Aku Punya Papa

Aku Punya Papa
Turuti Saja


__ADS_3

"Ah,, tadi papa olahraga dulu sambil nungguin mama kerja" jawab Angga dengan tersenyum kaku, berusaha menutupi rasa malu karena disana masih ada Liora dan Rizal. Parahnya kedua orang itu terlihat menahan tawa.


"Awas kalian!" batin Angga


Untung Zara sudah masuk duluan bersama Azzura, jadi dia terselamatkan dari pertanyaan putranya itu.


"Malem malem olahraga apa pa?" tanya Rangga ikut bingung


"Ya pokoknya olahraga! udah kalian jangan banyak tanya. Ayo cepat masuk dan tidur?!" ucap Angga menghampiri kedua putranya


" Kamu cepet masuk! ini sudah malam!" tatapan tajam Angga dilayangkan pada Adiknya


"Iya iya,,," jawab Liora


Lalu Angga masuk lebih dulu sedangkan Rizal dan Liora masih di teras


"Kakak pulang yah, kamu istirahat" ucap Rizal pada Liora


"Tunggu kak, Aku ada oleh oleh untuk kakak. Bentar yah,,," ucap Liora lalu berlari masuk kedalam rumah.


Tak lama Liora kembali dengan membawa beberapa paperbag


"Ini buat kak Rizal, dan ini buat papa, mama dan cinta" ucap Liora memberikan 3 paperbag berukuran sedang kepada Rizal


"Makasih ya sayang,,," ucap Rizal menerima paperbag itu


"Iyah,, salam buat Mama dan papa" ucap Liora


"Nanti kakak sampaikan. Kaka pamit dulu yah,," ucap Rizal lalu pamit pada kekasihnya. Setelah Rizal pulang, Liora masuk kedalam rumah.


**


Pagi sudah menyapa, semua keluarga pak Dermawan duduk di meja makan untuk makan bersama. Meja makan Yang dulunya hanya ada pak Dermawan, ibu Marissa, Angga dan Liora, kini sudah bertambah Zara, Rangga, Azzam dan Azzura. Terlihat pak Dermawan dan Ibu Marissa merasa senang dengan kehadiran mereka di rumah besar itu.


"Li,, kapan rencana kamu akan menikah dengan Rizal?" tanya pak Dermawan


Uhuk uhuk uhuk


Angga malah tersedak mendengar pertanyaan papanya untuk adiknya. Kemudian Zara mengambilkan air minum untuk suaminya, dan semua orang melihatnya

__ADS_1


"Kenapa kamu yang tersedak?!" tanya Ihu Marissa


"Pa, Liora kan baru lulus,,,"


"Terus kenapa kalau baru lulus? langsung menikah kan gak masalah" sahut Ibu Marissa


"Itu terlalu cepat ma,,," Jawab Angga


"Kalau aku siap siap aja sih, mau kapan aja ayuk. Tinggal kak Rizal nya aja" jawab Liora dan membuat Angga langsung mendelik


" Kamu tanya Rizal, lebih cepat lebih baik" ucap pak Dermawan


"Jadi sebentar lagi Aunty kawin sama Om rizal?!" tanya Rangga pada Liora


"Nikah Rangga,," cetus Zara


"Iya ma,, itu tadi maksud Rangga" ucap Rangga


"Hem, semoga,, aamiin" Jawab Liora


"Ak, awin apa?" tanya Azzura pada Rangga


" Kawin?"


"Dua orang, laki laki dan perempuan saling sayang sayangan" jawab Rangga


"Oohhhh, ullaa gak ngelti" sahut gadis kecil itu lalu kembali memakan buah


"Nanti kalau sudah dewasa Zura akan mengerti" sahut ibu Marissa dan bocah itu manggut manggut.


Anak anak lebih dulu selesai makan, mereka pamit untuk meninggalkan meja makan lebih dulu dan berlarian ke depan untuk kembali bermain, sedangkan Rangga akan bersiap untuk ke sekolah.


"Kamu sudah bicarakan dengan Rizal?" tanya pak Dermawan


"Belum pa, nanti kalau sudah ada waktu yang pas, Liora akan bicarakan soal ini. Oh iya pa, apa boleh Liora kerja dirumah sakit? Liora pasti bosan jika dirumah terus" ucap Liora


"Minta kerjaan pada kakakmu, dia kan pimpinan rumah sakit" ucap Pak Dermawan


Lalu Liora menoleh pada Angga yang terlihat cuek dan memilih untuk menghabiskan makanannya

__ADS_1


"Kak,,, aku kerja di rumah sakit ya??" ucap Liora


"Hem,, nanti kakak kirim kamu ke rumah sakit cabang" jawab Angga dengan santainya


"Hah?!" Liora sangat terkejut,


Jika dia di rumah sakit cabang, maka dia tidak akan sering bertemu Rizal.


"Kejauhan kak! aku,,,"


"Kan punya mobil, pakai mobilmu bisa. Lagian lama lama karatan kalau mobil itu gak di pake" sahut Angga dengan entengnya


"Kak,,, aku mau nya di pusat kak!" jawab Liora


"Pusat penuh! yang ada di cabang, jadi dokter jaga IGD" jawab Angga menatap adiknya dengan tatapan serius


"Iiihh ngeselin! pasti sengaja yah, mau naruh aku disana?!" cetus Liora


"Gak juga, memulai karir itu dari bawah, mana ada langsung ke atas?! lagian sudah kakak katakan, di pusat penuh, yang ada cuma di cabang. kamu mau kerja apa pacaran hah?!" sungut Angga


"Ck! kerja lah!" kilas gadis itu


"Halah! kamu pikir kakak bego' apa?! terserah kamu, mau kerja di rumah sakit cabang atau gak kerja di rumah sakit kita sama sekali. Cari saja rumah akit lain kalau gak terima" ucap Angga lagi, Zara tidak bisa berbuat apa apa sekarang, karena bagaimanapun suaminya adalah pimpinan rumah sakit yang jelas tau kondisi rumah sakit.


"Pa,,,," Liora menatap papanya dengan tatapan penuh permohonan, namun pak Dermawan hanya menatapnya dengan pasrah


"Turuti saja ucapan kakakmu Ly,,, " ucap Ibu Marissa


Liora langsung cemberut,,,,


.


.


.


.


.

__ADS_1


Gaeess,, aku lagi liburan, jadi sesempetnya aja update yahh😁


Selamat liburannnnnn 🏖️🏝️


__ADS_2