Aku Punya Papa

Aku Punya Papa
Terusik


__ADS_3

"Jadi Kalian sempat akan di jodohkan?" tanya Liora pada Rizal saat mereka sedang makan siang bersama


"Hem" sahut Rizal saat mengunyah makanan


"Kenapa gak di terima? kan cantik " tanya Liora, meski perasaanya sedikit terusik saat tau jika Rizal akan di jodohkan dengan wanita lain, Liora tetap terlihat kalem.


"Gak minat" jawab Rizal cepat


"Dari awal rencana mau di jodohin udah gak minat. Mau dengan Syifa atau gadis yang lainnya, kan kakak yang akan menikah, bukan mama atau pun papa. Jadi kakak sendiri yang akan menentukan wanita mana yang ingin kakak jadikan istri, kalau kamu?!" tanya Rizal


"Maksudnya aku?!" tanya balik Liora


Gadis cantik itu langsung deg degan


"Iya, kalau kamu di jodohkan begitu bagaimana?" tanya Rizal


"Oohh,, kirain,," gumamnya kecil


"Kirain apaaa?" Kekeh Rizal menyahut gumaman Liora dengan tersenyum kecil


"Hehe,, gak ada,,, mama dan papa gak gitu sih, mereka fleksibel aja, terserah sama anak anak yang penting kami bahagia, tapi tetap harus hati hati dalam memilih pasangan, mereka selalu mewanti wanti. Dulu waktu masih SMA, Aku punya beberapa mantan kak, tapi gak ada yang bener !!! semua pada morotin aku, ntah akunya terlalu polos atau bloon, haha lagian masih cinta cinta monyet kali yah! kalau kak Rizal banyak mantannya?" tanya Liora


"Gak banyak tapi ada 1, mungkin sama kayak kamu, cinta cinta monyet jaman SMA hehe,, tapi udah lama sih, dan dia juga sudah nikah" jawab Rizal


"Kamu itu jadi orang terlalu baik jadi dimanfaatkan oleh orang lain" ucap Rizal lagi


"Iya kali ya? aku gak tegaan orangnya" Jawab Liora


Sedikit banyak keduanya mulai banyak bertukar cerita tentang diri masing masing. Saling mengenal dan mendalami karakter masing masing. Hal yang paling di sukai Rizal dari Liora selain dirinya cantik dan baik hati, gadis itu terlihat apa adanya dan selalu rendah hati padahal dia bisa dikatakan sempurna dari segala sisi. Sedangkan Liora mengagumi sosok Rizal yang pekerja keras, jujur dan terlihat berbeda dari mantan mantannya terdahulu, selain pemuda itu juga gagah dan good looking.


Sementara kedua anak muda itu sedang mengenal karakter masing masing, di ruang IGD Syifa tengah berbaring lemah. Belum sadar sejak dia pingsan di depan pintu pantry. Bahkan Syifa mengalami luka di keningnya akibat terbentur ujung pintu pantry.


Mobil papa dan mama Syifa pun baru sampai di rumah sakit setelah mereka mendapat kabar dari Wina jika Syifa pingsan dan belum sadarkan diri. Mereka sangat khawatir setelah mendengar berita putri mereka terluka. Dengan tergesa gesa papa dan mama Syifa berjalan ke IGD.

__ADS_1


"Wina, bagaimana kondisi Syifa?!" tanya Ibu Rianti


"Syifa belum sadar bu, mari kalau mau lihat kondisinya. Tadi sudah di tangani dokter Zia" jawab Wina


"Ayo cepat" jawab pak Budi


Lalu Wina mengajak kedua orang tua Syifa untuk masuk kedalam ruangan IGD. Mereka menuju bed tempat Syifa berbaring lemah. Dokter Zia pun sedang keluar sebentar jadi mereka bisa masuk kedalam .


"Ya ampun sayang,,, kenapa bisa sampai seperti ini?!" ucap Ibu Rianti sambil mengusap kepala Syifa


"Apa yang terjadi pada Syifa?" tanya pak Budi pada Wina


"Um,, tadi,, Syifa bertengkar mulut dengan Kak Rizal dan pacarnya pak..." jawab Wina


"Apa? mereka bertemu di rumah sakit ini?" tanya pak Budi


"Iya, kan kak Rizal kerja disini sebagai Asisten dokter dan pacarnya juga bekerja disini" jawab Wina


"Apa?! Rizal jadi Asissten dokter?Bukannya dia OB?" tanya pak Budi.


Deg!


Pak Budi yang baru dengar jika Rizal sudah menjadi Asissten dokter pun tercengang.


"Jadi Syifa sudah tau jika Rizal bukan OB disini?" tanya pak Budi


"Iya , dia sudah tau" jawab Wina


"Ini semua gara gara Rizal! dia yang sudah buat Syifa seperti ini,,! aku akan membuat perhitungan dengan anak itu!" ucap Ibu Rianti akan pergi mencari keberadaan Rizal dan membuatnya perhitungan.


"Bu,, tunggu,, sebenarnya, awalnya Syifa bu yang mulai,,," ucap Wina terpotong


"Diam kamu!,, " Wina langsung terjingkat

__ADS_1


"Jadi kamu mau nyalahin Syifa?! dia itu anak yang baik, tidak mungkin melakukan hal buruk!" cetus ibu Rianti


Ibu Rianti peduli ucapan Wina, dia pun tetap keluar untuk mencari Rizal dan membuat perhitungan dengannya. Sementara pak Budi menyuruh Wina untuk keluar, dia yang akan menemani Syifa sampai bangun.


..


Selesai makan siang, Rizal mengantarkan Liora ke ruangannya.


" Jadi kak Rizal mau ngapain sekarang? jam praktek dokter Faisal kan sudah selesai" tanya Liora


" Ada sedikit revisi kemarin jadi mau di selesaikan sambil nunggu kamu selesai kerjanya" jawab Rizal


"Ya sudah kalau gitu, aku masuk ya, mau siap siap kerja" ucap Liora


"Iya,, selamat bertugas Dokter Liora" ucap Rizal dengan tersenyum


"Iyah,," jawab Liora sambil membalas senyum. Lalu gadis itu membuka pintu dan masuk kedalam ruangannya.


Setelah mengantarkan Liora, Rizal akan kembali ke ruangan dokter Faisal


"Rizal!"


Rizal berbalik dan melihat ada Ibu Rianti


"Ibu Rianti" ucap Rizal saat sudah berbalik arah dan melihat Ibu Rianti menghampirinya


Plak!


.


.


.

__ADS_1


.


Eh, ngapain itu ibu ibu?! 😲


__ADS_2