
Berbeda dengan Ken, Jev malam ini malah sedang berbuka puasa hingga dirinya sudah bercucuran keringat di seluruh tubuh nya.
Jev merasa bahagia karena rasa yang selalu dia tahan selama dua bulan ini akhirnya bisa dikeluarkan juga.
Jev dan Lisna menikmati sekali momen malam ini tanpa adanya gangguan, karena baby Salsa seperti nya mengerti dengan keinginan kedua orang tua nya.
Di kala detik-detik terakhir menuju puncak nya baru terdengar suara tangisan baby Salsa.
"Mas, Caca bangun." ucap Lisna sambil merasakan rasa yang selama dua bulan ini tidak dia dapatkan.
Lisna memanggil baby Salsa dengan panggilan Caca, dan semua orang pun mengikuti nya dengan memanggil Caca.
"Sebentar sayang tanggung ini sebentar lagi selesai." ucap Jev sambil terus menghentak-hentakan gerakan nya hingga dirinya terkulai lemas dan ambruk di samping Lisna.
Baby Salsa terus menangis hingga membuat Jev langsung bangun dan menghampiri nya.
Sebenar nya Jev lemas dan ingin berbaring, tapi ketika melihat Lisna yang tampak nya benar-benar lelah pun mengalah.
Jev berjalan tanpa ada sehelai benang pun menempel di tubuh nya membuat Lisna tersenyum ketika melihat senjata Jev yang terombang ambing oleh langkah nya.
"Mas, pakai dulu celana nya, nanti baby Caca lihat lagi." ucap Lisna sambil mengatur nafas nya.
Jev tidak memperdulikan ucapan istri nya, dia menggendong baby Salsa lalu menidurkan nya kembali di samping Lisna.
"Seperti nya dia haus sayang."
Lisna yang memang dalam kondisi lagi tidak memakai apa pun langsung memberikan baby Salsa ASI.
Jev yang melihat istrinya sedang memberikan ASI kepada anak nya ikut berbaring di belakang Lisna lalu memeluk nya, tangan Jev jahil sehingga terus menyentuh dan mengusap dengan lembut bagian inti Lisna yang membuat Lisna kembali merinding di sekujur tubuh nya.
"Mas, tolong kondisikan tangan kamu, baby Caca lagi minum ASI." ucap Lisna dengan pelan.
"Lagi ya yang? Habis ini." ucap Jev sambil membuat tanda merah di pundak dan punggung Lisna.
__ADS_1
Lisna hanya diam dan merasakan setiap sentuhan dari suami nya, tangan Lisna membelai lembut kepala baby Caca seakan-akan Lisna menyuruh baby Caca tidur dengan lelap kembali.
Sementara di kamar Ken, dengan perlahan Sandra membuka selimut yang menutupi tubuh nya, Ken tidak tahu kalau selagi Ken di dalam kamar mandi, Sandra membuka semua baju yang melekat di tubuh nya.
Dengan gerakan perlahan Sandra membelai tubuh inti Ken dengan lembut bibir nya langsung melahap bibir Ken dengan tangan yang masih berada di bawah sana.
Ken yang sudah terlelap langsung membuka matanya ketika bibir dan senjata nya ada yang menyentuh dan membelai nya.
Ken kaget dengan apa yang dilakukan istri nya, dia melirik ke bagian bawah ternyata tubuh nya sudah tidak tertutup dengan satu helai benang pun.
"Kamu nakal sayang." ucap Ken sambil tangan nya bermain-main di atas dua bukit kembar Sandra yang semakin besar.
"Ya, malam ini aku akan menjadi wanita nakal buat kamu mas, biar kamu senang dan bahagia, aku akan membuat kamu tidak akan melupakan nya." ucap Sandra dan kembali meraup bibir Ken.
Sungguh Ken merasa bahagia di perlakukan seperti itu oleh Sandra, malam ini sungguh indah baginya, rasa kesal dan marah kepada istrinya yang dianggap sudah tidur duluan pun kini hilang musnah seiring setiap sentuhan yang di berikan oleh Sandra.
