Bos Dan Aku

Bos Dan Aku
Sikap Aneh


__ADS_3

Pagi hari Sandra terbangun, dirinya sudah mendapati Ken sudah rapih dan segar sedang tersenyum kepada nya.


"Kamu sudah bangun sayang?" tanya Sandra lalu bangun dari tidur nya, tangan nya menahan selimut untuk menutupi sebagian tubuh nya.


"Sudah dong sayang, sekarang kamu mandi ya." Ken pun menggendong Sandra lalu memasukan Sandra ke dalam Bathtub.


"Mas aku capek." Sandra kira Ken mau melakukan nya lagi.


"Makanya sekarang kamu mandi biar rileks, ini mas sudah siapin air hangat nya, mas tunggu di luar ya." sebelum keluar dari kamar mandi, Ken mencium kening Sandra.


Sandra hanya menatap aneh Ken yang mulai menghilang di balik pintu, "Aku kira dia mau nambah, perasaan ada yang aneh dengan sikap nya." sesaat kemudian Sandra pun mengabaikan pikiran nya lalu menikmati sensasi mandi yang menyegarkan.


"Sayang, sudah selesai mandi nya?" Ken kembali masuk dan mengambil handuk buat Sandra.


"Biar aku sendiri mas, aku bukan bayi lo." ucap Sandra sambil mengambil handuk dari tangan Ken.


"Biar aku saja." Ken memakaikan handuk lalu kembali menggendong Sandra keluar kamar mandi.


Sandra sungguh di buat heran dengan sikap Ken pagi ini.


"Kamu pakai baju ini saja ya Yang? Aku tunggu di sofa, kita sarapan."


Sandra hanya merenung dan bergelut dengan pikiran nya, takut Ken menunggu nya lama ia pun langsung memakai baju yang di pilihkan Ken.


"Sini sayang, duduk di sini." Ken menepuk sofa di samping nya agar Sandra duduk di samping ya, Sandra hanya menuruti kemauan Ken dengan perasaan aneh ya.


"Kamu sangat cantik sekali sayang." Ken mencium bibir Sandra sekilas.


"Setelah makan kita jalan-jalan, sekarang kamu makan yang banyak, buka mulut nya sayang." suapan demi suapan Ken berikan kepada Sandra hingga makanan yang di dalam piring pun habis tak bersisa.


"Mas," panggil Sandra dengan ragu.


"Iya sayang? Kenapa?" ucap Ken sambil menatap Sandra di depan nya.


"Kenapa semua nya mas lakukan? Aku berasa lagi sakit kalau seperti ini."


"Dengarkan mas sayang, mas tidak mau kamu melakukan apapun, mas ngga mau kamu terlalu capek, jadi mas yang melayani kamu." ucap Ken sambil menyibak kan rambut Sandra.

__ADS_1


"Tapi ngga gitu juga kali mas, masa ke kamar mandi aku di gendong, makan di suapin seperti orang sakit aja."


"Pokok nya, selama ada mas di samping kamu, kamu ngga boleh melakukan apapun, kamu hanya boleh melayani mas di atas tempat tidur saja."


"Tapi,"


"Ngga ada tapi-tapian, ngga ada protes, kamu harus nurut sama apa yang mas ucapkan, sekarang tinggal pilih kamu mau jalan-jalan keluar atau diam di hotel saja?" Ken tidak mau keputusan nya di protes.


"Jalan-jalan dong mas, tapi sebentar ya aku make up dulu." Sandra berdiri dan mau menghampiri meja rias yang ada di kamar itu.


"Udah ngga usah makeup, gitu juga udah cantik." Ken menarik tangan Sandra menyebabkan Sandra berhenti melangkah kan kaki nya.


"Mas masa aku seperti ini, mas niat ngga sih ngajak jalan-jalan nya." Sandra mulai kesal dengan sikap Ken.


"Ya sudah tapi jangan terlalu tebal dan jangan terlalu merah bibir nya."


