Aku Punya Papa

Aku Punya Papa
Belah Duren


__ADS_3

Ntah bagaimana Liora dan Rizal melukiskan kebahagiaan mereka hari ini. Semuanya sulit di cerna akal mereka. Ternyata selama ini keluarganya dan keluarga Rizal sudah merencanakan ini semua demi menghindari hal yang tidak diinginkan. Apalagi keduanya juga sudah dewasa dan sama sama saling cinta. Tidak ada yang paling indah selain ikatan cinta yang sakral hingga maut memisahkan.


Rangkaian acara yang sudah di susun oleh keluarga, nyatanya sukses terlaksana. Meski terkesan dadakan dan seperti penggerebekan nikah, tapi tak mengurangi rasa bahagia kedua mempelai yang sudah resmi menyandang status baru mereka yaitu suami istri .


"Kak,,,"


Liora yang sudah seperti magnet pun menempel terus di punggung Rizal dan memeluk suaminya itu dari belakang. Saat ini Rizal sedang meletakkan kopernya yang tadi di bawakan Keluarga Rizal untuk tinggal dirumah mertuanya sebelum acara ngunduh mantu yang akan di adakan di rumah Rizal nanti. Rizal tersenyum saat merasa Liora semakin terlihat berani menyentuhnya.


"Iya sayang,,,, ada apa?" tanya Rizal menghentikan kegiatannya


Tangan langsing Liora pun mengusap lembut dadaa bidang Rizal dan membuat pemuda itu merinding.


"Kita ambil cuti aja ya, seminggu gitu, honeymoon lah" ucap Liora dengan masih betah memeluk suaminya


"Boleh, tapi kita izin dulu sama papa dan kakak Angga, bagaimana pun kita kan bekerja di rumah sakit. Kita harus ikuti prosedur rumah sakit meskipun rumah sakit itu juga milik keluarga kamu" jawab Rizal


Liora melepaskan pelukannya dan beralih membalik suaminya agar mereka berhadapan


"Okey, kita mau honeymoon kemana?" tanya Liora sudah menatap mesum suaminya. Sepertinya di otaknya sudah tersusun rapi bau bau kemesuman


" Kamu pengennya kemana?" tanya Rizal kemudian merengkuh pinggang langsing Liora hingga mereka menempel tanpa jarak


"Lombok?" jawab Liora


"Boleh, nanti setelah makan malam, kita bicarakan ini kepada papa dan kak Angga yah" ucap Rizal sambil menyapu lembut pipi mulus istrinya. Sedang Liora tersenyum begitu manis dan mengangguk pelan


Rizal menunduk saat ingin menjangkau bibir merah istrinya yang sudah menjadi candu untuknya sejak pertama kali mencicipnya. Dengan cepat Liora memejamkan mata saat Rizal akan menciumnya.


Lembut,


Hangat,


Manis,


Tok


Tok


Tok


"Omty,,, Omty,,, di panggil Opa buat makan malam bersama!"


Liora dan Rizal terkaget saat mendengar teriakan Rangga dari luar

__ADS_1


"Ck! ganggu aja deh!" decak Liora kesal saat keponakannya yang selalu saja mengganggu mereka


"Iya iya,,, sebentar lagi Omty turun" sahut Liora


"Oke! jangan lama!" sahut Rangga , kemudian bocah itu berlari turun kebawah


Rizal tersenyum saat melihat istrinya lagi lagi cemberut


Cup!


"Jangan cemberut, nanti cantiknya hilang!" kecupan manis Rizal berikan di pipi Liora dan membuat gadis itu tersenyum kembali


"Ayo kita keluar, nanti di gedor lagi" ucap Rizal dengan memegang bahu istrinya


"Tapi,, nanti malam kita belah duren ya kak" rengek Liora dan Rizal terkekeh dengan bahasan istrinya


"Iya iya,, nanti sampai kita merem melek pokoknya! bila perlu gassss sampai pagi!" kekeh Rizal, dan Liora ikut terkekeh kemudian mengangguk dengan antusias.


Lalu keduanya turun kebawah untuk makan malam bersama keluarga lainnya.


Dimeja makan sudah lengkap, semua juga tingga menunggu pengantin baru yang baru saja bergabung. Mereka pun makan bersama tanpa ada yang berbicara, semua fokus pada makanan mereka.


Selesai makan malam mereka tidak langsung menghilang ke kamar masing masing tapi pak Dermawan selalu mengajak keluarga untuk duduk dan berkumpul di ruang keluarga setelah makan malam, begitu lah salah satu cara pak Dermawan menghangatkan hubungan keluarganya.


"Ada apa ly?" tanya pak Dermawan


"Em,,, aku dan kak Rizal mau cuti beberapa hari boleh? kami,,, mau honeymoon" ucap Liora lirih


"Boleh,, berapa hari? mau pergi kemana?" tanya pak Dermawan


"Seminggu pa, ke Lombok" jawab Liora


"Memang kamu gak buka kado dari kakak?!" sahut Angga


"Belum kak, nanti kami buka kak" jawab Liora


"Pantes!" ucap Zara


Kemudian Azzura datang dan langsung duduk di pangkuan Om barunya


"Om, animon apa?" tanya Azzura kepada Rizal


Rizal membulat, saat Azzura bertanya kepadanya

__ADS_1


"Kepo ih Ulla" ucap Liora mencubit pipi Azzura dengan gemas


Bibir Azzura langsung mengerucut saat Liora menegurnya


"Sayang,,, honeymoon itu buat dedek bayi yang lucu, seperti Ulla dan Azzam dulu kan juga bayi lucu" kekeh Zara


"Oh ya?????" Gadis kecil itu menganga ntah apa yang di pikirkan anak kecil itu


"Mama mau buatin kami adek bayi lagi?!" pertanyaan Rangga membuat Zara kaget


"Waduh,,, gak gak,,, kayaknya gak sayang, adik adik saja masih kecil semua, mama belum siap kalau ada bayi lagi. Aunty saja yang buat bayi sama Om kamu ya" jawab Zara


"Nanti kalau adik kamu sudah besar baru punya adik lagi" kekeh Angga


"Apa sih pa!" cetus Zara dengan melayangkan tatapan protes pada suaminya. Sedang yang lain hanya tersenyum melihat keduanya


"Om, becok ulla icut ya,,," ucap Azzura kepada Rizal


"Hah?!" Sontak Liora kaget


"Gak boleh dong Ulla, ulla dirumah aja sama papa dan mama" ucap Liora seperti mengibarkan bendera peperangan kepada keponakannya yang comel itu tapi selalu menjajah dirinya.


"Napa onty?" tanya Azzura menatap Aunty nya dengan tatapan tidak suka. Padahal Rizal belum menjawab tapi Liora sudah mengatakan tidak boleh


"Ya gak boleh! kan Om dan aunty mau buat dedek bayi, jadi Ulla gak boleh ikut!" jawab Liora


"Ulla tuna au liat" jawab Azzura dengan wajah polosnya


"Apaaaaaa?!"


Semua orang dewasa dibuat menganga dengan ucapan Azzura.


"Astagaaaaa anak mu kak Angga!" geramnya Liora ingin sekali mencubit bibir mungil Azzura


.


.


.


.


Mungkin gemesinnya Azzura kayak gini 😌😚 Maasyaa Allah

__ADS_1



__ADS_2