
Liora menelan Saliva dengan susah payah saat Rizal mulai berjalan mendekatinya. Meski Liora bersusah payah menatap wajah tampan suaminya, tapi fokusnya terus pecah saat melihat ke bawah ada sesuatu yang sangat menantang.
"Kakak Yakin, iitu muat?" Tanya Liora terlihat jadi tegang
"Kita coba dulu sayang,, kalau belum di coba ya belum tau rasa nya,,"
"Kata orang,,, awalnya memang sakit, tapi setelahnya bikin nagih,,," ucap Rizal dengan kabut hasrat yang sudah tak bisa di tahan lagi.
"Coba pegang" katanya sambil berbisik di telinga Liora, membuat gadis itu merinding
Tangan Liora bergetar saat memberanikan diri menyentuh pusaka kramat suaminya.
Tok
Tok
Tok
Keduanya tersentak kaget saat pintu di ketuk berkali kali. Dengan kelimpungan Rizal memakai kembali pakaiannya begitu juga dengan Liora yang kembali mengenakan bath robenya. Buru buru Rizal membuka pintu tanpa melihat lebih dulu dari kaca pengintai di kamar itu.
Ceklek
"Om Ijal"
Rizal terkaget saat melihat Azzura berdiri dengan menyeret boneka yang besarnya sama dengan dirinya.
"Ulla?" ucap Rizal menganga kaget
"Ulla apek, aik ngga!" Ucap Azzura dengan nyelonong masuk sedang Rizal masih mencari cari dengan siapa Azzura datang, ternyata Azzura datang sendiri.
"Loh Ulla! kok belum tidur?!" tanya Liora saat baru selesai mengikat tali bath robe nya
"Ulla au bobo cini" Ucap Azzura yang langsung naik ke atas ranjang Aunty nya, Rizal menutup pintu dan menghampiri keponakannya
"Hah?! ya gak bisa lah Ulla!" jawab Liora dengan cepat. Dia tidak akan membiarkan Azzura merusak malam pertamanya dengan Rizal. Apalagi sekarang kepalanya terasa nyut nyutan
"Ulla da ca bobo" jawab Azzura
"Minta temenin mama sama papa Ulla" sahut Liora kesal kesal gemas kepada keponakannya.
"Ulla au bobo cini" jawab Azzura
__ADS_1
"Iihhh gak bisaaa lah Ulla, balik gih ke kamar Ulla" ucap Liora rasanya ingin mengarungi Azzura dan menggendongnya kembali ke kamar.
"Bisa bisa aku gagal malam pertama ini!" gerutu Liora dalam hati
"Azzura,,, Azzura cantik bobok di kamar Azzura sendiri yah,, ini sudah malem loh sayang" ucap Rizal dengan pelan sambil mengusap kepala Azzura
"Ulla au bobo ma Om" jawab Azzura
"Boyeh tan Om?" ucap Azzura dengan mata berkaca kaca.
Rizal menghela nafas berat, mana tega dia melihat anak kecil memohon seperti itu. Apalagi dia juga sayang kepada Azzura sejak anak melihat anak itu.
"Ya sudah,, Azzura boleh tidur disini" jawab Rizal pasrah
"Aci Ommmmm" Jawab Azzura dengan kegirangan
"Kakak!" ucap Liora dengan nada akan protes
"Sudah biarkan Azzura tidur disini" ucap Rizal, lalu Azzura berbaring di tengah tengah ranjang sedang Liora dan Rizal masih duduk. Liora terlihat kesal sekali malam itu
"Aku yang menikah dengan kak Rizal tapi Azzura yang menguasai suamiku!" gerutu Liora menatap keponakannya yang sudah mengambil tempat sendiri di ranjangnya.
Liora menoleh dan mengangguk paham
"Ayo Om bobo" ucap Azzura kepada Rizal
"Iya sayang,,,"
Meski kepalanya berdenyut sakit, tapi Rizal tetap berusaha tersenyum di depan Azzura. Lalu Liora dan Rizal ikut berbaring di sebelah kanan dan kiri Azzura.
"Onty gecel!" ucap Azzura saat Liora ingin di elus juga oleh suaminya.
"Ulla yang pindah, Aunty mau dekat Om" jawab Liora tidak mau kalah dengan Azzura
"Onty aja nang indah" jawab Azzura kemudian melempar boneka ke belakang hingga mengenai Liora, lalu gadis kecil itu makin menempel Rizal dan memeluknya dengan erat
"Aaaaarrgghhh,,,! aku bener bener di jajah Azzura!" Teriak Liora dalam hati.
"Andai bukan ponakan! sudah ku karungi tuh bocah!" batin Liora kesal sekali menghadapi Azzura.
Diam diam Liora mengambil ponselnya yang ada di atas laci, lalu Liora menghubungi Angga. Namun sayang, nomer Angga tidak aktif. Kemudian Liora menghubungi Zara, tapi nomer kakak iparnya itu juga tidak aktif. Lalu Liora menghubungi papa dan mama nya namun tidak aktif juga.
__ADS_1
Klik
"Astagfirullah! sayang! ngagetin deh!" ucap Zara saat baru menutup pintu kamar dan Angga tiba tiba memeluknya
"Lama banget sih! anak anak sudah tidur kan?!" tanya Angga kemudian menggerayang kemana mana.
"Iya sudah tidur semua, kenapa?!" tanya Zara pura pura tidak paham, padahal sudah jelas dan pasti jika suaminya itu pasti menagih jatah. Maklum saja, sudah 3 malam dia di anggurkan karena Zara terlalu lelah mengurusi acara pernikahan Liora dan Rizal.
"Pengen di sayang sayang lah, udah 3 malem loh aku gak di sayang sayang,,!" jawab Angga kemudian membalik istrinya
"Iyaa boleh,, jangan lupa kunci pintu" ucap Zara
"Siappp! aku sudah siapin sesuatu buat kamu" ucap Angga sambil menunjuk ke atas ranjang mereka
Zara berjalan mendekat ke ranjang, dan Angga mengunci pintu. Malam ini dia tidak ingin di ganggu sampai kegiatan panasnya selesai, maka dari itu, pria beranak 3 itu sudah mematikan ponselnya dan juga milik Zara.
"Apa ini?! kok aneh banget yank?!" tanya Zara sambil melihat barang barang yang ada di atas ranjang mereka
"Itu namanya, bunny rabbit, aku pengen kamu pake itu, pasti seksii banget!" bisik Angga pada istrinya
Zara menggaruk garuk kepala, bingung mau pakaian nya bagaimana.
"Baiklah,, demi suamiku, aku akan lakukan,, tunggu yah,, aku ganti dulu" jawab Zara lalu membawa set bunny rabbit yang di belikan Angga untuknya ke kamar mandi
"Jangan lama,,, papa tunggu disini,," jawab Angga dengan tersenyum mesum
"Iyaaaaaaa papa,, sayang,,,!" jawab Zara lalu menghilang di dalam kamar mandi.
"Asyikkkk! anak anak sudah tidur, hape terkondisikan, sekarang amaaaaaan! tinggal aktifkan mode kedap suara!" ucap Angga lalu mengambil remote kecil dan mengaktifkan mode kedap suara di kamar nya.
.
.
.
.
.
Pengantin lama gak mau kalah sama pengantin baru 😂
__ADS_1