Aku Punya Papa

Aku Punya Papa
I Love You


__ADS_3

Liora, Rizal dan Azzura baru saja masuk kedalam rumah. Saat ketiganya masuk, mereka sudah di sambut oleh Azzam dan pelayan, sedang yang lain tengah berada di meja makan.


"Ulla, kita akan punya adik lagi,,!" ucap Azzam pada Adiknya


"Apa? kita akan punya adik?!" tanya Azzura dengan wajah sangat terkejut


"Iya di dalam perut mama ada adek bayi!" Jawab Azzam


"Yeyyyyy!" Azzura langsung berlarian mencari keberadaan mamanya


Rizal melihat tatapan Liora berubah sendu, lalu pria itu merangkul bahu istrinya


"Jangan bersedih, Insyaa Allah kita juga akan di beri amanah itu,," ucap Rizal dan Liora mengangguk.


Kemudian keduanya masuk kedalam rumah, dilihat semua keluarga sedang bersiap makan malam bersama. Lalu Liora dan Rizal ikut bergabung , keduanya duduk


"Selamat ya kak Zara atas kehamilannya" ucap Liora dengan senyum manisnya


"Makasih Ly,,, semoga Kamu juga segera di beri amanah ya sayang" ucap Zara dengan berbagai rasa berkecamuk di dalam dadaanya


"Aamiin kak,," Jawab Liora


"Kalian yang sabar yahhh" ucap Ibu Marissa sambil mengusap usap bahu putrinya


"Iya ma,,, " Jawab Liora dengan tersenyum


"Kakak mau makan apa?" tanya Liora pada Rizal


"Udang sama sayur it aja" Jawab Rizal


Lalu Liora melayani suaminya untuk makan, setelah itu Liora mengambil makanannya sendiri, sedang anak anak sudah di ambilkan oleh mama Zara.

__ADS_1


"Ly,, kamu makan sebanyak ini?" tanya Ibu Marisaa saat melihat porsi makan Liora sudah seperti porsi kuli


"Iya ma, Memangnya kenapa ma? aku kangen masakan mama dan kak Zara" jawab Liora lalu mengambil udang asam manis


Ibu Marissa mengerutkan keningnya, sedikit heran dengan putrinya. Tidak ada yang bicara lagi, mereka semua pun makan bersama. Setelah selesai makan, semua orang berkumpul di ruang keluarga, berbincang sambil menemani anak anak yang sedang menonton film kesukaan mereka.


Kemudian Liora mengambil toples berisi cookies keju yang ada di atas meja. Toples itu di pangku lalu cookies nya di makan sendiri sambil mendengar obrolan papa Angga dan Rizal


Lagi lagi Ibu Marissa menatap heran pada Liora, padahal putrinya itu sudah makan nasi dan lauk banyak tapi masih melahap cookies coklat yang sudah hampir setengah dia habiskan sendiri


"Kamu lagi program gemukin badan Ly?" tanya Zara yang juga menyadari kebiasaan makan adik iparnya


"Gak kak, cuma cookies nya enak. Ma,, besok pulang nya aku bawain ini ya ma" ucap Liora


"Iya,, jangan banyak banyak nanti kamu gemuk. Eh tunggu! jangan jangan kamu hamil Ly! makan mu itu loh udah kayak kuli bangunan" ucap Ibu Marissa


Liora terdiam, dia berhenti mengunyah tapi terus berfikir. Dia mengingat ingat lagi kapan dia terakhir datang bulan. Kerena sering merasa kecewa, telat 1 minggu dikira positif ternyata masih negatif karena setelahnya kedatangan tamu bulanan, jadi Liora sudah malas sendiri untuk menandai kalender bulanannya, rasanya dia takut hasilnya sama lagi.


"Belum kak, aku takut hasilnya masih sama" ucap Liora dengan wajah sendu


"Coba di cek lagi Ly, kan gak tau,, siapa tau rejeki" ucap Pak Dermawan


"Ayo, kakak antar ke kamar kalau mau di cek" ucap Rizal dengan pelan, dirinya juga penasaran, tapi andai kata masih negatif dia akan tetap sabar menanti lagi.


"Tapi kak,," ucap Liora dengan wajah meragu


"Tidak masalah kan di cek sebentar, kalau pun masih belum ada, kita bisa usaha lagi" ucap Rizal menatap Liora dengan penuh cinta.


Liora menurut, lalu keduanya pamit pada keluarga untuk ke kamar sebentar dan memastikan semuanya. Rizal juga merasakan keanehan istrinya, tapi dia juga tidak ingin menduga duga.


Setelah sampai di kamar, Liora mengambil testpack dan membawanya ke dalam kamar mandi, sedang Rizal menunggu saja di dalam.

__ADS_1


"Sudah belum sayang?" tanya Rizal


"Belum kak, sebentar lagi" jawab Liora


Ceklek


Pintu kamar mandi di buka, Rizal langsung menoleh dan melihat istrinya sedang menangis


"Sayang?"


Rizal berdiri hendak menghampiri istrinya, namun Liora lebih dulu berlari dan berhambur memeluk suaminya. Tangis Liora pecah, sampai dia tidak bisa berkata kata, sedang Rizal semakin di buat penasaran karena Liora tak kunjung bicara yang dia dengar hanya suara tangis Liora


"Sayang,,, kamu kenapa?"tanya Rizal sambil mengusap usap punggung istrinya


Tangis Liora mereda, lalu dilepaskan pelukan eratnya dan kini mereka saling menatap


"Sebentar lagi, kamu akan jadi papa kak,,," ucap Liora dengan segukan


"Hah?!"


"Kamu hamil?" tanya Rizal dengan wajah mata berkaca kaca


Liora mengangguk dan dia kembali menangis karena terlalu bahagia. Setelah penantian 2 tahun mereka menikah, dengan segala upaya agar segera di beri momongan, akhirnya kini di kabulkan.


Bersabar, berdoa dan ikhtiar, 3 itu kuncinya,,,,


Kabar gembira itu pun di sampai kan kepada semua keluarga dan Semua orang begitu bahagia karena di dalam keluarga besar itu akan bertambah anggota baru di keluarga mereka.


Akhirnya,, kisah ini selesai juga.


Thank you for All readers, I Love youu❤️

__ADS_1


__ADS_2