Sandra ngga habis pikir dengan suami nya ini, sebelum menikah bibir dia merah pun ngga pernah dia larang, ngga pernah Ken mengomentari nya, tapi kenapa sekarang banyak sekali aturan yang Ken berikan kepada nya.


"Ayo mas aku sudah siap."


Ken menatap dan menelisik wajah Sandra, "Sayang, bibir nya kemerahan itu, hapus sedikit." Ken memberikan sehelai tisu.


"Nah gitu, ayo sayang kita jalan." Ken langsung menggandeng tangan Sandra dan berjalan keluar kamar, sedangkan Sandra pasrah mengikuti langkah suami nya dengan muka di tekuk.


*


*


Seharian ini mereka menjelajah kota Bali, awal nya Sandra kesal dengan peraturan Ken kini berangsur hilang dan di gantikan dengan rasa bahagia, Sandra membeli apa yang dia mau dan dia ingin kan.


"Mas, aku lapar."


"Ya sudah ayo kita makan sayang." Ken pun mengajak Sandra ke rumah makan yang suasana nya indah dengan hamparan pantai di depan nya.


"Sayang pesenin aku apa saja, aku mau ke toilet dulu." ucap Sandra lalu pergi ke toilet.


Ken memesan makanan yang terenak dan terpaforite khas Bali, sambil menunggu pesanan dan Sandra kembali, Ken melihat pemandangan di depan nya.

__ADS_1


"Aw, sorry." selagi berjalan mau menghampiri suami nya tubuh Sandra ada yang menyenggol.


"Ngga apa-apa santai saja nona." ucap pria tampan di depan nya.


"Loh, bisa bahasa Indonesia?" Sandra heran dengan pria di depan nya, dia kira pria itu ngga bisa bahasa Indonesia.


"Saya asli Indonesia, tapi sudah lama tinggal di sini, kenalkan saya Mark." Mark mengulurkan tangan nya.


"Panggil Sandra saja." Sandra menerima uluran tangan Mark.


"Nama yang cantik secantik orang nya." Mark mengagumi kecantikan Sandra walaupun make up Sandra sudah luntur apalagi make up nya tadi pagi tipis saja.


"Terima kasih, kalau begitu saya permisi." Sandra berlalu dari hadapan Mark sebelum Mark menjawab nya.


"Cantik, aku suka." gumam Mark sambil menatap Sandra dengan bibir tersenyum.


"Lama banget sih Yang, kamu ngapain aja sih?" tanya Ken sambil menggeser kursi buat Sandra.


"Toilet nya antri sayang." Sandra ngga mau bahas tentang pertemuan nya dengan Mark, karena Sandra tahu Ken pasti akan cemburu.


"Ini aku sudah pesan kan makanan yang paling enak di restauran ini, kamu cicipi ini, ini enak banget." Ken kembali memberikan suapan kepada Sandra seperti di kamar hotel tadi pagi.


"Enak sayang."


"Kalau begitu kamu makan lagi."


"Sayang please, biarkan aku makan sendiri, malu banyak yang lihat." ucap Sandra dengan nada pelan.


"Ngga apa-apa sayang, ngga usah malu, kamu lihat kesana." Ken mengarahkan tatapan nya pada sepasang manusia yang lagi bercumbu mesra di depan banyak orang.


Sandra mengikuti tatapan Ken, betapa kaget nya Sandra melihat orang yang sedang bermesraan di tempat umum.


"Di sini sudah biasa dengan hal seperti itu sayang, bahkan lebih dari itu juga ada, so, sekarang kamu ngga usah malu, biar aku yang suapin kamu."


Sandra pasrah dnegan apa yang dilakukan oleh Ken kepada dirinya.


Dirasa sudah kenyang, kini mereka memutuskan untuk kembali ke hotel.

__ADS_1


"Hai cantik, kamu nginap di hotel ini?" Mark kaget ternyata gadis yang tadi siang dia temui ternyata nginap di hotel nya sendiri.


"Mark? Kamu juga di sini?" tanpa sadar Sandra menyapa dan tersenyum kepada Mark membuat Ken kepanasan.


__ADS_2