Malam ini Sandra menjadi pemimpin dalam permainan nya, Sandra benar-benar memanjakan Ken suami nya yang selama dua bulan ini berpuasa.
Malam ini di dua kamar sedang di banjiri keringat dengan pasangan nya masing-masing, Jev yang sudah memulai nya kembali untuk yang kedua kali nya, sedangkan Ken baru di mulai untuk yang pertama.
"Sebentar mas, aku menidurkan baby Ken lagi." ucap Sandra dan langsung berdiri dan menggendong baby Kendra.
Dengan wajah kesal nya Ken hanya diam dan menatap tajam kepada baby Ken.
"Ayolah nak, beri kesempatan buat papah untuk malam ini saja." gumam bathin Ken.
"Kamu haus ya nak? Ucap Sandra sambil memberikan ASI sambil duduk di sofa dengan tubuh yang ada penutup nya sama sekali.
Sungguh Ken sangat tersiksa sekali dalam keadaan ini, Ken yang sudah tidak sabar pun menghampiri istri dan anak nya.
"Mas, sabar dong, tunggu sebentar lagi juga Ken tidur." bisik Sandra, karena tangan Ken yang jahil dan terus menyentuh dan membelai tubuh Sandra hingga membuat tubuh Sandra terasa ada sengatan listrik dengan tegangan yang sangat tinggi.
"Aku sudah ngga tahan sayang." bisik Ken lalu mencium punggung Sandra.
__ADS_1
Sandra tidak memperdulikan ucapan Ken, dia terus fokus membuat baby Ken tertidur kembali, dengan perlahan Sandra membawa baby Ken dan menidurkan kembali di dalam box nya.
Ken yang memang sudah ngga tahan terus mengikuti pergerakan Sandra kemana pun Sandra melangkah.
"Mas, minggir dulu, aku susah menidurkan baby Ken nya." ucap Sandra setengah berbisik karena takut baby Ken terbangun lagi.
Begitu Sandra menidurkan baby Ken, dirinya sedikit kaget karena Ken langsung menggendong dan membawa dirinya ke tempat tidur.
Ken mulai dengan ritual nya dengan menyentuh dan membelai seluruh yang ada di tubuh Sandra membuat Sandra melayang-layang dan ingin mengeluarkan sesuatu dari tubuh nya.
Lewat kode yang Sandra berikan akhirnya Ken pun membuat Sandra dan dirinya melayang dengan keringat yang sudah bercucuran di tubuh kedua nya.
Ken pun lancar melakukan nya karena baby Kendra tidak menangis lagi, hingga Ken pun melakukan nya berulang kali sampai benar-benar dirinya puas.
Mereka pun tertidur dengan rasa yang benar-benar bahagia, apa yang selama ini mereka tahan kini sudah membuncah membuat tubuh mereka terasa ringan.
Perjalanan hidup setiap orang tidak akan ada yang mulus, selalu saja ada kerikil-kerikil di setiap perjalanan nya, kerikil besar atau kecil tergantung kita bisa melalui nya.
Kita hanya perlu mental yang kuat dan kesabaran yang besar dalam melalui kerikil-kerikil yang kita lalui.
Seandainya kerikil-kerikil yang kita lalui itu bisa di lalui, maka ada rasa bahagia tersendiri dalam diri kita, walaupun ngga bisa di pungkiri di depan kita masih banyak kerikil-kerikil yang lain nya.
END
Terima kasih buat semua yang sudah menyempatkan diri untuk membaca karya recehan saya ini, dan jangan lupa mampir ke karya saya yang baru dengan judul CEO Ku Suamiku.
Novel itu mengisahkan seorang adik yang bernama Alvin pergi ke kota dan dalam beberapa tahun dirinya menjadi CEO dan
Setelah beberapa tahun dirinya sudah meraih kesuksesan nya Alvin pun pulang ke kampung halaman nya dan mendapatkan kakak yang dia sayangi terganggu mental nya karena di siksa suami nya.
Kakak nya ALvin rela di nikahi oleh orang seperti Bima hanya demi uang untuk bekal Alvin selama tinggal di kota.
Yuk, buruan mampir ke karya recehan nya aku.
__ADS_1
Love U Allππ