senang karena Jasmine mau tersenyum padanya
"Rangga, ayo kita main bola di depan" ucap Abyan
"Iya kak" jawab Rangga
"Iya" Jawab gadis kecil itu
Lalu Rangga berdiri dan berlari ke depan menyusul Abyan dan Fatih , sedang jasmine menemani momoci yang sedang menghabiskan makanannya.
Saat sedang asyik bermain bola di depan rumah, ketiga anak laki laki itu melihat seseorang berhenti di depan rumah itu.
"Iya ini bener alamatnya" ucap Rizal saat melihat kertas yang di berikan ibu Dian
"Om Lijal" ucap Rangga saat melihat Rizal di depan pagar
"Loh, Rangga?!" Rizal turun dari motornya lalu mengambil plastik hitam lumayan besar berisi buah buahan
"Kamu kenal?" tanya Abyan
"Iya,," jawab Rangga
"Ada apa om kemali?" tanya Rangga
"Om, mau mengantar pesanan buah" Rizal baru sadar saat membaca kertas itu lagi tertulis nama Ibu Dinda
"Oh anter buah, sebentar ya om, aku panggilkan bunda" ucap Fatih lalu berlari masuk kedalam rumah.
__ADS_1
Didepan Rizal menunggu sambil di interogasi Rangga.
"Bunda, didepan ada tukang buah, mau anter buah katanya" ucap Fatih pada Dinda
"Ohh,, buahnya sudah di anter,,," Lalu Dinda ikut keluar bersama Fatih dan melihat ada Rizal yang membawa pesanan buah itu
"Loh Rizal,," ucap Dinda kaget saat melihat ada Rizal
"Ibu Dinda, ini saya mau mengantarkan buah dari ibu Dian. Ibu Dian tinggalnya di dekat rumah saya bu, tadi suaminya keluar dan anaknya belum pulang" ucap Rizal
"Iya,, terima kasih yah " ucap Dinda menerima plastik berisi buah buahan itu.
"Masuk dulu Zal,," ucap Dinda
"Aduh,, saya gak enak bu. Saya langsung pamit saja" ucap Rizal merasa tidak enak apalagi dirumah itu terdengar ramai orang di belakang.
"Gak papa, gabung saja. itu di belakang ada pak Dika juga dan dokter Angga lagi bakar bakar ikan. Lumayan banyak, kamu bisa bantu bantu mereka" ucap Dinda
"Ikut caja om, ada aunty liola juga" cetus Rangga membuat Rizal mati kutu.
"Cepat masuk, mau sampai kapan kamu berdiri di depan gitu?" cetus Dinda
"B..baik bu" jawab Rizal tergagap.
Lalu Rizal ikut Dinda masuk kedalam dan saat di dapur Rizal bisa melihat Liora yang sedang memotong wortel. Zara yang melihat kedatangan Rizal cukup kaget, tapi Dinda sudah menjelaskan jika Rizal ke rumah itu untuk mengantarkan buah yang dia pesan dari Ibu Dian. Lalu Dinda menyuruh Rizal ke halaman belakang untuk ikut membantu para pria disana. Kedatangan pemuda itu cukup membuat Dika dan Angga kaget juga, namun mereka tidak ambil pusing dan mengajak Rizal untuk bergabung.
"Kenapa kamu senyum senyum?!" Zara menyenggol lengan adik iparnya
"Ck! siapa yang senyum coba,," Liora memalingkan wajah nya ke arah lain
Zara terkekeh kecil saat melihat liora salah tingkah.
"Sikaaatt! calon dokter juga kan!" bisik Zara dan sukses membuat Liora merona.
.
.
.
.
Ayuk Ipar somplak š¤£
Jasmineā¤ļø
__ADS_1